“Tuan, proyek di cabang Surabaya butuh tinjauan...” Julio membuka pintu ruangan Abraham dengan tergesa, membawa setumpuk berkas di tangannya. Ucapannya cepat, tapi kata-kata itu terhenti di udara.
Matanya membelalak, tubuhnya membeku. Berkas di tangannya terlepas, kertas-kertas berserakan di lantai. Pemandangan di hadapannya sungguh di luar dugaan. Sang bos yang terkenal dingin, tegas, dan hampir tidak pernah memperlihatkan sisi pribadinya, kini tengah mencium bibir istrinya.
Hanum sontak mematung, sementara Abraham cepat-cepat melepaskan ciumannya, wajahnya berubah tegang. Matanya langsung menatap Julio dengan sorot tajam, seolah ingin membekukan pria itu di tempat.
“Julio,” suara Abraham rendah, namun jelas bergetar menahan amarah. Julio, yang masih terperangah, buru-buru tersenyum kaku, mencoba mencairkan suasana.
“Maaf, maaf sekali, Tuan … saya tidak bermaksud mengganggu. Silakan lanjutkan saja … saya … saya pura-pura tidak melihat apa-apa.”
Hanum menunduk cepat, wajahnya memerah, jantungnya berdetak tak karuan. Sementara Abraham, tatapannya semakin dingin menohok Julio, membuat pria itu terdiam sejenak.
Namun bukannya menunggu instruksi, Julio justru dengan cepat memunguti berkas-berkasnya yang berserakan, lalu berjalan mundur ke arah pintu. “Saya … saya permisi dulu, Tuan.”
“Julio!” panggil Abraham, nada suaranya dalam dan memerintah. Namun pria itu sudah lebih dulu menyingkir, buru-buru keluar dari ruangan. Pintu tertutup kembali, menyisakan keheningan yang menekan.
Abraham mendengus kesal, jemarinya mengetuk meja dengan kasar. “Astaga…” desisnya, berdecak. Dia merasa wajahnya panas, bukan karena marah semata, melainkan juga malu. Baru saja ia kehilangan kendali di depan Hanum, dan sekarang malah tertangkap basah oleh tangan kanannya sendiri.
Hanum, yang sejak tadi menunduk, menggigit bibir bawahnya menahan rasa salah tingkah. Dia tidak tahu harus berkata apa. Perasaannya masih bergetar karena ciuman tadi, dan kini ditambah rasa malu karena ada orang lain ya…
Ibu Susu Bayi Sang Duda
20. pelakor harus di lawan biar nggak ngelunjak.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 62 Episodes
Comments
Sandisalbiah
good job Hanum.. harusnya memang seperti itu.. mempertahankan hal yg memang menjadi hakmubitu suatu keharusan.. apa lagi suami.. harus jd istri yg tangguh krn punya suami seperti Abraham itu pasti banyak godaannya, jd incaran para pelakor yg makin menjamur tanpa urat malu..
2026-06-26
0
Deera__
Nahh looohh liat yg GK hrusnya kauu liatt . ngileerr ntarr kau Jul🤣🤣🤣 kaburrr sana sblum disemproot dan gajimu dipotong🤣🤣🤣🤣
2026-01-09
0
ken darsihk
Hebat Num ya harus nya seperti itu , istri nya Abraham Biantara harus mempunyai kharisma 👍👍
2025-09-27
1