bab 3 kekuatan tertinggi adalah keadilan sebenarnya

Yan Chen menoleh dan dia melihat dua orang pemuda yang baru saja beberapa saat berseteru dengannya bersama seorang tetua sekte Gunung pedang yang cukup mengesankan datang menghampirinya.

" Yan Chen keluar kau dan kamu harus mempertanggung jawabkan perbuatanmu !" Teriak seorang pemuda yang tampak wajahnya tidak begitu baik .

Yan Chen perlahan keluar, ia sudah berganti pakaian dengan pakaian paling mewah yang di milikinya ,bukan pakaian sutra ataupun jubah kekaisaran, melainkan seragam sekte Gunung pedang yang memiliki corak berwarna biru dan lengan panjang putih.

" ada apa ,apakah kamu ingin balas dendam ..?" Suara Yan Chen tenang, matanya menatap ke arah tetua yang datang bersama dua pemuda bermasalah dengannya itu.

" tetua Zhun ,lihat dia sangat berani... !" Seru pemuda yang tampak lebam memprovokasi orang tua yang ada di sampingnya, berusaha agar tetua tersebut terpengaruh dan mengambil tindakan.

Penatua yang berusia lima puluh tahunan itu berjalan perlahan ke depan " nak siapa kamu , saya merasa tidak pernah tahu dengan penampilanmu itu ?"

" saya Yan Chen tetua , apakah tetua akan menghukum saya ?"

" saya ingin mendengar kepastian darimu murid Junior Chen, apakah benar bahwa kamu menindas dua rekan sesama murid sekte ?"

" itu tidak benar tetua ,saya hanya seorang diri, bagaimana bisa saya melakukannya, mereka berdua memfitnah saya " kata Yan Chen dengan wajah serius.

Penatua luar itu menoleh dan menyadari bahwa memang ada yang salah, ia berfikir bahwa tidak mungkin satu orang bisa menang mengalahkan dua orang, dan mata tetua itu tampak suram ,seperti tertipu oleh kenyataan.

" baiklah murid Junior, kamu sekarang bisa kembali ke sekte ,masa hukumanmu sudah berakhir, dan kalian dua murid ,saya hukum menjaga peternakan selama dua tahun ,tidak ada yang boleh keluar atau sekte Gunung Pedang akan menghapuskan basis kultivasi kalian berdua " kata penatua luar dengan wajah marah.

Kedua murid itu tidak bisa melawan, mereka hanya diam dan tampak mata mereka penuh dendam saat melihat Yan Chen tersenyum penuh kemenangan.

Karena sudah menyelesaikan masalah, penatua luar itu memberi tahu bahwa ia dapat menempati kediaman di sekte luar, bekas tempat kediaman dua murid yang di hukum itu .

Yan Chen merasa penasaran, " tetua ,kenapa tetua tidak menyelidiki secara menyeluruh ?" Tanyanya.

" penatua ini sengaja tidak melakukannya, karena saya melihat bahwa kamu murid Yan Chen telah memasuki Alam Penyatuan elemen tahap menengah dan sudah sangat solid kekuatannya " kata penatua luar tersenyum.

" apakah ini tidak adil ?"

" tidak ada keadilan di dunia ini ,kekuatan tertinggi adalah keadilan sebenarnya, mereka bisa memerintahkan seluruh dunia dan menerapkan aturan sesuka hati karena mereka kuat dan berkuasa ,jadi tidak ada hal yang adil ...." kata penatua luar dengan nada melankolis.

Yan Chen mengerti ,ia sebagai mantan penguasa Alam Dewa juga memiliki kekuatan yang luar biasa dan memerintah alam Dewa selama lima abad lamanya ,dan juga ia pernah menghancurkan sebuah benua karena muridnya tidak sengaja menyinggung penguasa benua .

" baiklah murid Yan Chen ,kamu mendapatkan hak sebagai murid luar ,satu kesempatan teknik di aula bumi dan juga mendapatkan cincin penyimpanan dari sekte " ucap penatua luar memberikan token indentitas yang terbuat dari batu Giok berwarna putih .

Yan Chen melihatnya ,ia mengerti dan menyimpannya di cincin penyimpanan. Setelah itu ia memberi hormat kepada penatua luar yang telah menjelaskan situasi sekte yang cukup rumit serta permasalahan yang sangat banyak.

Ia melihat bahwa gerbang sekte Gunung pedang terbuat dari batu marmer yang sangat bagus dan arsitektur halus serta memiliki ciri khas tersendiri.

Di sepanjang jalan banyak murid sekte yang tampak sibuk dan memiliki kegiatan masing masing , Yan Chen langsung menuju aula informasi dan kehidupan sehari hari.

Sampai di sana ,suasana sangat sepi, hanya orang tua yang tampak santai duduk dengan cangkir berisi teh hangat di tangan kanannya.

Yan Chen memberi salam dan mendaftar untuk melakukan registrasi ulang serta mengambil tanda kayu agar bisa masuk ke perpustakaan beladiri serta sebagai akses untuk masuk ke kediaman.

Para murid sekte tidak ada yang antusias menyambut kedatangannya, walaupun wajah Yan Chen tampan dan gagah, tapi itu standar karena hampir semua murid memiliki postur dan keindahan yang sama ,memiliki wajah tampan dan tinggi badan 185 cm yang sangat bagus .

Yan Chen tidak memperdulikan hal itu ,ia hanya menyapa sekedarnya, dan langsung masuk ke kediaman nomor 80 ,di mana itu adalah kediaman paling ujung bagi murid luar.

" umhh udara lumayan bersih ,sama dengan di taman kota Guangxi " gumamnya menghirup perlahan udara di sekitar kediamannya.

" hallo rekan apa kabar ..." tiba tiba dari kediaman sebelah muncul seorang pemuda yang memiliki wajah bersih menyapanya.

" umhh ya baik juga rekan !" Yan Chen tersenyum dan membalas sapaan pemuda bersih itu.

" kamu apa berasal dari murid tukang yang baru saja masuk ke halaman luar sekte ?"

" ya , mohon bantuannya " Yan Chen memberikan dua batu roh kepada murid bersih itu dan langsung di terima dengan wajah sumringah.

" hahahaha.. rekan tidak perlu sopan ,baiklah nama saya Wen Lin ,murid luar ke 79 , dan tampaknya rekan baru memiliki nomor 80 ya ," Wen Lin menatap tanda kayu di tangan Yan Chen.

" umhh benar rekan .. !"

" bagus, kita sekarang bertentangga, kita harus saling jaga satu sama lain kawan " kata Wen Lin antusias. Ia lalu mengeluarkan pedang besi biasa dari cincin penyimpanannya.

" rekan ,ini hadiah pertemuan pertama, kamu harus menerimanya ,"

" itu ,apakah rekan serius .." Yan Chen tersenyum, ia tidak sungkan menerima pedang besi dari Wen Lin dan keduanya sama sama tertawa.

" hahahaha.. itu tidak sepadan dengan pertemanan pertama kita ,bila rekan Chen masuk dan bergabung bersama Divisi militer sekte Gunung pedang, maka rekan Chen akan mendapatkan barang berharga saat ikut misi dalam perang ataupun penyusupan " kata Wen Lin menjelaskan.

" ohh apakah itu tidak berbahaya ...?"

Wen Lin hanya tersenyum, lalu memperlihatkan luka di pergelangan tangan serta kakinya." Lihat ini rekan Chen ,anda pasti tahu kenapa kan ,ya ini adalah luka akibat saya ikut perang melawan pasukan dari sekte lain " ucapnya dengan nada bangga.

" itu hebat benar, kalau begitu apa pangkat rekan Lin di Divisi militer sekte Gunung pedang kita?"

Pemuda bersih itu hanya tersenyum kecut " saya hanya anggota biasa ,dan tidak memiliki pangkat ,mereka yang memiliki kekuatan alam Elemental Fussion bisa memiliki pangkat sebagai pemimpin regu dan memimpin sekitar 12 anggota rekan sekte di bawahnya " jawabnya menjelaskan .

" apakah ada yang terkuat ..?"

" ya ada lima, mereka adalah jenius tertinggi sekte Gunung pedang dan juga masuk dalam daftar sepuluh jenius terbaik di seluruh kerajaan Zhenglian "

" siapa mereka?" Yan Chen penasaran dan ingin tahu dengan pasti.

" ya ,yang kelima , Yuan Baozhu ,alam True Core tahap menengah ,memiliki wewenang sebagai komandan regu pasukan sekte Gunung pedang ini ,"

" yang keempat , Yun Qingyi, Golden Core realm tahap menengah, seorang putri kerajaan Zhenglian dan juga komandan regu di sayap kiri pasukan Sekte Gunung Pedang "

" Yun Qingyi...?"

Terpopuler

Comments

Nanik S

Nanik S

Gunung pedang ada anggota kerajaan

2025-12-21

0

Nanik S

Nanik S

Ternyata Sekt

2025-12-21

0

lihat semua
Episodes
1 bab 1 kematian sang dewa .perasaan murid pertama
2 bab 2 membangkitkan tubuh Dewa kuno Surgawi Tertinggi
3 bab 3 kekuatan tertinggi adalah keadilan sebenarnya
4 bab 4 kecantikan dingin Yun Qingyi yang terkenal
5 bab 5 mengungkapkan indentitas,
6 bab 6 kewaspadaan Yan Chen
7 bab 7 peristiwa di balik kelahiran kembali Yun Qingyi
8 bab 8 mendirikan tenda di atas bukit
9 bab 9 kembali ke rumah
10 bab 10 kedatangan saudara dari sang ibu
11 bab 11 tak terduga, pewaris Yan Agung kuno
12 bab 12 tekad yang tidak akan pernah hancur
13 bab 13 kemunculan roh biru
14 bab 14 hadiah di pagi hari yang berharga
15 bab 15 perang sarapan di pagi hari
16 bab 16 kejadian demi kejadian terus bermunculan
17 bab 17 jebakan dan keberhasilannya
18 bab 18 kemenangan menuju kesuksesan
19 bab 19 membunuh tanpa menyentuh
20 bab 20 kenangan yang menggelikan
21 bab 21 keputusan yang akan mengubah dunia
22 bab 22 berangkat misi ! perubahan sikap Yun Qingyi
23 bab 23 melawan ular berkepala dua jadi jadian
24 bab 24 perjalanan pertama yang penuh tantangan
25 bab 25 jalan darah yang ilusi
26 bab 26 kekuatan dan status bisa merubah kebenaran
27 bab 27 melarikan diri di waktu itu juga
28 bab 28 kejadian yang akan merubah segalanya
29 bab 29
30 bab 30 permintaan yang tidak masuk akal
31 bab 31 pernikahan yang batal
32 bab 32 permintaan yang bisa langsung direalisasikan
33 bab 33 He Yun atau He Yuner sama saja
34 bab 34 He Yuner secara tidak langsung menjadi istrinya
35 bab 35 malam pertama di atas bukit
36 bab 35 langkah cepat hakim
37 bab 37 memulai era Baru,
38 bab 38 berdirinya kerajaan Yan Kuno
39 bab 39 mulai penaklukan kota pertama
40 bab 40 keterkejutan seorang ayah
41 bab 41 berkeliling kota baru
42 bab 42 tujuan masa depan Yan Kuno
43 bab 43 tugas pertama untuk seorang calon pejabat
44 bab 44 berita sudah menyebar
45 bab 45 Yan Chen promosi
46 bab 46 kelompok mafia budak yang meresahkan
47 bab 47 mengumpulkan pasukan
48 bab 48 memulai ekspedisi militer
49 bab 49 setelah bukti , langsung aksi
50 bab 50 situasi mulai stabil, kedatangan utusan suku siluman
51 bab 51 pikiran berat Yan Chen
52 bab 52 berita yang benar benar terjadi
53 bab 53 kembali ke kerajaan Zhenglian
54 bab 54 kemarahan mutlak Yan Chen
55 bab 55 pertempuran di depan tembok ibukota
56 bab 56 kembali setelah menyelamatkan sang ibu dan adiknya
57 bab 57 sidang yang cepat
58 bab 58 kehamilan yang membahagiakan
59 bab 59 tekanan sejati Yan Chen
60 bab 60 membangunkan Yun Qingyi
61 bab 61 membakar sampah di pinggir kota
62 bab 62 perang tidak bisa terhindarkan
63 bab 63
Episodes

Updated 63 Episodes

1
bab 1 kematian sang dewa .perasaan murid pertama
2
bab 2 membangkitkan tubuh Dewa kuno Surgawi Tertinggi
3
bab 3 kekuatan tertinggi adalah keadilan sebenarnya
4
bab 4 kecantikan dingin Yun Qingyi yang terkenal
5
bab 5 mengungkapkan indentitas,
6
bab 6 kewaspadaan Yan Chen
7
bab 7 peristiwa di balik kelahiran kembali Yun Qingyi
8
bab 8 mendirikan tenda di atas bukit
9
bab 9 kembali ke rumah
10
bab 10 kedatangan saudara dari sang ibu
11
bab 11 tak terduga, pewaris Yan Agung kuno
12
bab 12 tekad yang tidak akan pernah hancur
13
bab 13 kemunculan roh biru
14
bab 14 hadiah di pagi hari yang berharga
15
bab 15 perang sarapan di pagi hari
16
bab 16 kejadian demi kejadian terus bermunculan
17
bab 17 jebakan dan keberhasilannya
18
bab 18 kemenangan menuju kesuksesan
19
bab 19 membunuh tanpa menyentuh
20
bab 20 kenangan yang menggelikan
21
bab 21 keputusan yang akan mengubah dunia
22
bab 22 berangkat misi ! perubahan sikap Yun Qingyi
23
bab 23 melawan ular berkepala dua jadi jadian
24
bab 24 perjalanan pertama yang penuh tantangan
25
bab 25 jalan darah yang ilusi
26
bab 26 kekuatan dan status bisa merubah kebenaran
27
bab 27 melarikan diri di waktu itu juga
28
bab 28 kejadian yang akan merubah segalanya
29
bab 29
30
bab 30 permintaan yang tidak masuk akal
31
bab 31 pernikahan yang batal
32
bab 32 permintaan yang bisa langsung direalisasikan
33
bab 33 He Yun atau He Yuner sama saja
34
bab 34 He Yuner secara tidak langsung menjadi istrinya
35
bab 35 malam pertama di atas bukit
36
bab 35 langkah cepat hakim
37
bab 37 memulai era Baru,
38
bab 38 berdirinya kerajaan Yan Kuno
39
bab 39 mulai penaklukan kota pertama
40
bab 40 keterkejutan seorang ayah
41
bab 41 berkeliling kota baru
42
bab 42 tujuan masa depan Yan Kuno
43
bab 43 tugas pertama untuk seorang calon pejabat
44
bab 44 berita sudah menyebar
45
bab 45 Yan Chen promosi
46
bab 46 kelompok mafia budak yang meresahkan
47
bab 47 mengumpulkan pasukan
48
bab 48 memulai ekspedisi militer
49
bab 49 setelah bukti , langsung aksi
50
bab 50 situasi mulai stabil, kedatangan utusan suku siluman
51
bab 51 pikiran berat Yan Chen
52
bab 52 berita yang benar benar terjadi
53
bab 53 kembali ke kerajaan Zhenglian
54
bab 54 kemarahan mutlak Yan Chen
55
bab 55 pertempuran di depan tembok ibukota
56
bab 56 kembali setelah menyelamatkan sang ibu dan adiknya
57
bab 57 sidang yang cepat
58
bab 58 kehamilan yang membahagiakan
59
bab 59 tekanan sejati Yan Chen
60
bab 60 membangunkan Yun Qingyi
61
bab 61 membakar sampah di pinggir kota
62
bab 62 perang tidak bisa terhindarkan
63
bab 63

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!