Dua ratusan orang bergerak di pagi buta memanfaatkan kekacauan di gerbang barat kota Pakuwon Wilangan. Mereka rata-rata merupakan orang-orang Lembah Seratus Pedang yang memang menjadi pasukan inti Mahesa Sura ditambah beberapa pendekar berilmu tinggi. Gerakan mereka nyaris tanpa suara, bergerak dalam pagi buta yang masih menyisakan sedikit kegelapan malam.
Kekacauan besar di gerbang barat kota tak luput dari perhatian Bekel Wirogati. Meskipun ia merasa ini adalah pengalih perhatian dari musuh, tetapi ia belum sepenuhnya yakin apa taktik yang sedang dijalankan oleh para pemberontak itu saat ini.
Pria bertubuh kekar dengan kumis tebal ini terus mondar-mandir di dekat pintu gerbang istana Pakuwon Wilangan. Dia bimbang antara dua pilihan yang sama-sama sulit, meninggalkan istana untuk membantu para bawahan nya di gerbang kota atau tetap bertahan dalam tembok istana dan membiarkan para bawahannya berjuang sendiri.
Tetapi kebimbangan nya itu seketika hilang setelah suara seorang prajurit yang bertugas di atas menara pengawas melihat ratusan orang bergerak mendekati tembok istana.
"Ada yang datang! Ada yang datang!! Semuanya segera bersiap...!!!! "
Dengan tergesa-gesa, Bekel Wirogati segera naik ke tembok istana. Dan apa yang di katakan oleh anak buahnya tak salah, ratusan orang memakai ikat kepala merah bergerak maju nyaris tanpa suara ke arah istana Pakuwon Wilangan. Ini jelas musuh yang datang menyerang.
"Pasukan pemanah!!!
BERSIAP.....!!!! ", teriak Bekel Wirogati lantang.
Para prajurit pemanah yang bersiaga di atas menara pengawas dan tembok istana langsung meletakkan anak panah nya ke busur mereka masing-masing dan menariknya sekuat tenaga.
" TEMBAAAAAAKKKKKK..!!!! "
Shhrriiiinnnggg shhrriiiinnnggg shhrriiiinnnggg shhrriiiinnnggg shhrriiiinnnggg shhrriiiinnnggg!!
Ratusan anak panah melesat cepat ke arah rombongan Mahesa Sura. Melihat hal ini, Dewa Pedang Lembu Peteng langsung menarik gagang pedang nya dan memutarnya secepat kilat. Ratusan pedang ilusi yang berwarna p…
Titisan Darah Biru 2 Singgasana Berdarah
Tanah Lungguh ( bagian 2 )
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 86 Episodes
Comments
Mujib
/Good//Good//Good//Good/
2026-02-10
2
Mujib
/Pray//Pray//Pray//Pray/
2026-02-10
1
Mujib
/Rose//Rose//Rose//Rose/
2026-02-10
1