James hanya berdiri di sampingnya, menatap bosnya itu dengan rasa iba. Ia tahu, meskipun Lucas bersikap tegas dan dingin di luar, namun di dalam dirinya, ia sungguh-sungguh peduli pada perempuan itu.
Setelah beberapa menit yang terasa seperti berjam-jam, salah satu suster keluar dari ruang perawatan.
“Keadaannya masih belum stabil, Tuan. Kami akan terus memantau keadaannya. Tapi tolong jangan biarkan pasien mengalami tekanan emosional lagi. Tubuhnya terlalu lemah.”
Lucas mengangguk tanpa suara.
Ketika suster itu pergi, ia kembali bersandar di dinding, menatap ke bawah.
“William seharusnya tidak berkata seperti itu padanya, Ia terlalu larut dalam kemarahan sampai tidak bisa melihat siapa yang benar-benar bersalah.” ucap Lucas lirih, namun nada suaranya mengandung kekecewaan mendalam.
James menatapnya hati-hati.
“Mungkin karena dia terlalu terpukul, Tuan. Ia kehilangan ayah dan anaknya di waktu yang bersamaan.”
Lucas menatap James dengan sorot mata tajam namun dingin.
“Justru karena itu, seharusnya ia berpikir sebelum menuduh orang lain. Kau tahu apa yang paling menyakitkan bagi seseorang yang mencintai? Bukan kehilangan tapi dibenci oleh orang yang paling kau cintai.”
James terdiam. Ia tahu Lucas benar.
Di balik semua kejadian tragis itu, ada luka yang lebih dalam dari sekadar kematian dan kehilangan, ada cinta yang hancur karena fitnah dan kebencian.
Lucas lalu melangkah pelan ke arah kaca lagi, menatap Safeea yang kini tampak mulai tertidur dalam pengaruh obat penenang.
Matanya melembut, suaranya nyaris seperti bisikan.
“Bertahanlah, Safeea. Aku janji, aku akan menemukan siapa yang sudah menghancurkan hidupmu sebelum semuanya benar-benar terlambat.”
Langit kembali mendung, petir menyambar di kejauhan. Seolah alam pun ikut menyaksikan betapa rumitnya takdir yang sedang dipintal oleh waktu, takdir yang menyatukan cinta, kehilangan, dan dendam dalam satu kisah yang belum menemukan akhirnya.
Malam itu, langit di atas kota jakarta tampak muram dan gelap. Hujan turun per…
Jadi Kesayangan Suami Konglomerat
Bab 103
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 317 Episodes
Comments
Kholifah Tiara
ayo Lucas,,,,bawa safea pergi,,,,
2025-10-13
0
Nusila A
dah lah lebih baik safea sama Lucas aja daripada William gregetan parah ih
2025-10-12
0
Ariany Sudjana
saya lebih setuju Safeea bercerai dengan William, tahu sih lagi berduka, cuma kan ga harus emosi seperti itu juga. apalagi itu nenek lampir langsung ambil kesempatan, dengan pura-pura bersimpati sama William, padahal dia bersorak lihat Safeea dibenci William
2025-10-12
0