Bab 16 ~ Ketakutan Nabila

"Aww, Nabil ... kamu menginjak kakiku, kenapa kamu bersembunyi di balik tubuhku?" Tanya Thomas dengan mengerutkan keningnya.

"Sorry Pak." Nabil pun mengangkat kakinya yang telah menginjak kaki Thomas. "Aku hanya mencari perlindungan saja ko Pak." Kembali Nabil bersembunyi di dekat pintu ruangan Ken di balik tubuh Thomas.

"Perlindungan?" Tanya Thomas heran.

"Iya dari Pak Ibrahim genit itu, kenapa sih Bapak harus menyuruh saya bekerja sama dengannya? Ihh ..., dia ke sini Pak ... Nabil takut Pak, dia berani nyentuh aku dengan genit dan matanya ih amit-amit." Nabil merasakan ketakutan hingga tubuhnya gemetaran.

"Oh itu ha ha ha." Thomas tertawa.

"Ih Pak Thomas kenapa malah ketawa coba?" Keluh Nabil yang masih merasa ketakutan.

"Pak Ibrahim ...," Sapa Thomas saat melewati mereka berdua dan mata Ibrahim intens menatap Nabil dengan senyuman yang tidak sewajarnya.

Setelah itu Ibrahim pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya kepada Thomas, dan kembali menatap Nabil dengan senyuman yang tidak biasa kemudian berlalu.

"Tuh ... Bapak bisa lihatkan bagaimana senyuman dia," jelas Nabil sambil celengak celinguk menatap Ibrahim.

"Nabil, dia memang begitu, dia seperti itu karena awalnya dia adalah Dokter Kandungan juga sex, namun dia ingin menambah ilmunya dengan melanjutkan kuliah ambil jurusan bedah, akhirnya dia bersikap seperti itu, dia baik dan belum pernah terdengar macam-macam, candanya memang seperti itu." Jelas Thomas dengan kekehannya.

"Oh ..., tapi Nabil takut Pak, pokoknya Nabil gamau di barengkan sama dia lagi titik," protes Nabil dengan kaki di hentakkan.

"Kamu ini berani sama aku?, Bila ... bila, dasar anak Koas manja." Thomas menggelengkan kepalanya kemudian melangkahkan kakinya.

"Pak ... Bapak mau ke mana? Pak aku udah bilang jangan bilang Bila," protes Nabil sambil mengejar Thomas.

"Aku mau bekerja kembali Nabil, ikut aku!" Seru Thomas dengan menarik pergelangan tangan Nabila.

"Tapi Pak aku lapar, aku baru selesai operasi, boleh yah aku makan dulu," ucap Nabila den…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Episodes
1 Bab 01 ~ Hari pertama co-ass
2 Bab 2 ~ Hari yang buruk
3 Bab 3 ~ Di temani si manusia kutub
4 Bab 4 ~ Kepedulian
5 Bab 5 ~ Menikah
6 Bab 6 ~ Meninggal
7 Bab 7 ~ Pemakaman
8 Bab 8 ~ Prank
9 Bab 9 ~ Obrolan Cewek
10 Bab 10 ~ Kegalauan Nadira
11 Bab 11 ~ kekhawatiran Nadira
12 Bab 12 ~ Pasien Bandel
13 Bab 13 ~ Kejutan
14 Bab 14 ~ Sang Kutub Mencair
15 Bab 15 ~ POS
16 Bab 16 ~ Ketakutan Nabila
17 Bab 17 ~ Modus
18 Bab 18 ~ Thomas Emosi
19 Bab 19 ~ Kedatangan Oliya
20 Bab 20 ~ Ken terbakar api Cemburu
21 Bab 21 ~ Membujuk Ken
22 Bab 22 ~ Kepedulian Teman
23 Bab 23 ~ Perhatian Kendrick
24 Bab 24 - Sarapan bersama
25 Bab 25 ~ Thomas Alergi
26 Bab 26 ~ Nyawa hampir melayang
27 Bab 27 ~ Abang Jojo
28 Bab 28 ~ Menemani di rumah Nadira
29 Bab 29 - Tejebak situasi
30 Bab 30 - Penjelasan
31 Bab 31 ~ Administrasi
32 Bab 32 ~ Bertemunya keluarga Oliya
33 Bab 33 - Sepenggal cerita tentang Ken
34 Bab 34 - Rumah Ken
35 Bab 35 - Persiapan Dinas
36 Bab 36 ~ PMS
37 Bab 37 - Gangguan Oliya di pedesaan
38 Bab 38 ~ Obrolan tanpa kejelasan
39 Bab 39 ~ Jebakan Oliya terhadap Nadira
40 Bab 40 ~ Di lindungi 2 Pria
41 Bab 41~ Sibuk dengan pemikirannya masing-masing
42 Bab 42 ~ Nadira meminta keadilan
43 Bab 43 ~ Mencoba Romantis
44 Bab 44 - First Kiss
45 Bab 45 ~ Pertanyaan Random
46 Bab 46 ~ Bermimpi
47 Bab 47 ~ Keadilan bagi Nadira
48 Bab 48 ~ Flashback
49 Bab 49 ~ Pak Ken is Hero
50 Bab 50 ~ Penyenderaan Perawat Gadungan
51 Bab 51 ~ Ken menegur Nadira
52 Bab 52 ~ Ken mengembalikan Mood Nadira
53 Bab 53 ~ Ken melepas pakaian Nadira
54 Bab 54 ~ Kejutan di kamar Ken
55 Bab 55 ~ Ken dan Nadira bertengkar
56 Bab 56 ~ Ray menemukan kei
57 Bab 57 ~ Nabila tercengang
58 Bab 58 ~ Ray dan Nabil terjebak dalam ruangan
59 Bab 59 ~ Pelukan Kerinduan
60 Bab 60 ~ Penyesalan dan Usaha Ken
61 Bab 61 ~ Penyelidikan TKP
62 Bab 62 ~ Tangisan kekecewaan
63 Bab 63 ~ Rayhan membawa pergi Nadira
64 Bab 64 ~ Setibanya di kediaman Rayhan
65 Bab 65 ~ Ancaman Ken
66 Bab 66 ~ Frederick mencari Nadira
67 Bab 67 ~ Rayhan Melow
68 Bab 68 ~ Rayhan menemani tidur Nadira
69 Bab 69 ~ Kepolosan Nadira
70 Bab 70 ~ Mulai Bekerja
71 Bab 71~ Uji Kompetensi
72 Bab 72 ~ Nadira menghindari Ken
73 Bab 73 ~ Kejujuran Ken pada Rayhan
74 Bab 74 ~ Rencana Frederick dan Rayhan
75 Bab 75 ~ Mengetahui keberadaan Nadira
76 Bab 76 ~ Ken menemui Nadira
77 Bab 77 ~ Permintaan Ken dan kebingungan Nadira
78 Bab 78 ~ Nadira masih dalam kebingungan
79 Bab 79 ~ Di Restoran
80 Bab 80 ~ Setibanya di rumah Nadira
81 Bab 81 ~ Usaha menyatukan
82 Bab 82 ~ Merajuk
83 Bab 83 ~ Teriak histeris
84 Bab 84 ~ Bertemu mertua
85 Bab 85
86 Bab 86 ~ Resepsi
Episodes

Updated 86 Episodes

1
Bab 01 ~ Hari pertama co-ass
2
Bab 2 ~ Hari yang buruk
3
Bab 3 ~ Di temani si manusia kutub
4
Bab 4 ~ Kepedulian
5
Bab 5 ~ Menikah
6
Bab 6 ~ Meninggal
7
Bab 7 ~ Pemakaman
8
Bab 8 ~ Prank
9
Bab 9 ~ Obrolan Cewek
10
Bab 10 ~ Kegalauan Nadira
11
Bab 11 ~ kekhawatiran Nadira
12
Bab 12 ~ Pasien Bandel
13
Bab 13 ~ Kejutan
14
Bab 14 ~ Sang Kutub Mencair
15
Bab 15 ~ POS
16
Bab 16 ~ Ketakutan Nabila
17
Bab 17 ~ Modus
18
Bab 18 ~ Thomas Emosi
19
Bab 19 ~ Kedatangan Oliya
20
Bab 20 ~ Ken terbakar api Cemburu
21
Bab 21 ~ Membujuk Ken
22
Bab 22 ~ Kepedulian Teman
23
Bab 23 ~ Perhatian Kendrick
24
Bab 24 - Sarapan bersama
25
Bab 25 ~ Thomas Alergi
26
Bab 26 ~ Nyawa hampir melayang
27
Bab 27 ~ Abang Jojo
28
Bab 28 ~ Menemani di rumah Nadira
29
Bab 29 - Tejebak situasi
30
Bab 30 - Penjelasan
31
Bab 31 ~ Administrasi
32
Bab 32 ~ Bertemunya keluarga Oliya
33
Bab 33 - Sepenggal cerita tentang Ken
34
Bab 34 - Rumah Ken
35
Bab 35 - Persiapan Dinas
36
Bab 36 ~ PMS
37
Bab 37 - Gangguan Oliya di pedesaan
38
Bab 38 ~ Obrolan tanpa kejelasan
39
Bab 39 ~ Jebakan Oliya terhadap Nadira
40
Bab 40 ~ Di lindungi 2 Pria
41
Bab 41~ Sibuk dengan pemikirannya masing-masing
42
Bab 42 ~ Nadira meminta keadilan
43
Bab 43 ~ Mencoba Romantis
44
Bab 44 - First Kiss
45
Bab 45 ~ Pertanyaan Random
46
Bab 46 ~ Bermimpi
47
Bab 47 ~ Keadilan bagi Nadira
48
Bab 48 ~ Flashback
49
Bab 49 ~ Pak Ken is Hero
50
Bab 50 ~ Penyenderaan Perawat Gadungan
51
Bab 51 ~ Ken menegur Nadira
52
Bab 52 ~ Ken mengembalikan Mood Nadira
53
Bab 53 ~ Ken melepas pakaian Nadira
54
Bab 54 ~ Kejutan di kamar Ken
55
Bab 55 ~ Ken dan Nadira bertengkar
56
Bab 56 ~ Ray menemukan kei
57
Bab 57 ~ Nabila tercengang
58
Bab 58 ~ Ray dan Nabil terjebak dalam ruangan
59
Bab 59 ~ Pelukan Kerinduan
60
Bab 60 ~ Penyesalan dan Usaha Ken
61
Bab 61 ~ Penyelidikan TKP
62
Bab 62 ~ Tangisan kekecewaan
63
Bab 63 ~ Rayhan membawa pergi Nadira
64
Bab 64 ~ Setibanya di kediaman Rayhan
65
Bab 65 ~ Ancaman Ken
66
Bab 66 ~ Frederick mencari Nadira
67
Bab 67 ~ Rayhan Melow
68
Bab 68 ~ Rayhan menemani tidur Nadira
69
Bab 69 ~ Kepolosan Nadira
70
Bab 70 ~ Mulai Bekerja
71
Bab 71~ Uji Kompetensi
72
Bab 72 ~ Nadira menghindari Ken
73
Bab 73 ~ Kejujuran Ken pada Rayhan
74
Bab 74 ~ Rencana Frederick dan Rayhan
75
Bab 75 ~ Mengetahui keberadaan Nadira
76
Bab 76 ~ Ken menemui Nadira
77
Bab 77 ~ Permintaan Ken dan kebingungan Nadira
78
Bab 78 ~ Nadira masih dalam kebingungan
79
Bab 79 ~ Di Restoran
80
Bab 80 ~ Setibanya di rumah Nadira
81
Bab 81 ~ Usaha menyatukan
82
Bab 82 ~ Merajuk
83
Bab 83 ~ Teriak histeris
84
Bab 84 ~ Bertemu mertua
85
Bab 85
86
Bab 86 ~ Resepsi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!