Bab 1 Reinkarnasi yang Tidak Elegan ╥﹏╥

Setelah Kakek Langit menjentikkan jarinya—tanpa salam, tanpa hitung mundur, tanpa sopan santun elemen perpisahan—jiwa Fuxin langsung mental seperti kentang yang dilempar ke udara. Berputar-putar, jatuh bebas, dan plak!

Ia menabrak sesuatu yang… lembut?

Fuxin mendapati dirinya melayang di dalam sebuah ruang putih luas. Tidak ada lantai, tidak ada langit, tidak ada pintu. Ruang itu tampak seperti aplikasi yang gagal memuat tekstur.

“Eh? Ini surga? Mana para beastman tampan nya?” Fuxin celingukan.

Sebuah panel biru transparan muncul tepat di depan mukanya.

[ Selamat datang, Tuan Host. Anda memasuki Ruang Sistem Reproduksi. ]

Fuxin menepuk dadanya. “Syukurlah. Kupikir aku jatuh ke tempat laundry arwah.”

Panel berikutnya muncul.

[ Tuan, harap memilih wujud binatang terlebih dahulu. ]

“Oho… jadi aku bisa pilih wujudku sendiri?” Mata Fuxin langsung berkilat seperti sponsor diskon akhir tahun.

Di depannya muncul deretan hologram hewan: Serigala, Harimau, Kuda, Kelinci, Ular, Kucing, Rubah, bahkan Komodo.

Namun Fuxin hanya melirik sekilas. Begitu matanya menangkap dua pilihan tertentu, ia langsung berhenti.

“Kucing! Rubah! Ya ampun lucu sekaliiii…”

Ia memandang hologram kucing berbulu panjang. “Aduh yang ini imut, elegan, kayak aku pas muda.”

Lalu ia melirik hologram rubah ekor panjang. “Yang ini seksi. Aura nakal. Cocok untuk pekerjaanku—ehm—masa mudaku.”

“Sistem, aku pilih dua-duanya!”

Hologram berguncang keras, seperti menolak keinginan yang terlalu absurd.

[ Jangan terlalu serakah, Tuan. Hanya satu wujud diperbolehkan. ]

“Tidak bisa digabung jadi Kucubah? Atau Rubucing? Kalau aku bayar pakai jasa masa muda, mau?” Fuxin mengedip menggoda.

Panel sistem berkedip-kedip, seperti mengalami serangan migraine.

[ Tidak. ]

Fuxin mendesah panjang, lalu menatap kembali dua hewan favoritnya.

Setelah berpikir selama kurang lebih tiga detik—batas konsentrasi maksimalnya—dia akhirnya menepuk hologram rubah.

“Baiklah. Rubah. Karena ekornya banyak, bulunya lembut, dan tampangnya menjanjikan popularitas.”

[ Wujud dipilih: RUBAH. ]

[ Memulai pencarian inang yang sesuai… ]

Hologram berganti menjadi layar pencarian. Bar loading berjalan lambat—menyiksa, hampir seperti antrian BPJS.

[ Menganalisis kondisi dunia… ]

[ Mencari inang kompatibel… ]

[ Sifat inang sesuai… ]

[ Dosa inang sesuai… ]

“Bentar.” Fuxin mengangkat alis. “Dosa inang sesuai itu maksudnya apa? Kau menyamakan aku dengan calon tubuh bar—"

Sebelum ia sempat menyelesaikan protesnya, cahaya putih menyilaukan memenuhi seluruh ruang. Tubuh Fuxin terseret seperti sedang ditarik vacuum cleaner kosmik.

“A—Tunggu duluuuuuuu—!”

[ TRANSFER BERHASIL ]

Saat Fuxin membuka mata, angin dingin menerpa wajahnya.

Tidak. Bukan angin.

Itu bau.

Bau… busuk… agak apek… bercampur tanah… dan rumput kering.

Fuxin berkedip. Ia melihat sebuah telapak tangan—kotor, berlumur tanah, kuku panjang tak terawat.

"..."

"Sistem. Tolong katakan ini bukan tanganku."

[ Mengonfirmasi. Itu tangan Anda—atau lebih tepatnya, milik inang Anda. ]

Fuxin langsung bangkit dan melihat bayangannya pada genangan air di dekat kakinya.

Dan ia beku.

Di sana, ia melihat seorang gadis rubah muda—dengan kulit kotor tanah, wajah belepotan tanah, rambut acak, dan mata panda karena kurang tidur. Bahkan telinganya pun merunduk lesu, seolah malas menjadi bagian tubuhnya.

Fuxin menjerit.

“INANG MACAM APA INI?!”

Sistem menjawab dengan nada netral yang tidak menolong sama sekali:

[ Identitas Inang: Putri Kepala Suku Rubah. ]

[ Status: Baru Dewasa / Baru Menjalani Upacara Kedewasaan ]

[ Reputasi: Buruk, Cukup Buruk, Nakal ]

[ Deskripsi tambahan: Inang dikenal pemalas, suka berguling di lumpur, malas mandi, introvert tapi badung, dan memiliki catatan memalukan seperti mencuri makanan tetangga. ]

Fuxin terdiam lama.

“Kau memilih tubuh seorang—gadis rubah barbar?”

Sistem batuk virtual.

[ Data menunjukkan kesesuaian paling tinggi antara Anda dan inang ini. Nilai dosa, perilaku, dan kecenderungan kekacauan sangat serasi. ]

“SERASI PALANYA!”

[ Tuan Host, mohon tenang. Ini hanya tubuh. Masih bisa dirapikan... Mungkin. ]

Dengan lemas, Fuxin jatuh terduduk. Ia menatap ekor rubah yang seharusnya indah… kini kusut seperti kain pel. Juga, bagaimana menghilangkan ekornya, di rasa-rasa, rasanya kurang nyaman saat duduk.

“Tugasku menyelamatkan dunia beastman… tapi tubuhku justru kandidat penghuni episode Suku Paling Jorok…”

Sistem menimpali datar:

[ Harap beradaptasi. Dalam tiga… dua… satu… ]

Di kejauhan, terdengar suara-suara banyak orang mendekat.

“TEMUKAN PUTRI KEPALA SUKU!"

“Dia kabur lagi!”

“Kepala suku sangat marah!”

Fuxin membeku.

Sistem bersuara lembut.

[ Selamat datang di kehidupan baru Anda, Tuan Host. Setidaknya identitas mu putri kepala suku~ ]

Fuxin hanya bisa tersenyum kaku.

“…Kakek Langit, tunggu aku. Aku akan pastikan kau menyesal mengirimku ke sini.”

Fuxin belum sempat membersihkan wajah—ketika beberapa Beastman rubah menyeretnya pulang sambil menggerutu.

“Putri benar-benar kabur lagi…”

“Sudah dewasa tapi kelakuan masih seperti anak rubah umur tiga bulan.”

“Lihat itu rambutnya! Kusut seperti sarang burung gagak!”

Fuxin berusaha tetap tenang, meskipun sebenarnya ingin memelintir kuping mereka satu-satu.

“Aku bisa jalan sendiri, tahu!”

“Tolong jangan kabur lagi, Putri…”

Fuxin mendecih. “Tenang saja. Sekarang aku bukan orang yang sama.”

••

Setibanya mereka di gua besar kepala suku, Fuxin terpaku.

Gua itu indah, dikelilingi formasi kristal alam, dengan puluhan kulit hewan menggantung sebagai dekorasi. Jejak kekuatan kepala suku tampak di mana-mana: aura dominan, simbol pemimpin, dan aroma maskulinitas kuat yang bahkan Fuxin bisa rasakan.

Begitu ia masuk, suara berat bergemuruh.

“FUXIN!”

Fuxin mengangkat wajah… Lalu melihat seorang Beastman rubah dewasa, berotot, tampan, bermata tajam, dan berwajah dingin. Aura pemimpin terpancar dari setiap pori-pori kulit nya.

Ayahnya.

Kepala Suku Rubah.

Dan tampang itu…

Ya ampun, kalau bukan ayahnya, Fuxin pasti sudah menggoda.

Sayang sekali.

Kepala suku berjalan mendekat dengan langkah berat.

“Upacara kedewasaanmu baru selesai pagi ini.” Suaranya menggelegar. “Semua betina seusiamu sudah sibuk mencari jantan yang tepat untuk kawin pertama.”

Wajah Fuxin datar.

Ayahnya mengerutkan kening lebih dalam. “Tapi kamu?! Kamu malah berguling di lumpur sampai tidak bisa dikenali! Di mana harga diri seorang betina dari keluarga kepala suku?!”

Fuxin berkedip malas.

“Lumpurnya enak, mungkin?”

Terdengar suara Beastman yang mengantar Fuxin menahan tawa.

Ayahnya menepuk dahinya sekuat tenaga.

“Fuxin… Fuxin… Berpenampilan buruk, kelakuan buruk, reputasi buruk… Apa kamu tidak malu? Bahkan Fulong pun tidak mau mengakuimu sebagai adiknya!”

Seketika, informasi dari ingatan tubuh asli menyeruak masuk ke kepala Fuxin.

Fulong — Kakak laki-laki, kuat, tampan, sangat menjanjikan, tapi…

Tidak pernah dekat dengan adik betina-nya.

Setelah ibu mereka meninggal, tidak ada yang mengurus si adik, dan sang ayah terlalu sibuk memimpin suku.

Fuxin mendengus kecil.

“Wajar saja tubuh ini berkembang jadi… begini.” Ia menunjuk rambut kusutnya.

Ayahnya mendesis. “Dan satu lagi! Kau belum membangkitkan bakatmu! Bagaimana bisa seorang betina dewasa tidak menunjukkan tanda-tanda bakat?! Tidak akan ada jantan yang mau dengan mu jika begitu!”

Fuxin mengangkat tangan. “Bakat apa lagi ini?”

Sistem muncul dalam pikirannya tepat sebelum ayahnya meledak kembali.

[ Jenis Bakat ]

[ Bakat Jantan diklasifikasikan:

Ungu → Nila→ Biru → Hijau → Kuning → Jingga → Merah ]

[ Saat ini, jantan dengan bakat tertinggi hanya mencapai level Jingga. Merah belum pernah ditemukan. ]

Fuxin mengangguk-angguk. “Berarti Merah itu kayak Ultra Rare ya.”

[ Betina dinilai dari: Kesuburan Rendah → Menengah → Tinggi ]

[ Setiap kesuburan betina memiliki tiga klasifikasi, yaitu Tembaga, Perak dan Emas ]

“Kenapa penilaian kami seperti telur ayam ras?”

[ Karena betina adalah pilar reproduksi. ]

“…Baiklah.”

Tiba-tiba panel lain muncul.

[ Data Inang ]

[ Nama: Fuxin ]

[ Jenis Kelamin: Betina ]

[ Umur: 15 Tahun / Baru Dewasa ]

[ Ras: Rubah Ekor Sembilan ]

[ Penampilan: 20 (Buruk/Jelek) ]

[ Kesehatan: 35 (Lemah) ]

[ Bakat: Belum Terbangun ]

[ Jantan : - ]

Fuxin menegang.

“20?! Kenapa bukan 200? Kamu benar-benar tega!”

[ Tuan, skala maksimal hanya 100. ]

“…Oh. Tetap saja sakit.”

Ayahnya masih marah.

“Dan apa gunanya ritual kedewasaan kalau kau bahkan tidak bisa menampilkan bentuk rubahmu?! Kau ini putri kepala suku! Anak rubah lain sudah bisa berubah bentuk ke wujud beast mereka, kau bahkan cuma memanggil—apa itu tadi? Kuping yang tidak simetris?! Dan ekor jelek ini?!”

Fuxin mengangkat tangan protes. “Jangan menghina fisik dooong, aku ka---“

BRAK!

Ayahnya memukul meja batu.

“Mulai hari ini, kau harus berubah! Kau betina dewasa, kau harus bersiap mencari pasangan, membangkitkan bakat, dan berhenti menjadi… menjadi…”

Ia menatap Fuxin dari atas sampai bawah.

“—seonggok lumpur berbulu.”

Semua orang di dalam gua menunduk, menahan tawa.

Fuxin menghela napas panjang.

“Sistem,” bisiknya dalam hati. “Tolong bilang padaku, apakah aku bisa meng-upgrade tubuh ini?”

[ Bisa. Dengan usaha keras, mandi teratur, perawatan, nutrisi, dan… kedisiplinan. ]

“…Oke, lalu yang realistis?”

[ Pilih jantan kuat dan transfer energi melalui reproduksi. ]

Fuxin langsung berdiri.

“AYAH!” Serunya tiba-tiba.

Ayahnya mengangkat alis.

“Aku akan berubah. Aku akan mengaktifkan bakatku. Dan aku akan—“

Sistem memotong cepat dalam pikirannya.

[ Tuan! Jangan bilang mau cari jantan langsung! ] Sistem berkata dengan memperingatkan, meskipun itu tugas hostnya. Tapi hostnya ini tidak lihat situasi dan atmosfer.

“—mencari jantan terbaik!”

Sistem: […]

Ayahnya: beku.

Para pengawal: terbatuk-batuk.

Udara dalam gua membeku selama tiga detik.

Kemudian…

Kepala suku menutup mata dalam-dalam, seakan menyesal tidak punya anak betina lain.

“…Keluar dari gua ini. Sekarang.”

Fuxin mengangguk riang sambil mengibaskan ekornya yang kusut seperti sapu bekas.

Baiklah.

Dia, Fuxin dari dunia lama…

Akan mengubah hidup si Fuxin dari dunia ini.

Dengan cara paling profesional yang ia kuasai.

Terpopuler

Comments

Nhi E

Nhi E

baru aja baca udah di bikin ngakak🤣

2026-08-20

1

Narimah Ahmad

Narimah Ahmad

mulai kayaknya seru ni🤭

2026-02-15

1

restu s a

restu s a

😂😂😂

2026-04-12

1

lihat semua
Episodes
1 Sinopsis
2 Bab 1 Reinkarnasi yang Tidak Elegan ╥﹏╥
3 Bab 2 Kerak Lumpur Sirna Sudah (ʘᴗʘ )
4 Bab 3 Mabok Roti Sobek ヽ⁠(⁠(⁠◎⁠д⁠◎⁠)⁠)⁠ゝ
5 Bab 4 Yuyi Comeback! ლ⁠(⁠^⁠o⁠^⁠ლ⁠)
6 Bab 5 Harapan Pupus Sudah ಥ⁠╭⁠╮⁠ಥ
7 Bab 6 Corporate Social Responsibility (⁠つ⁠ ⁠ω⁠ ⁠)⁠つ
8 Bab 7 Sisik Ikan duyung? (⁠ ⁠ꈍ⁠ᴗ⁠ꈍ⁠)
9 Bab 8 Jantan Rekomendasi Yuyi (⁠╬⁠⁽⁠⁽⁠ ⁠⁰⁠ ⁠⁾⁠⁾⁠ ⁠Д⁠ ⁠⁽⁠⁽⁠ ⁠⁰⁠ ⁠⁾⁠⁾⁠)
10 Bab 9 Tim Pencari Uwuw~ ⁠(⁠Ӧ⁠v⁠Ӧ⁠。⁠)
11 Bab 10
12 Bab 11
13 Bab 12
14 Bab 14 Kalian Tidak Kebagian! ┐⁠(⁠ ̄⁠ヘ⁠ ̄⁠)⁠┌
15 Bab 15
16 Bab 16
17 Bab 17
18 Bab 18 Kawin (⁠/⁠^⁠-⁠^⁠(⁠^⁠ ⁠^⁠*⁠)⁠/
19 Bab 19
20 Bab 20
21 Bab 21 Revolusi Siren
22 Bab 22 Ingin Kawin Denganmu
23 Bab 23
24 Bab 24 Kawin dengan Yuan
25 Bab 25
26 Bab 26
27 Bab 27 Mengandung
28 Bab 28 Gairah di ujung tanduk
29 Bab 29 Kedatangan Tamu
30 Bab 30
31 Bab 31
32 Bab 32 Desas-desus dan Konflik
33 Bab 33 Duel Hidup dan Mati
34 Bab 34 Menang
35 Bab 35 Kelahiran
36 Bab 36 Arah Evolusi
37 Bab 37 Sistem Terserang Stres
38 Bab 38 Meminta Maaf
39 Bab 39 Susu Formula--Pemberian Dewa Beast
40 Bab 40 Penyergapan Beast Pengembara
41 Bab 41 Sistem Sialan, Ayo Kawin!
42 Bab 42 Keluar dari masa polos
43 Bab 43 Sistem biru, tukang korup
44 Bab 44 Kena Tipu "Ayah Mertua"
45 Bab 45 Sehat setelah berhubungan
46 Bab 46 Kepahitan yang terobati
47 Bab 47 Misi dari sistem pelit
48 Bab 48 Duyung Sisik Hijau Lin Yi
49 Bab 49 Modus Fuxin
50 Bab 50 Durhaka Pada Ayah atau Suami?
51 Bab 51 Adik Kecil Incaran
52 Bab 52 Rapat Berujung Menyembah
53 Bab 53 Bemil Sibuk
54 Bab 54 Sifat dan Rasa Berbeda-beda
55 Bab 55 Menetas
56 Bab 56 Stres? Roti sobek obatnya
57 Bab 57 Dapat Menarik Perhatianku, Bersyukurlah!!!
58 Bab 58 Tidak Masuk Akal
59 Bab 59 Tidak Puas
60 Bab 60 Apa? Kembar 7!
61 Bab 61 Mendapatkan Kepercayaan diri
62 Bab 62 Apakah aku gendutan?
63 Bab 63 Laku Gak?
64 Bab 64 Jantan Kuat Baru-- Sangat Laku!
65 Bab 65 Assalamualaikum Ibu Mertua
66 Bab 66 Senior Ternyata Lebih Pro
67 Bab 67 Persiapan Melahirkan
68 Bab 68 Siaga Melahirkan
69 Bab 69 Tuan, tahan ffk mu!
70 Bab 70 Li Guan Love Fuxin
71 Bab 71 Taktik Menyerahkan diri
72 Bab 72 Di Culik, Tetapi Memerintah Penculik
73 Bab 73 Betina ini sedang kawin dengannya!! (+)
74 Bab 74 Betina Rubah itu lebih baik
75 Bab 75 Pencarian Tanpa Hasil, Ngeri Nyoo~
76 Bab 76 Benar-benar tidak sanggup [+]
77 Bab 77 Mendapatkan Jackpot
78 Bab 78 Menidurkan Bayi Besar
79 Bab 79 A-apakah aku akan mati?
80 Bab 80 Bagaikan Tai di Sungai Besar, Sangat Mencolok!
81 Bab 81 Nanti Anaknya Sedih Lho~
82 Bab 82 Kebluk Bak Bab1
83 Bab 83 Jantan Barunya Ternyata Hyper
84 Bab 84 Kembali, Seperti Presiden Bertemu Rakyatnya
85 Bab 85 Nice Sekali Jantan Kuh!!!
86 Bab 86 Berikan Pelajaran Oleh Jantan nya yang lain [+]
87 Bab 87 Biarkan Mereka Tinggal Untuk Menemani
88 Bab 88 Ah Ren Ku Malang, Ah Ren Ku Sayang
89 Bab 89 Meluruskan Masalah dalam Kolam
90 Bab 90 Membuat Kekacauan!!!
91 Bab 91 Masih Belum Melupakan nya ya?
92 Bab 92 Sistem Panduan Bai Hua
93 Bab 93 Dia adalah betina dewi
94 Bab 94 Pemikiran bemil yang absurd
95 Bab 95 Tak Peduli Dari Ras Rendah Sekalipun
96 Bab 96 Karena... Aku Menyukaimu
97 Bab 97 Kehendak Dunia
98 Bab 98 Menetas
99 Bab 99 Jantan Ular Yang Manja
100 Bab 100 Cuan Ming
101 Bab 101 HAH?!!!
102 Ingfo Loker!!!
103 Ingfo Loker Part 2!!!
104 Ingfo Loker Prat 3!!!
Episodes

Updated 104 Episodes

1
Sinopsis
2
Bab 1 Reinkarnasi yang Tidak Elegan ╥﹏╥
3
Bab 2 Kerak Lumpur Sirna Sudah (ʘᴗʘ )
4
Bab 3 Mabok Roti Sobek ヽ⁠(⁠(⁠◎⁠д⁠◎⁠)⁠)⁠ゝ
5
Bab 4 Yuyi Comeback! ლ⁠(⁠^⁠o⁠^⁠ლ⁠)
6
Bab 5 Harapan Pupus Sudah ಥ⁠╭⁠╮⁠ಥ
7
Bab 6 Corporate Social Responsibility (⁠つ⁠ ⁠ω⁠ ⁠)⁠つ
8
Bab 7 Sisik Ikan duyung? (⁠ ⁠ꈍ⁠ᴗ⁠ꈍ⁠)
9
Bab 8 Jantan Rekomendasi Yuyi (⁠╬⁠⁽⁠⁽⁠ ⁠⁰⁠ ⁠⁾⁠⁾⁠ ⁠Д⁠ ⁠⁽⁠⁽⁠ ⁠⁰⁠ ⁠⁾⁠⁾⁠)
10
Bab 9 Tim Pencari Uwuw~ ⁠(⁠Ӧ⁠v⁠Ӧ⁠。⁠)
11
Bab 10
12
Bab 11
13
Bab 12
14
Bab 14 Kalian Tidak Kebagian! ┐⁠(⁠ ̄⁠ヘ⁠ ̄⁠)⁠┌
15
Bab 15
16
Bab 16
17
Bab 17
18
Bab 18 Kawin (⁠/⁠^⁠-⁠^⁠(⁠^⁠ ⁠^⁠*⁠)⁠/
19
Bab 19
20
Bab 20
21
Bab 21 Revolusi Siren
22
Bab 22 Ingin Kawin Denganmu
23
Bab 23
24
Bab 24 Kawin dengan Yuan
25
Bab 25
26
Bab 26
27
Bab 27 Mengandung
28
Bab 28 Gairah di ujung tanduk
29
Bab 29 Kedatangan Tamu
30
Bab 30
31
Bab 31
32
Bab 32 Desas-desus dan Konflik
33
Bab 33 Duel Hidup dan Mati
34
Bab 34 Menang
35
Bab 35 Kelahiran
36
Bab 36 Arah Evolusi
37
Bab 37 Sistem Terserang Stres
38
Bab 38 Meminta Maaf
39
Bab 39 Susu Formula--Pemberian Dewa Beast
40
Bab 40 Penyergapan Beast Pengembara
41
Bab 41 Sistem Sialan, Ayo Kawin!
42
Bab 42 Keluar dari masa polos
43
Bab 43 Sistem biru, tukang korup
44
Bab 44 Kena Tipu "Ayah Mertua"
45
Bab 45 Sehat setelah berhubungan
46
Bab 46 Kepahitan yang terobati
47
Bab 47 Misi dari sistem pelit
48
Bab 48 Duyung Sisik Hijau Lin Yi
49
Bab 49 Modus Fuxin
50
Bab 50 Durhaka Pada Ayah atau Suami?
51
Bab 51 Adik Kecil Incaran
52
Bab 52 Rapat Berujung Menyembah
53
Bab 53 Bemil Sibuk
54
Bab 54 Sifat dan Rasa Berbeda-beda
55
Bab 55 Menetas
56
Bab 56 Stres? Roti sobek obatnya
57
Bab 57 Dapat Menarik Perhatianku, Bersyukurlah!!!
58
Bab 58 Tidak Masuk Akal
59
Bab 59 Tidak Puas
60
Bab 60 Apa? Kembar 7!
61
Bab 61 Mendapatkan Kepercayaan diri
62
Bab 62 Apakah aku gendutan?
63
Bab 63 Laku Gak?
64
Bab 64 Jantan Kuat Baru-- Sangat Laku!
65
Bab 65 Assalamualaikum Ibu Mertua
66
Bab 66 Senior Ternyata Lebih Pro
67
Bab 67 Persiapan Melahirkan
68
Bab 68 Siaga Melahirkan
69
Bab 69 Tuan, tahan ffk mu!
70
Bab 70 Li Guan Love Fuxin
71
Bab 71 Taktik Menyerahkan diri
72
Bab 72 Di Culik, Tetapi Memerintah Penculik
73
Bab 73 Betina ini sedang kawin dengannya!! (+)
74
Bab 74 Betina Rubah itu lebih baik
75
Bab 75 Pencarian Tanpa Hasil, Ngeri Nyoo~
76
Bab 76 Benar-benar tidak sanggup [+]
77
Bab 77 Mendapatkan Jackpot
78
Bab 78 Menidurkan Bayi Besar
79
Bab 79 A-apakah aku akan mati?
80
Bab 80 Bagaikan Tai di Sungai Besar, Sangat Mencolok!
81
Bab 81 Nanti Anaknya Sedih Lho~
82
Bab 82 Kebluk Bak Bab1
83
Bab 83 Jantan Barunya Ternyata Hyper
84
Bab 84 Kembali, Seperti Presiden Bertemu Rakyatnya
85
Bab 85 Nice Sekali Jantan Kuh!!!
86
Bab 86 Berikan Pelajaran Oleh Jantan nya yang lain [+]
87
Bab 87 Biarkan Mereka Tinggal Untuk Menemani
88
Bab 88 Ah Ren Ku Malang, Ah Ren Ku Sayang
89
Bab 89 Meluruskan Masalah dalam Kolam
90
Bab 90 Membuat Kekacauan!!!
91
Bab 91 Masih Belum Melupakan nya ya?
92
Bab 92 Sistem Panduan Bai Hua
93
Bab 93 Dia adalah betina dewi
94
Bab 94 Pemikiran bemil yang absurd
95
Bab 95 Tak Peduli Dari Ras Rendah Sekalipun
96
Bab 96 Karena... Aku Menyukaimu
97
Bab 97 Kehendak Dunia
98
Bab 98 Menetas
99
Bab 99 Jantan Ular Yang Manja
100
Bab 100 Cuan Ming
101
Bab 101 HAH?!!!
102
Ingfo Loker!!!
103
Ingfo Loker Part 2!!!
104
Ingfo Loker Prat 3!!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!