Dari rumah Anya dan Bima pergi bersama. Niatnya untuk menghindari kecurigaan dari semua orang. Tanpa mereka tahu, seseorang mengikuti mereka diam-diam. Orang itu Amira. Ia mengambil kesempatan ketika semua orang tidak ada di rumah untuk pergi dan mengikuti mereka. Dalam perjalanan menuju taman, mereka sedikit mengobrol.
"Kenapa kamu berbohong tadi? " tanya Anya.
"Bukan apa-apa. Hanya saja kalau kamu bilang yang sebenarnya, aku takut Ayah nanti salah paham kepadamu. "
"Uhhh... kamu khawatir sama aku? " sahut Anya menggodanya.
"Tidak. Siapa yang khawatir sama kamu? Aku haya khawatir sama Ayah. Bukan sama kamu," balas Bima dengan nada yang cukup tinggi.
"Baiklah."
"Tapi, sebenarnya aku juga gak suka sih, liat kamu dekat sama cowok itu. Apalagi Ayah, dia pasti akan cemburu. Tapi, beneran kan kamu gak ada hubungan apapun sama dia? Jangan sampai mengkhianati Ayah. Atau dia akan benar-benar mengamuk nanti, " ujar Bima berterus terang.
Anya tersenyum sambil menghentikan langkahnya. Ia menatap wajah Bima dengan intens.
"Anak baik, kamu gak usah khawatir. Aku sama Farel cuma temenan doang. Dia itu sudah ku anggap seperti seorang adik bagiku. Karena kami tumbuh besar bersama."
"Jadi, ada urusan apa kalian janjian ketemu disini? " tanya Bima penasaran dengan urusan mereka.
"Oh itu, sebenarnya sejak dulu aku suka melukis. Hari ini Farel mau mengajak aku ke galeri seni milik pamannya. Aku sudah lama ingin pergi ke sana untuk melihatnya dan belajar banyak tentang seni. Sudah lama aku tidak pernah melukis lagi, rasanya kangen banget," jelas Anya.
"Kenapa?"
"Karena aku harus bekerja keras. Mana ada waktu buat melukis. Semua waktuku habis untuk bekerja dan merawat keluargaku. Aku tidak punya pilihan selain merelakan semua impianku, " jawab Anya.
Bima sejenak terdiam. Ia merasa sedih mendengar kisah hidup nya yang begitu penuh beban.
"Tapi sekarang kan kamu punya waktu. Kamu bisa memulai kembali apa yang kamu suka. Dan mewujudkan impian mu, " usul Bima.
Anya tersenyum…
Bride Of The Fate
Bab 34. Bertemu Dengan Idola.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 67 Episodes
Comments