[Bang, ayah Ara mencari dia ke Caffe.] Lucky memberi pesan kepada Kenzo
[Biarkan saja dia kebingungan mencari anak yang dia sia-siakan selama ini ] balasan dari Kenzo. Tak lama ada notif masuk kedalam ponsel milik Kenzo. Dia tersenyum melihatnya.
"Kirimi wanita itu pesannya agar dia menyaksikan sendiri." Ujar Kenzo kepada seseorang di sebrang sana
[Baik. Laksanakan. ]
"Bang..."panggil Sahara mendekat ke arah Kenzo yang sedang duduk di sofa.
"Loh kamu sudah bangun? Dari tadi?" Tanya Kenzo.
Dia menarik tangan Sahara untuk duduk di sebelahnya dan melihat luka di tangan juga mengecek suhu tubuh wanita itu yang sudah tak demam lagi.
"Bang..."panggil Sahara.
"Hemmm."jawab Kenzo memandang dalam wajah cantik Sahara yang masih sedikit pucat.
"Apa maksudnya membiarkan wanita itu melihat sendiri?"tanya Sahara penasaran. Kenzo tersenyum.
"Kamu memang gak bisa di bohongi."kekeh Kenzo.
"Kamu kuat kan? Pakai jaket Abang biar agak longgar untuk menutupi tanganmu."Kenzo memakaikan jaket miliknya membuat Sahara bingung sendiri.
"Mau kemana kita?"tanya Sahara penasaran.
"Menyaksikan pertunjukan wayang orang."kekeh Kenzo.
"Ayo keburu terlambat."ajak Kenzo menarik tangan Sahara.
"Loh kalian mau kemana?"tanya Mami Kirana.
"Keluar sebentar Mi."jawab Kenzo.
"Ara lagi sakit loh itu Ken... Kenapa kamu ini ya ampun."kesal Mami Kirana tapi Kenzo hanya tertawa sambil mencium pipi ibunya dan pergi dari sana bersama dengan Sahara.
"Kita naik motor saja biar lebih cepat."Kenzo memakaikan helm untuk Sahara.
Kenzo gemas sekali dengan wajah Sahara yang terlihat bingung. Dan mencubit hidung mancung Sahara membuat gadis itu mengaduh.
"Ish, sakit Bang."kesal Sahara.
"Abisnya kamu malah bengong kayak orang bingung."kekeh Kenzo.
"Ayo naik. Pegangan."ujar Kenzo.
Dia menarik tangan Sahara yang tidak sakit untuk melingkar di perutnya. Sehingga dibelakang badan Sahara menempel di punggung Kenzo. Mereka bisa saling merasakan detak jantung masing-masing.
Saat Ara melonggarkan pelukannya Kenzo kembali menarik tangan Ara untuk kembali memeluknya erat.
"Pegang yang kencang nanti jatuh."teriak Kenzo. Ara mengangguk dan kembali mengeratkan pelukannya di perut Kenzo.
Sedangkan di tempat lain Wanda yang pergi ke rumah kontrakan anak-anaknya di buat kesal. Karena mereka tidak ada. Begitupun sebelumnya dia ke rumah Hendra juga di kunci. Bahkan kunci rumah juga di bawa oleh Hendra. Sedangkan dia lupa membawa kunci cadangan yang ada dikamarnya. Tadi dia buru-buru berangkat dari rumah Sandy tanpa kembali lagi ke dalam kamarnya.
"Pada kemana mereka itu. Katanya Tidak punya uang.…
Sahara, Balas Dendam Anak Terusir!
Sahara 93
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 160 Episodes
Comments
Ma Em
Sukurin si Wanda ditipu sama Hendra mantan suami yg jadi selingkuhannya dia sdh habis2 an kasih uang pada Hendra tdk taunya untuk bersenang senang dgn wanita lain .
2025-09-28
0
Erna Masliana
Wanda harusnya kamu bawa pentungan atau golok lebih bagus biar langsung hajar tuh s Hendra
2026-07-07
0
Ds Phone
ini derama nya bagus sekali
2025-10-08
0