Wajah rembulan yang membulat sempurna dengan cahayanya yang hangat ketika menyentuh kulit menemani dua insan yang tengah duduk berdua di taman belakang. Rasa canggung sempat menguasai dua manusia yang kini dipertemukan kembali setelah dua puluh tahun tidak bersua itu. Hingga pada akhirnya kebekuan mencair setelah Varen memulai untuk membuka obrolan.
"Aku ingat dulu waktu kecil, kamu takut sekali sama anjing. Sampai-sampai kamu menangis meskipun keberadaan anjing itu masih jauh," ucap Varen membuka pembicaraan.
"Aku rasa takut sama anjing jauh lebih masuk logika deh Ren daripada takut sama cangcorang," sahut Lisa dengan sedikit gelak tawa.
"Issshhh, aku sih tidak takut, hanya geli saja. Kamu tahu kan cangcorang itu kalau sudah ditaruh di atas permukaan kulit rasanya seperti tidak ingin lepas? Lengket lengket gimana gitu," sanggah Varen beralasan.
Lisa semakin tergelak melihat lelaki di depannya ini seakan kehilangan harga diri jika ia ingatkan perihal cangcorang. Padahal cangcorang bukanlah binatang buas yang berbahaya.
"Aku jadi ingat ketika Dennis mengejarmu sambil membawa cangcorang. Kamu sampai jatuh ke selokan kan saat itu?"
Ekspresi Varen sedikit terkejut. Bibirnya sedikit manyun karena teman kecilnya ini ingat akan peristiwa itu.
"Ckkckkckk... Masih saja kamu ingat kejadian itu Lis. Kalau ingat akan hal itu rasanya jadi malu sendiri."
"Hihihihi biasa saja kali Ren, namanya juga takut," timpal Lisa dengan tawa kecil. "Oh iya, perihal rencana orang tua kita, menurutmu bagaimana? Apa kamu setuju dengan rencana mereka?"
Pandangan mata Varen yang sebelumnya ia labuhkan ke kolam ikan koi, kini ia geser ke arah gadis yang duduk berhadapan dengannya ini. Ia tatap lekat wajah gadis yang dulu waktu kecil sering menghabiskan waktu bersamanya ini.
Ya Tuhan, mengapa saat ini Lisa begitu sempurna? Wajahnya cantik, kulitnya putih terawat dan rambutnya ia biarkan sedikit bergelombang. Sungguh tak kusangka jika gadis kecil yang dulu sering ingusan itu kini berubah menjadi cant…
Takdir Cinta Sang Pramuria
Bab 8. Terpesona
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 36 Episodes
Comments
suciati
sesempurna apa sih si Lisa, sampe kamu lupa sama ranum? lu lupa ren klo lu udah merenggut keperawanan ranum? the real habis manis sepah dibuang
2025-09-11
0
Raina Qirani
nah kan... lelaki emang gitu Num.. makannya jgn mudah percaya sama kata2 manis & janji2 manis lelaki. krn pada akhirnya kita yg rugi
2025-09-11
0
Fumiko Sora
kok gampang banget kamu berpaling ren?? ranum loh dr tadi nungguin kabar dari kamu.. eh kamunya enak2an pacaran sama pacar barumu
2025-09-11
0