Setelah Aisy menidurkan Azam, wanita itu langsung kembali ke ruang kerjanya, ia tahu masalah ini sudah bukan ranahnya, tapi berhubung dia yang menemukan keberadaan Arsinta hatinya tergerak untuk menolong wanita itu.
Saat ini Aisy tengah duduk sambil menghempaskan nafas panjang, udara sore masuk dari ventilasi ruangannya terasa menyejukkan namun di dalam hatinya ia merasakan ada kecemasan terhadap satu anak yang tanpa tahu siapa ayahnya, bayangan wajah Azam mulai membayangi pikirannya.
"Kasihan kamu Nak, semoga kelak jadi anak yang saleh," gumamnya pelan.
Di tengah kecemasan itu. Langkah kaki yang sudah sangat Aisy kenal terdengar dari pintu. Kenny muncul dengan seragamnya yang masih rapi, ID card menggantung di dada, napasnya sedikit cepat seakan ia terburu-buru datang ke ruangan itu.
“Aisy… Sayang,” panggil Kenny lembut.
Aisy menoleh. Ada sedikit gemetar di bibirnya saat mencoba tersenyum. “Kamu udah selesai kerja?”
Kenny menggeleng, mendekat sambil menaruh dua kotak makanan di meja. “Belum. Tapi aku dengar kamu dari tadi nggak keluar ruangan dan kelihatan murung. Makanya aku cari kamu.”
Ia duduk di hadapan Aisy, menatap wajah istrinya yang tampak menguras banyak pikiran.
“Kamu kenapa diem di sini terus, Sayang?” suara Kenny merendah, penuh khawatir.
“Pulang yuk. Kamu kelihatan capek banget.”
Aisy menunduk, jarinya meremas ujung kerudung. “Aku cuma… nggak tenang mikirin Azam, anak itu kasihan jadi korban padahal dia gak tahu apa-apa.”
Kenny meraih tangan Aisy dan menggenggamnya hangat. “Sayang, kamu itu punya hati lembut banget. Tapi kamu juga harus jaga diri kamu. Kalau kamu kecapekan, aku yang paling dulu panik.”
Aisy menelan ludah. “Aku cuma sedih aja melihat anak-anak di luar pernikahan terus ibunya melakukan cara instan untuk menjebak pria lain, padahal hal ini akan berdampak besar terhadap sang anak itu."
Kenny mengusap punggung tangan istrinya dengan lembut. “Selama ibunya masih ada dia masih punya tumpuan hidup. Sekarang kita doakan saja yang terbaik untuk Azam. Kamu udah lakukan yang terbaik kok, dan sekarang saatnya kamu istirahat dan kita pulang."
Aisy terdiam sejenak, akhirnya menghela napas panjang. “Iya… aku ikut kamu pulang.”
“Nah gitu,” ucap Kenny sambil tersenyum kecil, lalu berdiri membantu Aisy bangkit. “Ayo Sayang. Nanti kamu makan dulu. Kamu belum makan dari siang, aku tahu.”
Aisy menatapnya, sedikit tersentuh. “Kamu selalu hafal.”
Kenny membalas dengan lirih, “Aku suami kamu. Aku harus jaga kamu, Sayang.”
Mereka berjalan berdampingan melewati lorong rumah sakit. Kenny beberapa kali meraih pinggang Aisy, seolah memastikan istrinya benar-benar baik-baik saja.
Saat mereka keluar pintu menuju parkiran, tanpa mereka sadari Rayhan tidak sengaja melihat keduanya, ada uluh hari yang terasa sakit, melihat wanita pertamanya diperlakukan begitu baik oleh pria yang saat ini menjadi suaminya.
"Aisy terlihat bahagia sekali, padahal dulu aku yang selalu meratukan dia, sebelum badai itu datang," gumam Reyhan dengan wajah yang te…
Aku Kalah Dengan Yang Baru
Bab 56
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments
Lee Mbaa Young
masih setia krn nunggu in karma arsinta, pokok nya kl arsinta gk dpt karma paling pedih berarti penulis nya lbih pro ma pelakor.
samp kapanpun pelakor hrs dpt hukum an setimpal biar gk tuman. biar bisa jd pelajaran pembaca jd wanita jng murahan dan njebak laki orang.
2025-11-15
0
Narti Sunarti
berarti bpk kandung azam meninggal dlm kecelakaan,,, dan kamu nekat jd pelakor demi anakmu dn aisy jd korbannya sampai depresi,,semangat thor💪🥰
2025-11-15
1
Lee Mbaa Young
pantes kluargane juga gk bner mkne arsinta juga gk bner jd wanita.
jelas njebak Reyhan dan jd pelakor. kasian juga Azam punya ibu jalang.
hrse gugur juga tu anak yg di kandungan arsinta biar gk malu punya ibu pelakor. menjijikan.
2025-11-15
0