Langkah Arum terlihat mantap. Rambutnya yang tergerai karena basah, tidak menyurutkan tanda bekas pergulatan panas yang baru saja ia selesaikan dengan Frans. Pria itu juga berdiri dan melangkah mantap disebelahnya, keduanya menuju ruang makan. Meskipun sudah terlewat untuk itu.
Arum sedikit memperlambat langkahnya, bibirnya tersenyum tipis. Dia tidak sabar melihat ekspresi dari Caroline. Oh, dia tidak sabar untuk itu.
Meja tampak diisi dengan makanan yang tertata rapi. Asap tampak mengepul membawa aroma yang membuat siapapun tergugah. Namun, dibalik kerapian dan aroma masakan itu, Arum dapat melihat... Bekas dari amukan karena penantian dan juga rasa sakit karena penantian nya yang tak tau kapan harus menanti.
'Ow, tampaknya..... Aku melewatkan amukan dari wajahnya itu. Sayang sekali, tapi tidak masalah. Karena percikan keduanya akan meledak.'
"Kau belum makan?" Tanya Frans, dia melihat istrinya duduk dengan anggun, tatapannya tenang, tapi dibalik itu. Ledakan sudah terjadi dan bekasnya tersimpan dengan rapi.
"Bagaimana aku bisa makan, saat suamiku belum datang dan duduk bersama ku. Meksipun...." Caroline melirik sekilas Arum yang sengaja memainkan rambutnya. Seolah ingin memperlihatkan tanda pertempuran dari Frans yang tertancap pada dirinya.
Dibalik kebaya dengan renda halus dan brokat itu. Tangan Caroline mengepal, dia berusaha menahan diri. Dia sadar, kalau gundik ini, memancing amarahnya, dia tidak akan melakukan nya. Tidak akan!
"Kau baru datang di waktu yang bukan untuk makan siang lagi. Tapi tak apa, aku sudah meminta babu kita untuk menyiapkan nya, dan juga para nyai-nyai disini. Itulah tugas mereka disini."
"Ayo suamiku!" Caroline bangkit dan menarik pelan tangan suaminya, mengajak suaminya untuk duduk disebelahnya.
"Lihatlah! Ada smoor dan frikedel. Kau pasti suka sayangku!" Jelas Caroline dengan lembut.
"Ayo!" Frans duduk disebelah istrinya, meninggalkan Arum yang masih berdiri ditempatnya.
"Ayo, kita makan. Kau pasti ...." Ucapan Caroline tertahan, saat…
Nyai Arum (Pembalasan Di Kehidupan Kedua)
Cambukan Caroline
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 130 Episodes
Comments
Lyvia
carolin sedang dpermainka oleh nyi arum tp dy g sadar
nuwun thor upmya
2025-09-10
1
Siti Nurjanah
crazy up dong thor....
2025-09-10
1
Hana Nisa Nisa
wihhh.... kira kira apa yaaa
2025-09-11
0