"Aww, Nabil ... kamu menginjak kakiku, kenapa kamu bersembunyi di balik tubuhku?" Tanya Thomas dengan mengerutkan keningnya.
"Sorry Pak." Nabil pun mengangkat kakinya yang telah menginjak kaki Thomas. "Aku hanya mencari perlindungan saja ko Pak." Kembali Nabil bersembunyi di dekat pintu ruangan Ken di balik tubuh Thomas.
"Perlindungan?" Tanya Thomas heran.
"Iya dari Pak Ibrahim genit itu, kenapa sih Bapak harus menyuruh saya bekerja sama dengannya? Ihh ..., dia ke sini Pak ... Nabil takut Pak, dia berani nyentuh aku dengan genit dan matanya ih amit-amit." Nabil merasakan ketakutan hingga tubuhnya gemetaran.
"Oh itu ha ha ha." Thomas tertawa.
"Ih Pak Thomas kenapa malah ketawa coba?" Keluh Nabil yang masih merasa ketakutan.
"Pak Ibrahim ...," Sapa Thomas saat melewati mereka berdua dan mata Ibrahim intens menatap Nabil dengan senyuman yang tidak sewajarnya.
Setelah itu Ibrahim pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya kepada Thomas, dan kembali menatap Nabil dengan senyuman yang tidak biasa kemudian berlalu.
"Tuh ... Bapak bisa lihatkan bagaimana senyuman dia," jelas Nabil sambil celengak celinguk menatap Ibrahim.
"Nabil, dia memang begitu, dia seperti itu karena awalnya dia adalah Dokter Kandungan juga sex, namun dia ingin menambah ilmunya dengan melanjutkan kuliah ambil jurusan bedah, akhirnya dia bersikap seperti itu, dia baik dan belum pernah terdengar macam-macam, candanya memang seperti itu." Jelas Thomas dengan kekehannya.
"Oh ..., tapi Nabil takut Pak, pokoknya Nabil gamau di barengkan sama dia lagi titik," protes Nabil dengan kaki di hentakkan.
"Kamu ini berani sama aku?, Bila ... bila, dasar anak Koas manja." Thomas menggelengkan kepalanya kemudian melangkahkan kakinya.
"Pak ... Bapak mau ke mana? Pak aku udah bilang jangan bilang Bila," protes Nabil sambil mengejar Thomas.
"Aku mau bekerja kembali Nabil, ikut aku!" Seru Thomas dengan menarik pergelangan tangan Nabila.
"Tapi Pak aku lapar, aku baru selesai operasi, boleh yah aku makan dulu," ucap Nabila den…
Suami Misteriusku Ternyata Seorang Dokter
Bab 16 ~ Ketakutan Nabila
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 86 Episodes
Comments