Bab 2 Gedung Tower Sandjaya Grup

Bab 2 Gedung Tower Sandjaya Grup

Setelah Arya keluar dari bandara seseorang memakai jas hitam melambaikan tangannya, dia memanggil.

"Raden Arya Sebelah Sini"

Arya yang di panggil pun segera mendekat, dia tersenyum kepada lelaki yang memakai jas hitam itu.

"Paman Madrim, kenapa repot repot menjemput ku sendiri"

Lelaki berjas hitam itu bernama Madrim dia adalah kepala keamanan di perusahaan Sandjaya Grup.

"Hahaha.... Raden, sudah lama paman tidak bertemu dengan mu, jadi ketika ibu mu menyuruh orang menjemput mu, aku sendiri yang mengajukan diri"

Madrim masih kerabat Arya dia masih keluarga Sandjaya hanya saja keturunan tidak langsung dari keturunan utama.

Ayah Arya mengambil Saudara dan bahkan tetangga yang ada di kampungnya untuk bekerja di perusahaan Sandjaya Grup.

Sehingga di perusahaan ini semuanya bukan orang asing, sehingga di perusahaan lebih seperti di kampung sendiri, karena semua orang sudah saling mengenal.

Madrim membuka pintu belakang mobil, Arya di jemput dengan mobil BMW Yang lumayan mewah, dan bukan hanya satu mobil tetapi ada tiga mobil yang menjemput Arya.

Kedua mobil lainnya di tumpangi para pengawal yang di persiapkan khusus untuk mengawal Arya.

"Raden silahkan masuk" madirm menunjuk ke arah pintu mobil yang sudah dia buka.

Arya dan Eriska pun masuk dan duduk di kursi penumpang belakang, dan Madrim duduk di kursi penumpang depan.

Madrim memerintahkan kepada sopir "Ayo berangkat"

Mobil BMW itu pun bergerak dan meninggalkan bandara, memerlukan waktu 45 menit sampai ke gedung Tower Sandjaya Grup.

Meskipun Ibu Kota sudah pindah, Ibu Kota Lama masih macet seperti dahulu, dan hiruk pikuk orang masih banyak menggantung hidup di ibu kota lama.

Ya meskipun ibu kota berpindah, perkantoran dan lapangan kerja masih tetap berada di ibu kota lama sehingga jalanan macet seperti biasa dan itu sudah menjadi pemandangan sehari-hari.

Dia pun sampai di Gedung Tower Sandjaya Grup di mana Gedung itu merupakan kantor sekaligus tempat tinggal keluarga Sandjaya.

Ada lebih dari 50 lantai di tower ini, dan sarana di dalamnya sangat lengkap, selain perkantoran, di sini juga ada swalayan, restoran dan juga Hotel.

Dan 5 lantai paling atas adalah kediaman pribadi keluarga Sandjaya pemilik tower ini.

Di lantai 46 di gunakan sebagai Aula Bela Diri, Tempat Latihan para pengawal dan Bodyguard keluarga Sandjaya.

Di sana juga ada area gim, yang bisa di pakai oleh khalayak umum, tetapi mereka orang yang memiliki kartu keanggotaan.

Dan di tempat ini juga Keluarga Sandjaya membuka pendaftaran bagi siapa saja yang ingin belajar Pencak Silat.

Tentu saja paman Madrim yang menjadi penanggung jawab di tempat ini, dan pelatihnya adalah para pemuda jenius beladiri yang berasal dari kampung halaman yang sengaja di panggil untuk menjadi pengajar beladiri.

Dan hampir semua orang itu adalah masih saudara keturunan Sandjaya, sehingga bisa di katakan ini markas kedua keluarga Sandjaya selain di kampung adat yang ada di gunung moeza.

Lantai 47 dan 48 di gunakan sebagai tempat beristirahat bagi para pengawal, pelayan dan keluarga Sandjaya yang lain.

Dan lantai 49 ke atas menjadi kediaman pribadi Kepala keluarga Sandjaya yang sekarang di pegang oleh ayah Arya sendiri.

Arya dan Eriska sudah sampai, mereka menaiki lift untuk sampai ke lantai atas.

Kemudian mereka tiba di lantai 45, di lantai 45 ini dia harus berjalan melalui tangga untuk menuju lantai 46, karena sengaja tidak di berikan akses menuju ke atas.

Sebenarnya ada lift menuju lantai 46 dan lantai atasnya, tetapi itu hanya di gunakan untuk keluarga utama.

Arya yang anak pertama, dia tidak memiliki akses ke lift tersebut, karena dia tidak pernah berada di tower ini.

Arya lebih memilih menghabiskan waktunya dengan kakeknya lalu memilih kuliah ke luar negeri.

Dan setelah pulang pun dia hanya sesekali mampir ke tower ini lalu pergi lagi entah ke mana.

Di lantai 46 dia di sambut saudara saudaranya, mereka adalah teman bermain di kampung waktu masih kecil.

"Hai Raden Arya, lama tidak bertemu, bagai mana kabar mu?" Tanya seseorang.

"Redin, aku baik baik saja, lihatlah aku nampak sehat bukan, bagai mana kamu di tempat ini apa kamu betah?" Tanya Arya.

Keturunan utama dari anggota keluarga Sandjaya di beri gelar Raden, karena itu Arya di panggil Raden oleh semua orang,

Raden yang artinya seorang bangsawan, menjadi pembeda mana keturunan utama dan mana yang bukan, meskipun nama marga atau kepanjangan mereka sama yaitu Sandjaya.

Mereka pun berbasa-basi sebentar lalu Arya melanjutkan perjalanan menuju lantai berikutnya.

Di lantai 47 baru ada lift lagi menunggu lantai atas, yang sering di gunakan oleh para pelayan.

Arya dan Eriska pun memasuki lift tersebut dengan di temani paman Madrim.

Setelah pintu lift terbuka, seorang gadis menyambut mereka "Selamat datang di Tower Sandjaya Kakang ku sayang"

Gadis itu langsung membaur di pelukan Arya, dan dia pun mengelus rambutnya "Hai Sari Baru bulan depan kita bertemu, sepertinya kamu sudah mulai tumbuh"

Adik Arya paling bungsu bernama Sari Sandi Sandjaya, dia baru saja masuk ke universitas dan usianya lebih muda dari Eriska 2 tahun.

Sari pun melepaskan pelukannya kemudian dia menoleh ke dadanya sendiri "Maksud kakang apanya yang numbuh ?"

Arya tersenyum "tentu saja tinggi badan mu, kamu kira apanya yang numbuh dasar bocah bau kencur.

Kemarin lusa kamu hanya setinggi ini dan sekarang sudah setinggi ini" Arya menyamakan tinggi tubuh adiknya dengan tinggi badannya sendiri.

Terakhir kali bertemu waktu Arya menikah dengan Eriska, tinggi sari hanya sedagu dan baru lebih dari satu bulan tidak bertemu dia sudah memiliki tinggi sehidung Arya.

Sari tersenyum malu, dia kira yang numbuh adalah benjolan di depan dadanya, karena benjolan di depan dadanya sedikit rata dan belum numbuh seperti wanita lainnya.

Sari berkata sambil menggoyangkan badannya malu "Hehehe .... Aku kira pepaya ku yang numbuh, eh ternyata tinggi badan ku.

Memang sih aku merasa lebih tinggi, mungkin karena akhir akhir ini aku sering banget berenang"

Setelah itu, sari memeluk Eriska "Eriska, kakak ipar ku sayang, bagai mana keadaan mu, apakah kakang Arya nakal kepada mu?"

Eriska tersenyum sambil memeluk tubuh Sari "Tentu saja dia sangat nakal, bahkan nakal sekali"

Mereka pun melepaskan pelukannya, dan Eriska berkata "Oh iya aku banyak membawa oleh oleh dari Thailand, aku akan memberikannya kepada mu"

Sari menengok ke kiri dan kanan lalu kebelakang Eriska "Eh, mana oleh olehnya, bahkan kalian tidak membawa koper"

Eriska berbisik "Aku menyembunyikannya, nanti aku keluarkan, oh iya di mana ibu mertua dan ayah mertua ?"

Sari menunjuk ke atas "Mereka ada di lantai atas, ayo aku bawa kalian menemui mereka"

Eriska dan Arya melanjutkan perjalanan di gedung tower Sandjaya untuk menemui orang tua mereka dan sekarang sari yang menjadi pemandunya.

Setelah sampai di lantai atas Arya dan Eriska menyapa ayah dan ibunya "Selamat Siang Ayah dan ibu, bagai mana hari mu, apakah menyenangkan"

Ibunya Arya langsung bangkit dan menyambut "Haduh Arya, kemana saja kamu selama di di Thailand, ibu khawatir, dan bertanya kepada direktur lam, katanya kamu tidak ada di perusahaan"

Kemudian ibunya menyapa Eriska "Hai sayang, bagai mana bulan madu mu, apakah kamu sudah ngisi ?"

Ibu mertua Eriska menanyakan mengenai kandungan Eriska, dan Eriska malah tersenyum "Bu, aku masih muda dan belum lulus kuliah, sepertinya aku belum isi deh.

Kita merencanakan setelah lulus baru aku ada rencana program kehamilan, toh tinggal 2 semester lagi tidak lama"

Ibu mertua berkata sedikit kecewa "Ugh padahal ibu sudah ingin menggendong cucu"

Eriska melirik ke arah Arya lalu kemudian menoleh ke arah ibu mertuanya "Istri Arya bukan hanya aku kan Bu, mungkin di antara mereka sudah ada yang ngisi"

Ibu mertuanya menggelengkan kepalanya "Aku hanya mau anak dari Rahim mu, bukan dari istri anak nakal yang lainnya"

Eriska pun terkekeh "Iya iya, aku usahain program kehamilan secepat mungkin"

Ibu mertua menyeringai "Nah itu baru anak menantu ku"

***

* Bersambung

Episodes
1 Bab 1 Serangan Jantung
2 Bab 2 Gedung Tower Sandjaya Grup
3 Bab 3 Tubuh Kontitusi khusus
4 Bab 4 Penjahat Kelamin
5 Bab 5 Pemuda Itu Sungguh Misterius
6 Bab 6 Ranggalawe
7 Bab 7 Ganti Rugi
8 Bab 8 Perampok
9 Bab 9 Anjing Penjilat
10 Bab 10 Identitas Arya Terungkap
11 Bab 11 Demo
12 Bab 12 Memborong Makanan
13 Bab 13 Cepat Selamatkan Dia
14 Bab 14 Dokter Dewa
15 Bab 15 Balik Bandung
16 Bab 16
17 Bab 17 By One
18 Bab 18 Sudarman
19 Bab 19 Sudarmin
20 Bab 20 Memborong Obsidian
21 Bab 21 Harimau Yang Berada di Sarang Serigala
22 Bab 22 Koh Edi
23 Bab 23 Sial Hari ini Sungguh Sial
24 Bab 24 Ci Ibun
25 Bab 25 Kultivasi Ganda
26 Bab 26 Ayu Dias
27 Bab27 Gagal Katakan Cinta
28 Bab 28 By One
29 Bab 29 Siap Senior
30 Bab 30 Penggalang Jiwa
31 Bab 31 Copy Paste
32 Bab 32 CEO Yang Menyamar
33 Bab 33 Dasar Wanita Gila
34 Bab 34 Ah Loe Bercanda Kali Ayu
35 Bab 35 Apa Kamu Sedang Merampok Ku
36 Bab 36 Mercedez Maybach V12
37 Bab 37 Keluarga Hutama
38 Bab 38 2 Assassin Kelas Dunia
39 Bab 39 Pulau Iblis
40 Bab 40 Petinggi Divisi Supernatural
41 Bab 41 Mithril
42 Bab 42 Serangga Kecil Yang Lemah
43 Bab 43 Bendera 10 Ribu Arwah
44 Bab 44 Berhenti Jangan Bunuh
45 Bab 45 Raja Siluman Kera Putih
46 Bab 46 Dasar Kamu Nya Saja Yang Belo'on
47 Bab 47 Jebakan Cinta
48 Bab 48 Sayang, Kamu Nakal
49 Bab 49 Berdemo
50 Bab 50 Apakah Kamu Merokok Di Lingkungan Sekolah?
51 Bab 51 Paling Berisik
52 Bab 52 Kolosium
53 Bab 53 Pelet Apa Yang Kamu Gunakan
54 Bab 54 Sekolah Membuat Anak
55 Bab 55 Kawin Lari
56 Bab 56 Orochimaru
57 Bab 57 Batu Roh
58 Bab 58 Di Rekrut
59 Bab 59 Bukan Poweranger
60 Bab 60 Janin Gu
61 Bab 61
62 Bab 62 Cikal Wanara
63 Bab 63 Roh Pusaka
64 Bab 64 Kalau Sirik Bilang Bos
65 Bab 65 Sial Benar Benar Sial
66 Bab 66 Apa Pun Yang Terjadi Akan Aku Tanggung Sendiri
67 Bab 67 Jaga Ucapan Mu
68 Bab 68 Mulut mu Harimau mu
69 Bab 69 Jadi Kamu Benar Benar Pengawal Ayu Dias
70 Bab 70 Salah Pilih Lawan
71 Bab 71 Tidak Akan Berakhir Baik
72 Bab 72 Jadi Sekarang Dia Sedang Di Hukum
73 Ban 73 Tidak Boleh
74 Bab 74 Kuda Sembrani Seri 3
75 Bab 75 Hai Aku Ferris
76 Bab 76 Jago Bertarung
77 Bab 77 Jangan Jangan Darah Tinggi
78 Bab 78 Sebentar Lagi Dia Akan Kalah
79 Bab 79 Sudawirat
80 Bab 80 Black Ghost
81 Bab 81 Lelaki Berbadan Gemuk
82 Bab 82 Keluarga Ibrahim
83 Bab 83 Ajian Membagi Raga
84 Bab Apa Yang Kemarin Belum Cukup ?
85 Bab 85 Ki Ajag Bodas
86 Bab 86 Seperti Ayam Geprek
87 Bab 87 Andin
88 Bab 88 Iya Abah, Andin Mau
89 Bab 89 Menikahi Ratu Siluman Ular
90 Bab 90 Ijab Kabul
91 Bab 91 Malam Pengantin
92 Bab 92 Masa Lalu Andin
93 Bab 93 Istri Arya
94 Bab 94 Pulau Langit
95 Bab 95 Menginap Di Sel Tahanan
96 Bab 96 Aripin
97 Bab 97 Aku Rindu Berat
98 Bab 98 Dasar Mantu Tidak Berguna
99 Bab 99 Operasi Sesar
100 Bab 100 Pindahkan Ibu Itu Ke Tandu
101 Bab 101 Di Bantu Pihak Kepolisian
102 Bab 102 Puskesmas Sangkan Hurip
103 Bab 103 Pemuda Yang Memiliki Sistem Penyimpanan
104 Bab 104 Membuat Anak
105 Bab 105 Tabib Istana
106 Bab 106 Hotel Melati
107 Bab 107 Anoreksia
108 Bab 108 Tombak Ki Angin
109 Bab 109 Tuyul Perempuan
110 Bab 110 Aku Adalah Tuyul Tercantik
111 Bab 111 Harum Manis
112 Bab 112 Sarapan Bubur
113 Bab 113 Gangster Kuda Jingkrak
114 Bab 114 Harun
115 Bab 115 Anxienty Disorder
116 Bab 116 Tidak Akan Terjadi Apa Apa
117 Bab 117 Apakah Kamu Masih Mau Uang Ku
118 Bab 118 Tatapan Membunuh
119 Bab 119 Selaste
120 Bab 120 Kulhu Geni
121 Bab 121 Dewi Utari
122 Bab 122 Aku Menitipkan Benih Ku Di Rahim Mu
123 Bab 123 Informasi Mengenai Arya
124 Bab 124 Dukun
125 Bab 125 Harta Karun
126 Bab 126 Memasak
127 Bab127 Keluarga Beladiri Kuno
128 Bab 128 Organisasi Rahasia Kesatria Hitam
129 Bab 129 Karto
130 Bab 130 Pak Andi
131 Bab 131 Bintang di Rumah Sakit
132 Bab 132 Team Ahli Bedah Rumah Sakit Wijaya
133 Bab 133 Dia Bukan Siapa Siapa
134 Bab 134 Kita Dobrak
135 Bab 135 Operasi
136 Bab 136 Bukan Satu Juta, Tapi 100 Juta
137 Bab 137 Biar Aku Yang Obati
138 Bab 138 Sarep Na
139 Bab 139 Neng Yanti
140 Bab 140 Aa Juga Puas
141 Bab 141 Aki Kohar
142 Bab 142 Kuda Lumping
143 Bab 143 Gara Gara Musang
144 Bab 144 Ujung Ujungnya Pasti Duit
145 Bab 145 Berlindung Di Belakang Ku
146 Bab 146 Hantu Wanita
147 Bab 147 Dahlia
148 Bab 148 Sekar
149 Bab 149 Pantrangan
150 Bab 150 Senja
151 Bab 151 Tidur Dengan Hantu
152 Bab 152 Rahim Kering
153 Bab 153 Ilmu Kanuragan Penguat Tubuh
154 Bab 154 Dasar Pembual
155 Bab 155 Ada Yang Tidak Beres
156 Bab 156 Laksana
157 Bab 157 Ilmu Sihir
158 Bab 158 Kalian Berdua Sedang Hamil?
159 Bab 159 Aku Mau Mandi
160 Bab 160 Apa Aku Sudah Ada Di Akhirat?
161 Bab 161 Berhati Hati
162 Bab 162 Abah Surya
163 Bab 163 Ronda
164 Bab 164 Hantu Jenis Apa Dia
165 Bab 165 Genderuwo
166 Bab 166 Cincin Akik Batu Wulung
167 Bab 167 Kuntilanak Merah
168 Bab 168 Pesta Perayaan Hamilnya Amelia dan Luciana
169 Bab 169 Ounty
170 Bab 170 Prajurit Arsad
171 Bab 171 Apakah Dia Stress
172 Bab 172 Bagaikan Panglima Perang
173 Bab 183 Avatar Jiwa Beladiri
174 Bab 174 Domain Beladiri
175 Bab 175 Ampuni Kakek Ku
176 Bab 176 Pasukan Khusus Sayap Garuda dan Divisi Supernatural
177 Bab 177 Dia Orang Ku
178 Bab 178 Ratu Kalimayat
179 Bab 179: Pintu Goa Di Tutup
180 Bab 180 Apa Kamu Tidak Mengenal Ku Wahai Musuh Bebuyutan Ku
181 Bab 181 Tubuh Kontitusi Khusus Langka
182 Bab 182 Siapa Jenderal Yang Kejam Itu
183 Bab 183 Cari Wanita Yang Memiliki Tubuh Kontitusi Tubuh Bulan
184 Bab 184 Wayan Mulai Bercerita
185 Bab 185 Forum Komunikasi Jawara Nusantara
186 Bab 186 Ratu Dewi Anjarwati
187 Bab 187 Pucuk Di Cinta Ulam Pun Tiba
188 Bab 188 Monster Iblis
189 Bab 189 Cacing Gu
190 Bab 190 Sumur Tua
191 Bab 191 Syukuran
192 Bab 192 Kembali Praktek
193 Bab 193 Ain
194 Bab 194 Kelas Iblis
195 Bab 195 Absensi
196 Bab 196 Sancang
197 Bab 197 Dunia Jiwa
198 Bab 198 Berteriak "Lagi.... Lagi.... Lagi....
199 Ban 199 Mbah Dukun Dan Kera Sakti
200 Bab 200 Siapa Berikutnya
201 Bab 201 Iya Deh Anak Soleh
202 Bab 202 Bukan Untuk Main Main
203 Bab 203 Awas Kalian Tunggu Pembalasan Ku
204 Bab 204 Gunung Ciremai
205 Bab 205 Ayo Kita Pulang
206 Bab 206 Aku Bangga Pada Mu
207 Bab 207 Ikatan Gaib
208 Bab 208 Rumah Tua
209 Bab 209
210 Bab 210 Seno
211 Bab 211 Permainan Selesai
212 Bab 212 Eka Wanara
213 Bab 213
214 Bab 214 Pulau Iblis
215 Bab 215 Terakota
216 Bab 216
217 Bab 217 Pengintaian
218 Bab 218 Boneka Mayat
219 Bab 219 Balas Dendam Ayu Andara
220 Bab 220 Tujuh Bayangan Malam
221 Bab 221 Kontrak Mati
222 Bab 222 Pasukan Darah Naga VS Pasukan Sakura
223 Bab 223 Cari Tempat Berlindung
224 Bab 224 Meyelamatkan Pasukan Khusus Gajah Putih
225 Bab 225 Aliansi
226 Bab 226 Kebun Herbal Kuno
227 Bab 227 Tambang Kristal Roh Dan Tambang Emas
228 Bab 228 PIK Kilin
229 Bab 229 Sembilan Naga Memusnahkan Langit
230 Bab 230 Benteng Tiga Beast Dewa
231 Bab 231 Menyerah
232 Bab 232 Kita Menang
233 Bab 233 Menempa Senjata
234 Bab 234 Pulang
235 Bab 235 Raja Kera Laba Laba
236 Bab 236 Ritual kebangkitan Ayu Andara
237 Bab 237 Altar Teleportasi
238 Bab 238 Aku Pulang
239 Bab 239 Balik Bandung
240 Bab 240 Rapat Darurat
241 Bab 241 Mandi Air Hangat dan Malam Panjang
242 Bab 242 Pertemuan Akbar
243 Bab 243 Sertifikat Resmi dan Divisi Medis Non Medis
244 Bab 244 Pasien Pertama dan Ujian Dokter Rio
245 Bab 245 Pasar Hantu dan Buku Tanda Pengenal
246 Bab 246 Pertemuan Klan Long Nusantara di Hotel Arssad
247 Bab 247 Ejekan di Aula dan Jawaban Seorang Dokter
248 Bab 248 Kesombongan yang Berbalik dan Harga Diri Klan Long
Episodes

Updated 248 Episodes

1
Bab 1 Serangan Jantung
2
Bab 2 Gedung Tower Sandjaya Grup
3
Bab 3 Tubuh Kontitusi khusus
4
Bab 4 Penjahat Kelamin
5
Bab 5 Pemuda Itu Sungguh Misterius
6
Bab 6 Ranggalawe
7
Bab 7 Ganti Rugi
8
Bab 8 Perampok
9
Bab 9 Anjing Penjilat
10
Bab 10 Identitas Arya Terungkap
11
Bab 11 Demo
12
Bab 12 Memborong Makanan
13
Bab 13 Cepat Selamatkan Dia
14
Bab 14 Dokter Dewa
15
Bab 15 Balik Bandung
16
Bab 16
17
Bab 17 By One
18
Bab 18 Sudarman
19
Bab 19 Sudarmin
20
Bab 20 Memborong Obsidian
21
Bab 21 Harimau Yang Berada di Sarang Serigala
22
Bab 22 Koh Edi
23
Bab 23 Sial Hari ini Sungguh Sial
24
Bab 24 Ci Ibun
25
Bab 25 Kultivasi Ganda
26
Bab 26 Ayu Dias
27
Bab27 Gagal Katakan Cinta
28
Bab 28 By One
29
Bab 29 Siap Senior
30
Bab 30 Penggalang Jiwa
31
Bab 31 Copy Paste
32
Bab 32 CEO Yang Menyamar
33
Bab 33 Dasar Wanita Gila
34
Bab 34 Ah Loe Bercanda Kali Ayu
35
Bab 35 Apa Kamu Sedang Merampok Ku
36
Bab 36 Mercedez Maybach V12
37
Bab 37 Keluarga Hutama
38
Bab 38 2 Assassin Kelas Dunia
39
Bab 39 Pulau Iblis
40
Bab 40 Petinggi Divisi Supernatural
41
Bab 41 Mithril
42
Bab 42 Serangga Kecil Yang Lemah
43
Bab 43 Bendera 10 Ribu Arwah
44
Bab 44 Berhenti Jangan Bunuh
45
Bab 45 Raja Siluman Kera Putih
46
Bab 46 Dasar Kamu Nya Saja Yang Belo'on
47
Bab 47 Jebakan Cinta
48
Bab 48 Sayang, Kamu Nakal
49
Bab 49 Berdemo
50
Bab 50 Apakah Kamu Merokok Di Lingkungan Sekolah?
51
Bab 51 Paling Berisik
52
Bab 52 Kolosium
53
Bab 53 Pelet Apa Yang Kamu Gunakan
54
Bab 54 Sekolah Membuat Anak
55
Bab 55 Kawin Lari
56
Bab 56 Orochimaru
57
Bab 57 Batu Roh
58
Bab 58 Di Rekrut
59
Bab 59 Bukan Poweranger
60
Bab 60 Janin Gu
61
Bab 61
62
Bab 62 Cikal Wanara
63
Bab 63 Roh Pusaka
64
Bab 64 Kalau Sirik Bilang Bos
65
Bab 65 Sial Benar Benar Sial
66
Bab 66 Apa Pun Yang Terjadi Akan Aku Tanggung Sendiri
67
Bab 67 Jaga Ucapan Mu
68
Bab 68 Mulut mu Harimau mu
69
Bab 69 Jadi Kamu Benar Benar Pengawal Ayu Dias
70
Bab 70 Salah Pilih Lawan
71
Bab 71 Tidak Akan Berakhir Baik
72
Bab 72 Jadi Sekarang Dia Sedang Di Hukum
73
Ban 73 Tidak Boleh
74
Bab 74 Kuda Sembrani Seri 3
75
Bab 75 Hai Aku Ferris
76
Bab 76 Jago Bertarung
77
Bab 77 Jangan Jangan Darah Tinggi
78
Bab 78 Sebentar Lagi Dia Akan Kalah
79
Bab 79 Sudawirat
80
Bab 80 Black Ghost
81
Bab 81 Lelaki Berbadan Gemuk
82
Bab 82 Keluarga Ibrahim
83
Bab 83 Ajian Membagi Raga
84
Bab Apa Yang Kemarin Belum Cukup ?
85
Bab 85 Ki Ajag Bodas
86
Bab 86 Seperti Ayam Geprek
87
Bab 87 Andin
88
Bab 88 Iya Abah, Andin Mau
89
Bab 89 Menikahi Ratu Siluman Ular
90
Bab 90 Ijab Kabul
91
Bab 91 Malam Pengantin
92
Bab 92 Masa Lalu Andin
93
Bab 93 Istri Arya
94
Bab 94 Pulau Langit
95
Bab 95 Menginap Di Sel Tahanan
96
Bab 96 Aripin
97
Bab 97 Aku Rindu Berat
98
Bab 98 Dasar Mantu Tidak Berguna
99
Bab 99 Operasi Sesar
100
Bab 100 Pindahkan Ibu Itu Ke Tandu
101
Bab 101 Di Bantu Pihak Kepolisian
102
Bab 102 Puskesmas Sangkan Hurip
103
Bab 103 Pemuda Yang Memiliki Sistem Penyimpanan
104
Bab 104 Membuat Anak
105
Bab 105 Tabib Istana
106
Bab 106 Hotel Melati
107
Bab 107 Anoreksia
108
Bab 108 Tombak Ki Angin
109
Bab 109 Tuyul Perempuan
110
Bab 110 Aku Adalah Tuyul Tercantik
111
Bab 111 Harum Manis
112
Bab 112 Sarapan Bubur
113
Bab 113 Gangster Kuda Jingkrak
114
Bab 114 Harun
115
Bab 115 Anxienty Disorder
116
Bab 116 Tidak Akan Terjadi Apa Apa
117
Bab 117 Apakah Kamu Masih Mau Uang Ku
118
Bab 118 Tatapan Membunuh
119
Bab 119 Selaste
120
Bab 120 Kulhu Geni
121
Bab 121 Dewi Utari
122
Bab 122 Aku Menitipkan Benih Ku Di Rahim Mu
123
Bab 123 Informasi Mengenai Arya
124
Bab 124 Dukun
125
Bab 125 Harta Karun
126
Bab 126 Memasak
127
Bab127 Keluarga Beladiri Kuno
128
Bab 128 Organisasi Rahasia Kesatria Hitam
129
Bab 129 Karto
130
Bab 130 Pak Andi
131
Bab 131 Bintang di Rumah Sakit
132
Bab 132 Team Ahli Bedah Rumah Sakit Wijaya
133
Bab 133 Dia Bukan Siapa Siapa
134
Bab 134 Kita Dobrak
135
Bab 135 Operasi
136
Bab 136 Bukan Satu Juta, Tapi 100 Juta
137
Bab 137 Biar Aku Yang Obati
138
Bab 138 Sarep Na
139
Bab 139 Neng Yanti
140
Bab 140 Aa Juga Puas
141
Bab 141 Aki Kohar
142
Bab 142 Kuda Lumping
143
Bab 143 Gara Gara Musang
144
Bab 144 Ujung Ujungnya Pasti Duit
145
Bab 145 Berlindung Di Belakang Ku
146
Bab 146 Hantu Wanita
147
Bab 147 Dahlia
148
Bab 148 Sekar
149
Bab 149 Pantrangan
150
Bab 150 Senja
151
Bab 151 Tidur Dengan Hantu
152
Bab 152 Rahim Kering
153
Bab 153 Ilmu Kanuragan Penguat Tubuh
154
Bab 154 Dasar Pembual
155
Bab 155 Ada Yang Tidak Beres
156
Bab 156 Laksana
157
Bab 157 Ilmu Sihir
158
Bab 158 Kalian Berdua Sedang Hamil?
159
Bab 159 Aku Mau Mandi
160
Bab 160 Apa Aku Sudah Ada Di Akhirat?
161
Bab 161 Berhati Hati
162
Bab 162 Abah Surya
163
Bab 163 Ronda
164
Bab 164 Hantu Jenis Apa Dia
165
Bab 165 Genderuwo
166
Bab 166 Cincin Akik Batu Wulung
167
Bab 167 Kuntilanak Merah
168
Bab 168 Pesta Perayaan Hamilnya Amelia dan Luciana
169
Bab 169 Ounty
170
Bab 170 Prajurit Arsad
171
Bab 171 Apakah Dia Stress
172
Bab 172 Bagaikan Panglima Perang
173
Bab 183 Avatar Jiwa Beladiri
174
Bab 174 Domain Beladiri
175
Bab 175 Ampuni Kakek Ku
176
Bab 176 Pasukan Khusus Sayap Garuda dan Divisi Supernatural
177
Bab 177 Dia Orang Ku
178
Bab 178 Ratu Kalimayat
179
Bab 179: Pintu Goa Di Tutup
180
Bab 180 Apa Kamu Tidak Mengenal Ku Wahai Musuh Bebuyutan Ku
181
Bab 181 Tubuh Kontitusi Khusus Langka
182
Bab 182 Siapa Jenderal Yang Kejam Itu
183
Bab 183 Cari Wanita Yang Memiliki Tubuh Kontitusi Tubuh Bulan
184
Bab 184 Wayan Mulai Bercerita
185
Bab 185 Forum Komunikasi Jawara Nusantara
186
Bab 186 Ratu Dewi Anjarwati
187
Bab 187 Pucuk Di Cinta Ulam Pun Tiba
188
Bab 188 Monster Iblis
189
Bab 189 Cacing Gu
190
Bab 190 Sumur Tua
191
Bab 191 Syukuran
192
Bab 192 Kembali Praktek
193
Bab 193 Ain
194
Bab 194 Kelas Iblis
195
Bab 195 Absensi
196
Bab 196 Sancang
197
Bab 197 Dunia Jiwa
198
Bab 198 Berteriak "Lagi.... Lagi.... Lagi....
199
Ban 199 Mbah Dukun Dan Kera Sakti
200
Bab 200 Siapa Berikutnya
201
Bab 201 Iya Deh Anak Soleh
202
Bab 202 Bukan Untuk Main Main
203
Bab 203 Awas Kalian Tunggu Pembalasan Ku
204
Bab 204 Gunung Ciremai
205
Bab 205 Ayo Kita Pulang
206
Bab 206 Aku Bangga Pada Mu
207
Bab 207 Ikatan Gaib
208
Bab 208 Rumah Tua
209
Bab 209
210
Bab 210 Seno
211
Bab 211 Permainan Selesai
212
Bab 212 Eka Wanara
213
Bab 213
214
Bab 214 Pulau Iblis
215
Bab 215 Terakota
216
Bab 216
217
Bab 217 Pengintaian
218
Bab 218 Boneka Mayat
219
Bab 219 Balas Dendam Ayu Andara
220
Bab 220 Tujuh Bayangan Malam
221
Bab 221 Kontrak Mati
222
Bab 222 Pasukan Darah Naga VS Pasukan Sakura
223
Bab 223 Cari Tempat Berlindung
224
Bab 224 Meyelamatkan Pasukan Khusus Gajah Putih
225
Bab 225 Aliansi
226
Bab 226 Kebun Herbal Kuno
227
Bab 227 Tambang Kristal Roh Dan Tambang Emas
228
Bab 228 PIK Kilin
229
Bab 229 Sembilan Naga Memusnahkan Langit
230
Bab 230 Benteng Tiga Beast Dewa
231
Bab 231 Menyerah
232
Bab 232 Kita Menang
233
Bab 233 Menempa Senjata
234
Bab 234 Pulang
235
Bab 235 Raja Kera Laba Laba
236
Bab 236 Ritual kebangkitan Ayu Andara
237
Bab 237 Altar Teleportasi
238
Bab 238 Aku Pulang
239
Bab 239 Balik Bandung
240
Bab 240 Rapat Darurat
241
Bab 241 Mandi Air Hangat dan Malam Panjang
242
Bab 242 Pertemuan Akbar
243
Bab 243 Sertifikat Resmi dan Divisi Medis Non Medis
244
Bab 244 Pasien Pertama dan Ujian Dokter Rio
245
Bab 245 Pasar Hantu dan Buku Tanda Pengenal
246
Bab 246 Pertemuan Klan Long Nusantara di Hotel Arssad
247
Bab 247 Ejekan di Aula dan Jawaban Seorang Dokter
248
Bab 248 Kesombongan yang Berbalik dan Harga Diri Klan Long

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!