Bab Tiga

Brak

Belum juga Ashley tertidur nyenyak kini pintunya di buka kasar oleh seseorang perempuan tangan nya mengepal erat menatap Ashley wajah nya merah padam

“Nyonya lihat lah gadis tak tau dari itu menyuruh kami untuk mengeluarkan semua barang barang mu!!“adu pelayan yang tadi di injak tangan oleh Ashley suara keduanya sedikit meninggi

Sophia menatap Ashley dengan wajah merah padam, mata yang tajam dan penuh kemarahan. "KAU APA YANG KAU LAKUKAN DI KAMAR KU!!" bentak nya menggema di ruangan.

Ashley menghela napas, bangun dari tidurnya dengan wajah kesal. Dia menutup kupingnya dan menatap Sophia dengan mata tajam.

"Kau siapa kau yang berani membentak ku?" tanya Ashley dengan nada yang tidak sabar.

"Aku Sophia Latjuba, calon istri Louis Morgan," ujar Sophia dengan nada angkuh, tangan yang masih mengepal erat.

Ashley tersenyum sinis dan melipat kedua tangannya. "Masih calonnya kan? Aku istri nya, jadi aku lebih berhak dibandingkan diri mu," ketus Ashley dengan nada yang tidak peduli.

Sophia semakin kesal dan menunjuk ke arah pintu. "KELUAR KAU DARI KAMAR KU!!" teriak Sophia dengan wajah yang semakin merah.

"Tidak," jawab Ashley dengan nada yang santai. "ini kamar ku,kau yang harus keluar"

Sophia semakin marah dan menghampiri Ashley. "Kau cuman orang asing dan cuman istri di atas kertas yah," hina Sophia dengan nada yang menyakitkan.

Ashley tersenyum dan menatap Sophia dengan mata yang tajam. "Aku orang asing yang di seriusi nya, biarpun aku cuma istri di atas kertas tapi aku udah ada status sah nya. Kau, kau cuman di cap sebagai perebut di luar sana," hina Ashley dengan nada yang sama menyakitkan.

Sophia semakin marah dan mengangkat tangan untuk memukul Ashley, tapi Ashley sudah siap dan menangkap tangan Sophia. "Jangan pikir kau bisa mengalahkan aku," ujar Ashley dengan nada yang dingin.

"Arkk, ikut aku," tarik Sophia Ashley mengikuti Sophia menuju ke lantai dasar.

Di sana, terlihat seorang pria tampan yang memakai kacamata baca, bertengkar di pangkal hidung mancungnya, yang sedang duduk di sofa sambil memejamkan matanya dan memijat kepalanya dengan satu tangan.

"Sayang, lihatlah istri di atas kertas mu ini," adu Sophia melepaskan tangan Ashley kasar dan berlari menghampiri pria itu.

“Nona itu suami mu," suara sistem V terdengar, tapi Ashley tidak meresponsnya.

"Apa yang kau lakukan, wanita bodoh!!" bentak Louis tajam, membuka matanya dan menatap Ashley dengan wajah yang kesal.

"Jangan mengatai ku bodoh sialan, berensek!!" Ashley bukannya takut, tapi malah balik membentak Louis.

Louis yang di bentak balik pun tercengang, biasanya Ashley akan menundukkan kepalanya,jika Sophia mengadu kepada nya pasti wanita di depannya ini memohon apapun bahkan melakukan sesuatu agar Sophia tak mengadu ke pada nya

Louis memandang Ashley dengan mata yang tajam, mencoba untuk menakutinya. Tapi Ashley tidak bergeming, dia tetap menatap Louis dengan mata yang sama tajam. Sophia yang melihat adegan itu tercengang, dia tak percaya bahwa Ashley bisa membentak Louis seperti itu.

Sophia menatap Ashley dengan mata yang tajam, masih setia mengandeng lengan Louis. "Mengapa kau berani sekali?" tanya Sophia dengan nada yang tidak percaya.

Ashley tidak peduli dengan pertanyaan Sophia, dia malah menatap Louis dengan mata yang tajam. "Emangnya kenapa kalian tak terima ha? Jika tak terima dengan sifat ku, enyah lah lah dari depan ku," hardik Ashley melipat kedua tangannya di depan dada.

Louis menggeram, wajahnya merah karena marah. "Kau..." geram Louis, tapi Ashley tidak memberinya kesempatan untuk melanjutkan kalimatnya.

"Apa kau ingin apa ha? Ingin menampar ku, ingin mengurung ku dan ingin memberikan tinjauan di wajah ku? Silahkan jika kau ingin. Pisau buah di depan mu itu memotong pisang mu sampai halus," ancam Ashley dengan nada yang dingin dan mata yang tajam.

Louis menatap wajah Ashley dengan mata yang bingung, mencoba untuk memahami perubahan pada wanita itu.

"Mengapa wanita ini semakin aneh semenjak amnesia?" batin Louis, wajahnya datar tapi otaknya berpikir dengan intens.

"Huh, kalian merusak mood ku saja," dengus Ashley, dia tidak peduli dengan pandangan Louis dan berjalan menjauh.

"Pelayan!!" teriak Ashley, suaranya keras dan tegas. Pelayan yang berada di dekatnya langsung berlari menghampiri Ashley.

Louis masih menatap Ashley dengan mata yang bingung, tak mengerti apa yang terjadi pada wanita itu. ia mencoba untuk memahami perubahan pada Ashley, tapi semakin dia mencoba, semakin dia tak mengerti.

Ashley berjalan meninggalkan Louis, tak peduli dengan tatapan kesal Sophia dan tatapan bingung yang diberikan oleh Louis.

Pelayan yang berlari menghampiri Ashley langsung bertanya, "Apa yang bisa saya lakukan untuk Anda, Nona?" Ashley menatap pelayan dengan mata yang tajam dan memerintahkan, "Bawa saya ke ruang makan, saya lapar."

“Sombong sekali gadis itu, honey lihat lah aku sangat membencinya “kesal Sophia manja

“Nanti ku kasih dia hukuman yang setimpal dengan perubahan kau tenang lah honey”ujar Louis mengulas senyuman manis

“Mood ku rusak aku ingin shopping”ujar Sophia

"Kau pergi lah sendiri, untuk hari ini dan seminggu ke depan nya kau tetap lah di apartemen," perintah Louis membuat Zefanya tersenyum pudar.

"Mengapa, kau mulai tertarik dengan perempuan sialan itu?" tanya Sophia dengan nada yang tak percaya.

"PELAKDEJA AKU DENGAR YAH, SIALAN KAU BERENSEK CEWEK ULAR PELAKOR TAK TAU MALU," teriak Ashley berjalan ke arah mereka dengan wajah yang merah karena marah.

"ASHLEY JAGA BICARA MU SIALAN!!" bentak Louis dengan wajah yang kesal.

"Kau pria seperti perempuan murahan saja cerewet nya minta ampun," ujar Ashley dengan nada yang mengejek, berbalik memasuki lift dengan mengunyah sepotong buah apel.

"Sayang, aku pulang dulu, tapi kamu TF kan?" tanya Sophia dengan nada yang manja, Louis hanya mengangguk.

Sophia memeluk Louis erat sebelum berlari keluar dari mansion, Louis menghela napas yang tadinya sedikit pusing sekarang makin pusing karena dua wanita yang berbeda sifat dan perilaku.

Louis menatap lift yang sudah tertutup, masih memikirkan kata-kata Ashley yang menyakitkan. "Apa yang terjadi dengan wanita itu?" batin Louis, tidak mengerti apa yang membuat Ashley berubah menjadi seperti itu.

Setelah beberapa saat, Louis berjalan ke ruang kerjanya, mencoba untuk fokus pada pekerjaannya dan melupakan kejadian itu. Tapi pikirannya masih terganggu oleh Ashley

Terpopuler

Comments

@Bella45

@Bella45

aku suka banget sama Ashley lopyu /Kiss/

2025-08-31

0

Fiar

Fiar

plis thor pelakdeja itu apa/Sob/

2025-08-31

0

chelsea~♡

chelsea~♡

Knapa kau kepo yah/Curse/

2025-08-31

0

lihat semua
Episodes
1 Awal dari cerita ⁠ ⁠
2 Bab dua ⁠ ⁠
3 Bab Tiga
4 bab empat
5 bab lima
6 bab enam
7 bab tujuh
8 bab delapan
9 bab sembilan
10 sepuluh
11 sebelas
12 dua belas
13 tiga belas
14 empat belas
15 lima belas
16 enam belas
17 tujuh belas
18 delapan belas
19 sembilan belas
20 dua puluh
21 dua puluh satu
22 Demam
23 dua puluh tiga
24 dua puluh empat
25 dua puluh lima
26 bertemu mertua
27 mengobati
28 saling mengejek
29 memasangkan dasi
30 tidak peka
31 bertemu sistem V
32 marah
33 bersiap siap ke Korea
34 Keenan monster
35 perasaan gelisah
36 hampir saja
37 tanpa judul
38 ngambek
39 Bakpao
40 mencintai pesikopat itu....
41 tiba di asrama
42 kemarahan dua suami istri
43 menembak mati
44 RUMAH SAKIT
45 tanpa judul
46 Keelya Sadar
47 Keenan takut suntik
48 tanpa judul
49 Tanpa judul
50 pulang
51 tanpa judul
52 Tanpa judul
53 markas di serang
54 tertembak
55 Tanpa judul
56 khawatir
57 alam bawah sadar
58 tau yang sebenarnya
59 tanpa judul
60 wedding
61 wedding II
62 menjalankan rencana
63 wedding III
64 mau adek tidak ?
65 Tanpa judul
66 tak bisa berjalan
67 penjelasan masalalu
68 Kai terluka
69 Kai anak aku
70 memilih pergi
71 kabar bahagia
72 rencana pindah rumah
73 tanpa judul
74 rumah baru
75 ngidam
76 bertemu tetangga baru
77 teman baru
78 Tanpa judul
79 ke rumah sakit
80 Rumah sakit
81 tanpa judul
82 acara kelulusan
83 operasi pendonoran sumsum
84 tunangan
85 tanpa judul
86 tanpa judul
87 tanpa judul
88 baby girl
89 akhir
Episodes

Updated 89 Episodes

1
Awal dari cerita ⁠ ⁠
2
Bab dua ⁠ ⁠
3
Bab Tiga
4
bab empat
5
bab lima
6
bab enam
7
bab tujuh
8
bab delapan
9
bab sembilan
10
sepuluh
11
sebelas
12
dua belas
13
tiga belas
14
empat belas
15
lima belas
16
enam belas
17
tujuh belas
18
delapan belas
19
sembilan belas
20
dua puluh
21
dua puluh satu
22
Demam
23
dua puluh tiga
24
dua puluh empat
25
dua puluh lima
26
bertemu mertua
27
mengobati
28
saling mengejek
29
memasangkan dasi
30
tidak peka
31
bertemu sistem V
32
marah
33
bersiap siap ke Korea
34
Keenan monster
35
perasaan gelisah
36
hampir saja
37
tanpa judul
38
ngambek
39
Bakpao
40
mencintai pesikopat itu....
41
tiba di asrama
42
kemarahan dua suami istri
43
menembak mati
44
RUMAH SAKIT
45
tanpa judul
46
Keelya Sadar
47
Keenan takut suntik
48
tanpa judul
49
Tanpa judul
50
pulang
51
tanpa judul
52
Tanpa judul
53
markas di serang
54
tertembak
55
Tanpa judul
56
khawatir
57
alam bawah sadar
58
tau yang sebenarnya
59
tanpa judul
60
wedding
61
wedding II
62
menjalankan rencana
63
wedding III
64
mau adek tidak ?
65
Tanpa judul
66
tak bisa berjalan
67
penjelasan masalalu
68
Kai terluka
69
Kai anak aku
70
memilih pergi
71
kabar bahagia
72
rencana pindah rumah
73
tanpa judul
74
rumah baru
75
ngidam
76
bertemu tetangga baru
77
teman baru
78
Tanpa judul
79
ke rumah sakit
80
Rumah sakit
81
tanpa judul
82
acara kelulusan
83
operasi pendonoran sumsum
84
tunangan
85
tanpa judul
86
tanpa judul
87
tanpa judul
88
baby girl
89
akhir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!