Nyonya Marline pulang ke mansion setelah menerima kiriman video dari seseorang yang tidak dikenalnya. Ia meninggalkan Dimitri yang masih terlelap akibat suntikan dari Dokter beberapa jam yang lalu.
Sepanjang perjalanan mulutnya terkunci rapat. Tapi sorot matanya sangat tajam. Tidak ada kesedihan disana, melainkan ada kemarahan yang sangat besar.
Baru kemarin ia dikejutkan dengan terkuak nya hubungan Dimitri dan Nichole, hari ini ia sekali lagi ia dibuat terkejut oleh hubungan suami nya sendiri dengan sang menantu.
'Aku sudah memelihara ular di dalam rumah ku sendiri'. Gumam Nyonya Marline.
Sopir yang bersama nya tidak berani walau hanya menatap Nyonya nya dari kaca tengah. Sebab sorot mata itu benar-benar seperti api yang siap melahap apa saja di depannya.
Hari masih gelap dan matahari pun belum menampakkan sinarnya. Kedatangan Nyonya Marline membuat semua pengawal yang berjaga seketika berdiri memberi hormat.
Setelah turun dari mobil, ia kembali lagi ke depan gerbang. Menatap satu persatu pengawal yang berbadan kekar.
"Siapa yang mau uang dariku ?" Tanya Nyonya Marline dengan nada dingin.
Semua pengawal masih diam. Tidak berani menjawab. Entah ini pertanyaan betulan ataukah sebuah jebakan.
"Apa kalian tuli ?" Bentak Nyonya Marline saat tidak ada seorangpun yang menjawab pertanyaan nya.
"Saya Nyonya.."
"Saya.."
"Saya.."
"Saya.."
Semua pengawal itu menjawab bergantian. Total ada sepuluh pengawal yang berjaga.
"Aku akan berikan kalian uang yang banyak jika kalian menyelesaikan tugas yang kuberikan. Bersiaplah, nanti aku akan memanggil kalian". Kata Nyonya Marline kemudian meninggalkan mereka dan masuk ke dalam mansion.
Para pengawal hanya saling berpandangan tidak mengerti tugas apa yang dimaksud. Biasanya Nyonya itu hanya tinggal memerintah tanpa memberi imbalan.
"Kita tunggu saja perintah selanjutnya". Kata pengawal yang sudah senior.
Nyonya Marline berdiri di tengah-tengah mansion. Tujuannya saat ini ingin ke kamar Nichole. Sesaat hatinya bimbang memikirkan bagaimana keadaan cucunya jika ia menyakiti Nichole.
Tapi kemarahan sudah tidak tertahankan lagi. Dengan langkah yang mantap ia ayunkan kakinya kearah kamar Nichole.
Ia membuka kenop pintunya, namun rupanya terkunci dari dalam. Sekuat tenaga ia menggedor pintu itu tanpa bersuara.
Setelah sekian lama akhirnya terbuka j…
Transmigrasi Menjadi Ibu Muda Yang Tangguh
Pembalasan Nyonya Marline
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 128 Episodes
Comments
Yuni Alyssa
keren si marline... adelle ga perlu turun tangan sendiri cukup pake tangan org lain 🤣🤣🤣... jangan lp aniaya jg si nichole yg lebih2...
2025-09-17
1
Sukliang
aku suka novel ini
aku udah baca yg ke 3 x
2026-01-08
0
Alan Banghadi
itulah orang yg selalu kamu bela nyonya Marlin puas lihat menantu kesayanganmu dan suamimu malah main kuda2
2025-11-23
1