15. Usia 7 bulan kehamilan

Beberapa bulan berlalu, kehamilan Hana kini memasuki usia tujuh bulan. Perutnya semakin membesar, langkahnya sedikit berat, namun ada cahaya baru yang tampak di wajahnya. Setiap pagi, ia lebih sering tersenyum, meski dalam diam hatinya masih menyimpan rasa ragu tentang rasa cinta yang tumbuh perlahan kepada suami yang sejatinya bukan sepenuhnya miliknya.

Hari itu adalah jadwal kontrol kehamilan. Awalnya Hana akan pergi ditemani Jamilah, seperti biasanya. Namun pagi itu, saat Hana bersiap dengan pakaian sederhana dan jilbab longgar, Hansel tiba-tiba menghampirinya.

“Biar aku yang antar,” ucap Hansel singkat, Hana sempat tertegun, bahkan Jamilah pun terkejut. Namun Hansel tidak memberi ruang untuk penolakan. Dengan tenang ia meraih tas kecil milik Hana, lalu mempersilakan istrinya itu untuk masuk ke dalam mobil.

Perjalanan menuju rumah sakit dipenuhi obrolan kecil. Hansel menanyakan apakah Hana sering merasa lelah, apakah ada makanan yang ia idamkan, bahkan tentang tidur malamnya yang kadang terganggu. Semenjak Hana hamil, perhatian Hansel memang berubah. Dia lebih lembut, lebih sabar, bahkan kerap menuruti permintaan kecil Hana tanpa banyak protes. Tanpa sadar, suasana itu membuat Hana merasa nyaman.

Di ruang pemeriksaan, dokter mulai melakukan USG. Hana berbaring di ranjang, matanya menatap layar monitor yang menampilkan sosok mungil yang bergerak di dalam rahimnya. Jantung kecil itu berdetak cepat dan penuh kehidupan. Hansel yang berdiri di sampingnya menatap layar itu tanpa berkedip. Matanya berbinar penuh kebahagiaan. Lalu, tanpa sadar, ia meraih tangan Hana dan menggenggamnya erat.

“Ini … detak jantung anak kita,” bisiknya lirih, seolah berbicara kepada dirinya sendiri. Senyum bahagia itu begitu tulus hingga menusuk hati Hana. Dan saat dokter menjelaskan perkembangan janin yang sehat, Hansel tiba-tiba menunduk, mengecup kening Hana dengan lembut.

Hana membeku, dadanya bergemuruh. Ia ingin memalingkan wajahnya, namun hatinya menolak. Ia justru menatap Hansel, men…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Ir

Ir

laudya perempuan egois sedunia, perempuan itu kodratnya 3M
mens*****
melahirkan
menyusui
lu kalo child free, ya mending nikah sama duda anak satu Lau, perkara ga mau badan rusak mengorbankan kebahagiaan, laki lu kaya ga mungkin ga bisa nyewa ahli gizi supaya badan lu tetep ramping meski punya baby

2025-09-08

1

Sunaryati

Sunaryati

Nahkan Hanzel sudah jatuh cinta , Hans kau bisa memikatnya dengan perilaku naturalmu tanpa dibuat- buat atau cari perhatian. Biarkan Laudya uring- uringan stau sama Hanzel itu konsekuensi dari tindakannya yang mencari ini pengganti. Iman siapa yang tak goyah disodori istri muda yang kualitas dan perilakunya lebih unggul dari istri pertama. Bahkan yang menyodorkan dan izin istri pertamanya.

2025-09-05

0

ken darsihk

ken darsihk

Berasa sedikit thor blm puas baca nya sdh habis
2 bab thor update nya 🤭🤭

2025-09-05

2

lihat semua
Episodes
1 01. Takdir macam apa ini?
2 02. Nikah Paksa
3 03. Menikah tapi terpaksa
4 04. Rencana ibu mertua
5 05. Malam pengantin
6 06. Sakit dan sudah pasti berdarah
7 07. Cemburu?
8 08. Seminggu telah berlalu
9 09. Malam
10 10. Dua Minggu kemudian.
11 11. Tidak boleh jatuh cinta
12 12. Hamil?
13 13. Dilema
14 14. Pagi itu di meja makan
15 15. Usia 7 bulan kehamilan
16 16. Salahkah aku jatuh cinta?
17 17. Jangan Nakal, Mas.
18 18. Ada apa dengan Laudya?
19 19.Rumah itu masih sama yang nggak sama isinya.
20 20. Apa ini yang ku liat?-Rayyan.
21 21. Waktu yang berlalu tak bisa dikembalikan
22 22. Tidak ada ketulusan, semuanya ada harganya.
23 23. Jangan pisahkan aku dari anakku.
24 24. Jika aku sempurna takkan ada istri yang mau dimadu.
25 25. Tuhan, adakah jalan untukku kembali? Meksipun jalan itu tak seindah dulu.
26 26. Kamu tetap bidadari di hatiku-Rayyan
27 27. Mereka memperebut bayi kecil sementara ibunya sedang berjuang untuk hidup
28 28. Tuhan punya jawaban atas harapanku selama ini.
29 29. Dua bulan kemudian.
30 30. Sejauh kaki melangkah yang ada dihati tetap kamu.
31 31. Laudya terguncang
32 32. Dua istri dalam satu atap
33 33. 4 bulan kemudian.
34 34. kamu pergi tapi aku tak benar benar membiarkan diriku kehilangan kamu lagi.
35 35. 25 tahun kemudian
36 36. perjalanan membawa aku pada takdir yang tak pernah aku tahu.
37 37. Dia kembali?
38 38. Deg!
39 39. Aku ingin melihatnya meskipun hanya sebentar.
40 40. Senyumnya menyejukkan hati
41 41. Hari berikutnya.
42 42. Bolehkah aku memelukmu?
43 43. Furqan itu anakku
44 44. Kami semua rindu tapi tak bisa terobati
45 45. Aku anak mama atau anak dokter Hana?
46 46. Mahligai rumah tangga yang hancur itu adalah karma.
47 47. Butuh rumah yang hangat
48 48. Tiba hari Minggu
49 49. Malam itu.
50 50. Berhenti membohongi lebih lama!
51 51. Anak tetap anaknya meskipun drama terus di mainkan.
52 52. seminggu kemudian.
53 53. Rumah itu Cemara bukan Neraka
54 54. Darah lebih kental dari air.
55 55. seminggu di jakarta
56 56. Hujan
57 57. Ma...
58 58. Anakku...
59 59. Kenapa kamu bercerai?
60 60. Berita perceraian
61 61. Hari sidang
62 62. Anakku pahlwanku.
63 63. Tolong selamatkan bayi kami !
64 64. Biarkan badai itu berlalu, aku hanya ingin hidup tenang dan damai.
65 65. Dia yang menolakmu!
66 66. Kamu berhak tahu kebenaran!
67 67. Kalau aku hancur! kamu juga akan hancur!
68 68. Seminggu kemudian.
69 69. Lepas dari segalanya.
70 70. Perkara baru tentang laudya.
71 71. Harta Gono gini
72 72. persidangan
73 73. Rencana busuk
74 74. Pelakunya Laudya
75 75. Laudya di tahan.
76 76. ruang interigasi
77 77. Beberapa bulan kemudian.
78 78. Kunjungan Sang Mantan
79 79. Karma itu berat.
80 80. Setelah kehilangan semuanya baru sadar
Episodes

Updated 80 Episodes

1
01. Takdir macam apa ini?
2
02. Nikah Paksa
3
03. Menikah tapi terpaksa
4
04. Rencana ibu mertua
5
05. Malam pengantin
6
06. Sakit dan sudah pasti berdarah
7
07. Cemburu?
8
08. Seminggu telah berlalu
9
09. Malam
10
10. Dua Minggu kemudian.
11
11. Tidak boleh jatuh cinta
12
12. Hamil?
13
13. Dilema
14
14. Pagi itu di meja makan
15
15. Usia 7 bulan kehamilan
16
16. Salahkah aku jatuh cinta?
17
17. Jangan Nakal, Mas.
18
18. Ada apa dengan Laudya?
19
19.Rumah itu masih sama yang nggak sama isinya.
20
20. Apa ini yang ku liat?-Rayyan.
21
21. Waktu yang berlalu tak bisa dikembalikan
22
22. Tidak ada ketulusan, semuanya ada harganya.
23
23. Jangan pisahkan aku dari anakku.
24
24. Jika aku sempurna takkan ada istri yang mau dimadu.
25
25. Tuhan, adakah jalan untukku kembali? Meksipun jalan itu tak seindah dulu.
26
26. Kamu tetap bidadari di hatiku-Rayyan
27
27. Mereka memperebut bayi kecil sementara ibunya sedang berjuang untuk hidup
28
28. Tuhan punya jawaban atas harapanku selama ini.
29
29. Dua bulan kemudian.
30
30. Sejauh kaki melangkah yang ada dihati tetap kamu.
31
31. Laudya terguncang
32
32. Dua istri dalam satu atap
33
33. 4 bulan kemudian.
34
34. kamu pergi tapi aku tak benar benar membiarkan diriku kehilangan kamu lagi.
35
35. 25 tahun kemudian
36
36. perjalanan membawa aku pada takdir yang tak pernah aku tahu.
37
37. Dia kembali?
38
38. Deg!
39
39. Aku ingin melihatnya meskipun hanya sebentar.
40
40. Senyumnya menyejukkan hati
41
41. Hari berikutnya.
42
42. Bolehkah aku memelukmu?
43
43. Furqan itu anakku
44
44. Kami semua rindu tapi tak bisa terobati
45
45. Aku anak mama atau anak dokter Hana?
46
46. Mahligai rumah tangga yang hancur itu adalah karma.
47
47. Butuh rumah yang hangat
48
48. Tiba hari Minggu
49
49. Malam itu.
50
50. Berhenti membohongi lebih lama!
51
51. Anak tetap anaknya meskipun drama terus di mainkan.
52
52. seminggu kemudian.
53
53. Rumah itu Cemara bukan Neraka
54
54. Darah lebih kental dari air.
55
55. seminggu di jakarta
56
56. Hujan
57
57. Ma...
58
58. Anakku...
59
59. Kenapa kamu bercerai?
60
60. Berita perceraian
61
61. Hari sidang
62
62. Anakku pahlwanku.
63
63. Tolong selamatkan bayi kami !
64
64. Biarkan badai itu berlalu, aku hanya ingin hidup tenang dan damai.
65
65. Dia yang menolakmu!
66
66. Kamu berhak tahu kebenaran!
67
67. Kalau aku hancur! kamu juga akan hancur!
68
68. Seminggu kemudian.
69
69. Lepas dari segalanya.
70
70. Perkara baru tentang laudya.
71
71. Harta Gono gini
72
72. persidangan
73
73. Rencana busuk
74
74. Pelakunya Laudya
75
75. Laudya di tahan.
76
76. ruang interigasi
77
77. Beberapa bulan kemudian.
78
78. Kunjungan Sang Mantan
79
79. Karma itu berat.
80
80. Setelah kehilangan semuanya baru sadar

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!