Bab 5.Rumah Kael

HAPPY READING!!!!

Jalanan malam itu begitu sepi. Ketika taksi berhenti di bahu jalan tempat kecelakaan itu terjadi, Sera turun dengan langkah ragu. Pandangannya langsung terpaku pada sebuah foto yang disandarkan di tiang lampu—foto dirinya. Senyumnya yang lebar terlihat jelas, dikelilingi tangkai-tangkai mawar putih yang masih segar. Pemandangan itu menusuk hatinya tanpa ampun.

Kakinya melemah. Ia jatuh berlutut tepat di depan fotonya sendiri.

“Tidak… apa aku benar-benar sudah meninggal?” ucapnya terisak, memegangi dada yang terasa begitu sesak.

Ia meraih foto itu dengan tangan gemetar. “Aku di sini… aku di tubuh ini.” Beberapa kali ia memukuli tubuh Sera, frustasi menyesakkan dadanya. “Kenapa aku harus berakhir pada tubuh ini… apa yang kamu harapkan dari perempuan tua sepertiku,” gumamnya lirih, seperti berbicara pada malam yang sunyi.

Di tengah keterpurukannya, langkah berat menghampiri. Seorang pria bertubuh besar berhenti di dekatnya—Rayhan, supir pribadinya dulu.

"Rayhan… 'batin Sera gemetar.

“Maaf, Nona… apa kamu kenal dengan bos kami?” tanya Rayhan pelan, ikut berjongkok di sampingnya.

"Rayhan, ini aku… "Sera ingin bicara, tapi lidahnya kelu. Wujud Sera terlalu asing.

Rayhan memperhatikan wajah Sera dengan seksama sebelum akhirnya berkata, “Nona, bukankah kamu wanita yang tidak sengaja aku tabrak saat kejadian kecelakaan itu?”

Kening Sera mengernyit.

"Jadi gadis ini yang Rayhan tabrak malam itu…"

Rayhan bersimpuh, menunduk penuh penyesalan. “Nona, maafkan aku. Aku tidak sempat mengunjungimu bahkan meminta maaf secara langsung atas kejadian itu. Sekali lagi aku minta maaf. Aku akan bertanggung jawab dan membayar semua biaya rumah sakitmu.”

Sera belum sempat menjawab ketika tangan Kael tiba-tiba menariknya.

“Sera!…” Kael memisahkannya dari Rayhan. “Sera, apa dia menyakitimu?”

Rayhan langsung berdiri dan menggeleng keras. “Tidak, Tuan, aku hanya meminta maaf—”

“Bukan apa-apa, bocah itu hanya ingin mengobrol sebentar denganku,” sela Sera cepat. “Kamu datang untuk menjemputku bukan?”

Kael mengangguk. “Baiklah, ayo kita kembali,” ucap Sera sambil melenggang menjauh, Kael mengikutinya di sisi.

Dalam hati, Sera bisa melihat jelas rasa bersalah Rayhan. Tatapannya rapuh, seolah menyalahkan dirinya atas semua yang terjadi. Sera tahu anak itu menderita, dan ia tidak ingin kesalahan itu semakin menekannya.

Di dalam mobil, Sera duduk di kursi belakang. Kael yang mengemudi menoleh lewat kaca spion, heran melihat Sera dengan kaki bersilang dan tangan terlipat di dada, duduk anggun seperti seseorang yang sama sekali bukan dirinya.

“Sera, apa yang kamu lakukan? Kenapa kamu tidak duduk di sampingku?”

"Aish… aku tidak terbiasa dengan drama rumah tangga begini," batin Sera, jengah.

“Aku lebih nyaman di sini. Antarkan aku pulang, aku tidak ingin kembali ke rumah sakit,” ucapnya tanpa menatap Kael sedikit pun.

“Tapi…” Kael terdengar ragu.

“Kenapa?” tanya Sera datar.

“Oh… bukan apa-apa.” Kael akhirnya mengambil ponselnya, mengetik sesuatu, lalu menjalankan mobil tanpa bertanya lagi.

Ting

📩"Kemasi barang - barangmu Sera akan kembali pulang, dia tidak ingin kembali ke rumah sakit! "

Lyra mendapatkan pesan dari Kael saat ia sudah menggunakan piyama tidur di atas ranjang rumah besar milik Kael. Mereka berdua memang sudah berencana bersenang -senang selama Sera di rawat di rumah sakit.

"Kenapa gajah itu harus kembali sih. " Gerutu Lyra menarik jaket Kael lalu menggunakannya. ia terpaksa harus mengemasi barang- barangnya dan pergi dari rumah Kael sebelum Sera datang.

"Lyra sayang kamu mau kemana?. "tanya nyonya Stevia Danova yang merupakan mama Kael , mencegat Lyra yang buru- buru pergi setelah mengatakan jika ia akan menginap selama satu minggu di rumah Kael.

"Mama... " Lyra mengerucutkan bibirnya melihat pada Stevia. "Sera akan kembali ke rumah dia tidak ingin kembali ke rumah sakit, gajah itu merusak rencaku untuk bersenang- senang dengan Kael. "

"Dia kembali? mama pikir gajah itu akan di rawat lebih lama karna kecelakaan itu, kenapa dia harus kembali lagi ,rumah ini akan kembali terasa sempit karnanya.Kalau saja kita tidak membutuhkan suaranya mama akan mengusirnya sejak lama, dia benar- benar tidak cocok sama sekali dengan Kael. "

Stevia mengelus rambut Lyra "Karna yang cocok dengan Kael hanya kamu sayang, kalian benar- benar setara tidak seperti gajah itu sudah miskin, jelek dan tidak jelas asal - usulnya. "

Lyra mengangguk, "Aku juga sangat tersiksa melihatnya ma. "

"Sabar ya sayang, kamu tidak akan melihatnya lagi setelah kamu menguasai vokalmu. "

"Tentu saja ma. "Jawab Lura yang kemudian pamit untuk segera pergi dari rumah Kael.

Tak berapa lama Sera pun sampai di rumah Kael, rumah itu besar dan megah. ia masuk kedalam rumah dan langsung di sambut oleh tatapan sinis dari seorang wanita tua berusia lima puluhan.

"Ternyata umurmu begitu panjang, sampai- sampai tidak satupun bagian tubuhmu yang hilang setelah tertabrak mobil."sindir Stevia.

"Mama Sera baru saja kembali tidak seharusnya mama mengatakan itu kepadanya. " ucap Kael.

"Ternyata wanita tua ini adalah mamanya, di lihat dari caranya sepertinya dia tidak menyukai bocah ini. ''batin Sera.

"Tidak perlu mengasihaninya Kael, Apa kamu tidak malu karna dia kamu harus menerima semua ejekan dari semua teman - temanmu dan semua teman - teman sosialita mama, mama saja begitu malu mengakui dia sebagai menantu mama. Tidak ada satupun yang bisa di banggakan dari istrimu ini. "

"Mama jangan bicara seperti itu, kalau bukan karna Sera perusahaanku tidak akan jadi sebesar ini sekarang. Mama lupa berkat suara Sera kita bisa membeli rumah besar ini, melunasi semua hutang - hutang papa dan menjadikan Agencyku , Agency ternama dan tersukses dari lainnya. "

"Itu berkat wajah cantik Lyra Kael, bukan karna dia. Jadi jangan terlalu membesar- besarkan bantuan istrimu yang tidak seberapa itu. "

"Apa ini?,memangnya apa yang di lakukan bocah ini hingga dia terlihat begitu penting bagi agency Kael. Dan siapa Lyra, apa sangkut pautnya semua ini. "batin Sera begitu bingung dengan apa yang di bicarakan oleh ibu dan anak itu.

"Rumah tangga bocah ini ternyata lebih rumit dari apa yang aku bayangkan. "gunam Sera yang membuat Kael dan Stevia melihat ke arahnya.

.

.

.

...💐💐💐Bersambung 💐💐💐...

Buruan ahjumma cari tau, Kael dan selingkuhannya harus dapat pembalasan!!!

Penasaran sama kelanjutannya???

Lanjut Next Bab ya guys😊

Lope lope jangan lupa ya❤❤

Terima kasih sudah membaca bab ini hingga akhir semuanya. jangan lupa tinggalkan jejak yaa, like👍🏿 komen😍 and subscribe ❤kalian sangat aku nantikan 🥰❤

Terpopuler

Comments

kriwil

kriwil

si gendut ini apa ga ngasih ingatan sama sera

2025-12-20

1

Nia Risma

Nia Risma

apa g di kasih ingatannya juga ni si Sera biar bisa bales suami dan selingkuhannya itu

2026-03-23

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 . Penghianatan
2 Bab 2.Kecelakaan
3 Bab 3. Bertukar Nyawa
4 Bab 4.Apakah Ini Takdir?
5 Bab 5.Rumah Kael
6 Bab 6.Ingatan Sera.
7 Bab 7.Kekacauan Di Kantor
8 Bab 8.Skakmat
9 Bab 9.Black Kart
10 Bab 10.Hilal Jodoh
11 Bab 11.Kekacauan Gangster
12 Bab 12 . Sogokan
13 Bab 13.Apartemen Baru
14 Bab 14.Konser Lyra
15 Bab 15 . Kecurigaan Aleric
16 Bab 16.Cerai
17 Bab 17.Perusahaan Wijaya Laksana Group
18 Bab 18 . Melabrak Delia
19 Bab 19.Sidang Perceraian
20 Bab 20.Menagih Hutang
21 Bab 21.Kebadasan Ahjumma
22 Bab 22.Pelatih Beladiri
23 Bab 23.Menjilat Ludah Sendiri
24 Bab 24. Penolakan Tawaran
25 Bab 25.Mempermalukan
26 Bab 26 . Masuk Agency
27 Bab 27.Artis Sekaligus Istrikah?
28 Bab 28. Kepo Abis!!
29 Bab 29 . Gangster?
30 Bab 30 . Pasangan Setara
31 Bab 31.Manajer
32 Bab 32.Kemunculan Sera
33 Bab 33. Ancaman
34 Bab 34.Plin -Plan
35 Bab 35.Pernikahan Kael
36 Bab 36 . Serangan Gangster
37 Bab 37.Mengakui Identitas.
38 Bab 38.Gagal Bulan Madu
39 Bab 39.Kerja sama gila
40 Bab 40.Penjelasan Rayhan
41 Bab 41.Pangung Perdana Sera
42 BAB 42.Penculikan Sera
43 Bab 43.Dag dig dug
44 Bab 44.Perasaan aneh
45 Bab 45.Godaan Jalang Gila
46 Bab 46.Janda Badas
47 Bab 47 . Aleric dan Hary
48 Bab 48 . Jebakan Jalang Gila
49 49.Jalang Murahan
50 Bab 50 . Penenang
51 Bab 51. Sekutu
52 Bab 52 . Ketegangan Rencana
53 Bab 53.Kantor Bloodfags
54 Bab 54 . Davian
55 Bab 55.Ruang Duka
56 Bab 56.Penjelasan
57 57.Serangan
58 Bab 58.Penyesalan
59 Bab 59. Penyelidikan.
60 Bab 60 . Rumah Sakit
61 Bab 61.Bisnis Protitusi Kael
62 Bab 62 .Panggung Besar Sera
63 Bab 63.Sebelum Panggung Besar Sera
64 Bab 64.Berita Besar
65 Bab 65.Penangkapan Antony
66 Bab 66.Sel Tahanan
67 Bab 67.Mata - Mata Frans
68 Bab 68.Kunjungan yang Mengenaskan
69 Bab 69.Ujian kesabaran
70 Bab 70.Melamar Queen
71 Bab 71.Kunjungan ke rumah Nicolas.
72 Bab 72.Penembakan
73 Bab 73.Plot Twis
74 Bab 74.Sadar Dari Koma
75 Bab 75.Pernikahan Batal
76 76.Kembalinya Sang Queen
77 Bab 77.Hukuman Frans
78 Bab 78.Kedatangan Tama
79 Bab 79.Pernikahan Queen
80 Bab 80.Comeback Sera
81 Bab 81.Lahirnya Sang Pewaris Kembar
Episodes

Updated 81 Episodes

1
Bab 1 . Penghianatan
2
Bab 2.Kecelakaan
3
Bab 3. Bertukar Nyawa
4
Bab 4.Apakah Ini Takdir?
5
Bab 5.Rumah Kael
6
Bab 6.Ingatan Sera.
7
Bab 7.Kekacauan Di Kantor
8
Bab 8.Skakmat
9
Bab 9.Black Kart
10
Bab 10.Hilal Jodoh
11
Bab 11.Kekacauan Gangster
12
Bab 12 . Sogokan
13
Bab 13.Apartemen Baru
14
Bab 14.Konser Lyra
15
Bab 15 . Kecurigaan Aleric
16
Bab 16.Cerai
17
Bab 17.Perusahaan Wijaya Laksana Group
18
Bab 18 . Melabrak Delia
19
Bab 19.Sidang Perceraian
20
Bab 20.Menagih Hutang
21
Bab 21.Kebadasan Ahjumma
22
Bab 22.Pelatih Beladiri
23
Bab 23.Menjilat Ludah Sendiri
24
Bab 24. Penolakan Tawaran
25
Bab 25.Mempermalukan
26
Bab 26 . Masuk Agency
27
Bab 27.Artis Sekaligus Istrikah?
28
Bab 28. Kepo Abis!!
29
Bab 29 . Gangster?
30
Bab 30 . Pasangan Setara
31
Bab 31.Manajer
32
Bab 32.Kemunculan Sera
33
Bab 33. Ancaman
34
Bab 34.Plin -Plan
35
Bab 35.Pernikahan Kael
36
Bab 36 . Serangan Gangster
37
Bab 37.Mengakui Identitas.
38
Bab 38.Gagal Bulan Madu
39
Bab 39.Kerja sama gila
40
Bab 40.Penjelasan Rayhan
41
Bab 41.Pangung Perdana Sera
42
BAB 42.Penculikan Sera
43
Bab 43.Dag dig dug
44
Bab 44.Perasaan aneh
45
Bab 45.Godaan Jalang Gila
46
Bab 46.Janda Badas
47
Bab 47 . Aleric dan Hary
48
Bab 48 . Jebakan Jalang Gila
49
49.Jalang Murahan
50
Bab 50 . Penenang
51
Bab 51. Sekutu
52
Bab 52 . Ketegangan Rencana
53
Bab 53.Kantor Bloodfags
54
Bab 54 . Davian
55
Bab 55.Ruang Duka
56
Bab 56.Penjelasan
57
57.Serangan
58
Bab 58.Penyesalan
59
Bab 59. Penyelidikan.
60
Bab 60 . Rumah Sakit
61
Bab 61.Bisnis Protitusi Kael
62
Bab 62 .Panggung Besar Sera
63
Bab 63.Sebelum Panggung Besar Sera
64
Bab 64.Berita Besar
65
Bab 65.Penangkapan Antony
66
Bab 66.Sel Tahanan
67
Bab 67.Mata - Mata Frans
68
Bab 68.Kunjungan yang Mengenaskan
69
Bab 69.Ujian kesabaran
70
Bab 70.Melamar Queen
71
Bab 71.Kunjungan ke rumah Nicolas.
72
Bab 72.Penembakan
73
Bab 73.Plot Twis
74
Bab 74.Sadar Dari Koma
75
Bab 75.Pernikahan Batal
76
76.Kembalinya Sang Queen
77
Bab 77.Hukuman Frans
78
Bab 78.Kedatangan Tama
79
Bab 79.Pernikahan Queen
80
Bab 80.Comeback Sera
81
Bab 81.Lahirnya Sang Pewaris Kembar

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!