Lantai 3 Penjara Neraka - The Golden Palace.
TING.
Pintu lift terbuka. Kali ini, Ye Chen tidak disambut oleh bau darah atau sampah.
Dia disambut oleh bau parfum mahal, asap cerutu, dan bunyi gemerincing koin emas.
Lantai 3 adalah sebuah kasino raksasa yang mewah namun namun agak aneh. Lantainya terbuat dari marmer putih, pilar-pilarnya dilapisi emas, dan lampu gantung kristal menerangi ruangan dengan cahaya hangat.
Namun, jika dilihat lebih teliti, marmer putih itu terbuat dari tulang yang dipadatkan. "Emas" di pilar itu sebenarnya adalah kulit iblis emas yang dikuliti. Dan "kristal" lampu gantung itu adalah batu jiwa yang menjerit dalam diam.
Para pengunjung di sini adalah iblis kelas atas, kultivator korup, dan monster humanoid yang berpakaian mengenakan jas rapi.
Di sini, mereka tidak bertaruh dengan uang.
Mereka bertaruh dengan Umur, Anggota Tubuh, dan Kultivasi.
Ye Chen melangkah masuk. Penampilannya yang tampan dan dingin langsung menarik perhatian beberapa pelayan wanita (Succubus) yang berpakaian minim.
"Tuan, tempat ini baunga enak sekali," bisik Feng Jiu dari dalam cincin. "Aku bisa melihat roh-roh yang kalah judi diseret ke dapur di belakang untuk dimakan."
"Tahan nafsumu itu, Jiu'er. Kita di sini untuk mencari informasi, bukan makan prasmanan. Secara gratis," balas Ye Chen lewat telepati.
Ye Chen berjalan melewati meja Roulette di mana seorang pria baru saja kehilangan tangannya karena kalah taruhan. Pria itu menjerit saat algojo memotong tangannya di tempat, tapi para penonton malah tertawa dan bertepuk tangan.
Ye Chen tidak peduli. Matanya mencari akses ke lantai berikutnya.
Di tengah kasino, terdapat sebuah tangga spiral emas yang dijaga oleh dua Golem Batu setinggi 4 meter. Di atas tangga itu, duduk Penguasa Lantai 3: Duke Gold (Adipati Emas).
Tapi sebelum Ye Chen bisa ke sana, keributan di pojok ruangan menarik perhatiannya.
"Dasar buta! Kau menumpahkan anggurku!"
Seorang iblis berwajah babi menendang seorang pelayan tua yang kurus kering.
Pelayan…
Penguasa Absolute
Bab 93
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 158 Episodes
Comments