Ruang interogasi itu hanya dipenuhi oleh kesunyian. Dua orang yang duduk dengan saling menghadap itu, hanya dipisahkan jarak oleh meja. Terlihat tidak ada satupun dari mereka yang berniat untuk membuka suara. Frank sudah keluar dari ruang interogasi sejak tadi. Ia tahu kalau itu adalah pilihan yang paling tepat, daripada berada diantara pasangan yang kini masing-masing berada di ujung tebing konflik.
"Bisa aku masuk kedalam penjara sekarang? Aku muak melihat wajahmu." Kata-kata Zhou Shiyu tidak lagi terdengar lembut seperti yang biasa Wang Yi dengar. Sekarang gadis itu terlihat jutek dan pemarah.
"Aku hanya ingin tahu alasanmu. Pertama kau membakar gedung pengadilan, lalu gedung wali kota, dan juga gedung rumah sakit. Terakhir kau membunuh Bazza. Apa tujuanmu?" Tanya Wang Yi. Ia tidak mengubah intonasi suaranya. Meski terdengar tegas, tapi tidak ada nada kasar sedikitpun. Terdengar seperti seorang kekasih yang menegur pasangannya dengan cara halus. Kau pasti mengerti jika seandainya punya pasangan.
"Apa hubungannya denganmu? Meski aku memberitahumu semuanya, kau pikir orang tuaku akan kembali. Orang-orang dikota sialan ini memang pantas mati!" Sentak Zhou Shiyu.
Pernyataan itu memberikan Wang Yi jawaban secara tidak langsung. Balas dendam. Ya, itu adalah kesimpulan yang paling akurat. Meski Wang Yi tidak tahu apa penyebab kematian orang tua Zhou Shiyu, tapi yang pasti semua orang di kota ini terlibat yang membuat gadis itu sangat marah. Wang Yi tidak sepenuhnya menyalahkan Zhou Shiyu dengan tindakan kriminal yang di lakukannya, tapi ia tidak juga membenarkan. Setelah pembakaran, berlanjut menjadi pembunuhan. Itu tindakan yang fatal.
"Baiklah, aku ganti pertanyaannya." Ucap Wang Yi. Ia masih bersikap lembut. "Yang bisa ku tebak, saat kau membunuh Bazza tadi malam, kau tidak sendirian. Ada orang lain yang bersamamu. Siapa dia?"
Zhou Shiyu mendengus sebal. Dahulu ia begitu suka ketika Wang Yi banyak bertanya. Tapi sekarang setiap kata yang terlontar dari mulut pria itu…
LUPIN : Atlantis Crown Theft
Chapter 24 : Cinta Dipelukan Dendam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 32 Episodes
Comments