LOTUS YANG TERASING

LOTUS YANG TERASING

Chapter 01: Terbangun bukan diraganya .

***

"Ledakan ini pasti akan membunuhnya dalam sekejap, bukan?"

Begitulah kira-kira yang dipikirkan oleh Dr. Liang Yue (18 tahun) dalam benaknya, sebelum seluruh dunianya berubah menjadi putih, panas, lalu gelap.

Namun, ketika kesadaranya kembali, hal pertama yang dia dengar bukanlah bunyi suara mesin, bukan alarm laboratorium,dan bukan juga suara paramedis yang ingin menolongnya.

Melainkan sebuah suara ...

Isak tangis seorang wanita!

"Loh, ini dimana? Siapa yang sedang menangis?"

Liang Yue segera menajamkan pendengarannya, walaupun matanya sulit untuk terbuka.

♨♨♨

"Nona Hua … tolong bangun … jangan tinggalkan hamba sendirian di tempat ini … huhuhu."

Liang Yue mengerjapkan matanya perlahan.

Kelopak matanya terasa berat, dan tubuhnya terasa remuk, seperti tertimpa batu.

"Ugh … A--apa … yang terjadi ...?" gumam Liang Yue dengan suara parau.

Tiba-tiba suara isakan itu berubah menjadi suara teriakan yang histeris ditelinganya.

"Nona?! Nona Hua Zhen sadar! Dia sudah sadar! Dia benar-benar sadar!"

Liang Yue mengernyit , saat mendengar suara wanita itu yang sangat kencang ditelinganya.

 Emosinya langsung meluap ...

"Bisa diam tidak?! … Kepalaku sakit mendengar suaramu itu! Berisik sekali ..." bentak Liang Yue dengan suara parau.

Mata wanita, eh, bukan ... gadis itu maksudnya terbeliak lebar, dan dengan spontan dia menutup mulutnya dengan kedua tangannya.

Dia adalah seorang gadis pelayan yang memiliki wajah bulat, mata bulat besar, dan tubuh kurus seperti sebuah batang bambu. Rambutnya dikepang rendah, menandakan bahwa dia adalah seorang pelayan tingkat rendah.

"Maafkan hamba, Nona! Hamba ... hamba hanya takut Anda tidak akan bangun lagi!" jawab pelayan itu dengan nada bergetar.

Liang Yue berusaha untuk bangkit, namun rasa nyeri seperti tersayat pisau menyapu disepanjang punggungnya.

Dia mengerang kesakitan, dan akhirnya hanya bisa menolehkan kepalanya sedikit ke arah samping.

Ruangan yang dia tempati terlihat sangat kumuh!

Papan kayu usang, pintu retak, dan kain-kain lusuh yang menggantung sebagai tirainya.

"Di mana aku?" tanyanya dengan suara parau.

Gadis pelayan itu terisak kembali, saat mendengar pertanyaan majikannya.

"Nona … ini rumah pengasingan. Kita sudah dibawa ke wilayah 'Kutukan Utara' sejak tiga hari lalu ..." jawab pelayan itu dengan suara rendah.

Liang Yue menyipitkan matanya, saat mendengar jawaban pelayan itu.

"Pengasingan? ... Wilayah Kutukan Utara apa?" tanya Liang Yue dengan wajah bingung.

Pelayan itu tampak ragu untuk menjelaskan, lalu dia menundukkan kepalanya dalam-dalam.

"Hamba … hamba juga tidak paham, Nona. Tapi Anda … Anda telah dijatuhi hukuman oleh Yang Mulia Kaisar Agung," jawab pelayan itu dengan suara terbata.

"Kenapa aku dihukum?" tanya Liang Yue.

"Karena Anda dituduh telah meracuni Pangeran Rui …" jawab pelayan itu dengan nada hati-hati.

Liang Yue langsung terdiam ...

Pernapasannya tercekat, karena kata-kata itu bukan ditujukan untuk dirinya.

Dia bukan Hua Zhen, oke?

Dia adalah Liang Yue! Liang Yue yang paling dicari oleh para pembesar dunia, karena pengobatan 'Canggih' yang dia pelajari selama bertahun-tahun!

Dari modern, tradisional, sampai cara perawatannya yang diluar nalar manusia modern.

Penelitiannya terhadap obat-obatan tingkat tinggi, sudah berada di level Dewa. Bahkan gajinya pun sudah berada di puluhan ribu dollar untuk satu hari.

Dan sekarang dia diasingkan karena dituduh meracuni?

Hey, itu bukan gayanya, oke?!

"Siapa itu Pangeran Rui?"

Apakah pria itu ... kekasihnya?

Pelayan itu akhirnya menyebutkan namanya sebagai 'Lian', pelayan yang dipilih mendadak oleh pengurus rumah Pangeran Rui, untuk menemani dirinya di pengasingan ini.

"Nona, apakah Anda benar-benar tidak ingat? Anda … sebelum diasingkan, Anda adalah Istri sah Pangeran Rui, tapi Anda … telah difitnah oleh Selir Bai, Anda langsung dituduh memiliki niat untuk menyakiti anggota Keluarga Kerajaan," ujar Lian menjelaskan.

Liang Yue langsung menutup matanya.

Ini bukan dunia yang dia kenal ...

Dan ini juga bukan orang-orang yang dia kenal.

Dan raga ini … terasa sangat asing, lemah, dingin, serta rapuh!

"Ternyata, aku sudah mati ya?" gumamnya pada diri sendiri.

Lian mengangkat wajah bulatnya, dan menatap horor ke arah majikannya itu.

"Apa maksud Nona?" tanya Lian.

Liang Yue menggelengkan kepalanya.

"Tidak ada, bukan apa-apa ..." jawab Liang Yue cepat.

Namun, hanya satu yang dia yakini kebenarannya, yaitu ...

'Dia telah Bereinkarnasi!'

Persis seperti cerita-cerita fiksi yang dulu pernah dia baca sekadar untuk hiburan, dan sekarang ... dia telah menjadi bagian cerita itu.

♨♨♨

Rasa sakit yang sangat tajam menusuk di sisi kepalanya, dan tiba-tiba dia seperti terjatuh ke dalam sebuah kolam yang gelap, lalu muncul ingatan yang bukan miliknya menyerbu masuk, bagaikan sebuah slide film yang bisa dia tonton.

*Ingatan si pemilik raga asli*

"Zhen’er, jika kamu tidak bisa memberikan keturunan untukku, apa gunanya aku menikahi seorang Istri Sah sepertimu?'"

"Aku tidak meracunimu! Aku—"

"Diam!!! Selir Bai mengatakan jika kamu iri dengannya, dan berniat untuk mencelakai aku! Jujur saja, aku MUAK melihatmu!!"

♨♨♨

Itu adalah suara seorang pemuda yang dingin, dan penuh rasa jijik.

Dia adalah ... Pangeran Rui.

Dan selanjutnya adalah cuplikan si pemilik raga asli, yang diseret oleh pengawal istana, dan dihadapkan kepada Kaisar Tiran Zhang Long yang duduk tegak diatas singgasana emasnya.

"Keluarga Hua telah terlalu lama sombong. Buang wanita ini ke wilayah 'Kutukan Utara'. Biarkan dia mengingat, apa itu artinya ... rendah!"

Hua Zhen asli menangis sambil memohon.

Namun tidak ada seorang pun yang mendengar permohonannya.

Dan fragmen terakhir adalah, ketika Hua Zhen terjatuh dari kereta tahanan, dengan kepala yang membentur sebuah batu besar.

Saat itulah napasnya sudah terhenti untuk selamanya ...

Liang Yue membuka matanya perlahan dengan napas tersengal.

Itu tadi … adalah ingatan terakhir raga ini.

Sungguh tragis sekali!

Dan sekarang, jiwanya sudah menempati raga ini ...

Semua yang menyakitinya, akan dia balas sejuta kali lipat, ketika saatnya tiba.

Jangan harap bisa lepas dari racun buatannya, yang tidak pernah bisa ditemukan penawarnya!

"Kalian tunggu saja pembalasanku!"

♨♨♨

"Lian …" panggil Liang Yue dengan nada lembut.

"Katakan padaku, berapa umurku? Aku mendadak amnesia soalnya ..." lanjut Liang Yue dengan mata terpejam.

"Usia Nona saat ini delapan belas tahun ..." jawab Lian.

Wah, sama!

Usianya sama dengan usia Liang Yue ketika dia meninggal!

"Lalu, bagaimana dengan keluarga kelahiranku?" tanya Liang Yue kembali.

"Mereka tidak ada yang perduli dengan nasib Nona. Bahkan ketika Anda ditangkap, tidak ada satu pun dari keluarga Hua yang datang untuk membela Anda …" jawab Lian dengan suara lirih.

Mendengar jawaban itu, Liang Yue benar-benar ingin tertawa.

Hebat sekali!

Raga ini ternyata juga sendirian di dunia ini, walaupun keluarganya masih hidup semua.

Lalu dia meraba denyut nadinya, merasakan aliran energi yang samar, seperti panas dingin yang mengalun lemah.

"Apakah tubuhku ini adalah seorang ... Kultivator?" tanya Liang Yue.

Lian terkejut dengan pertanyaan majikannya itu, karena sudah lama dia tahu dari rumor yang beredar, jika majikannya ini paling benci dengan kata yang menyangkut tentang 'Kultivasi'.

"Nona? Anda ... Anda biasanya tidak pernah ingin membicarakan tentang kultivasi. Menurut orang yang telah menguji akar spiritual Anda, tubuh Anda katanya tidak cocok untuk melakukan Kultivasi ..." jawab Lian.

"Lian ..." panggil Liang Yue.

"Jika masih ingin tetap bersamaku, jangan pernah pernah lagi mengucapkan 'katanya' di masa depan. Aku ingin tahu fakta, bukan gosip!" lanjut Liang Yue dengan nada tegas.

Tubuh Lian langsung menegang.

Sejak bangun dari koma, majikannya terlihat sedikit ... menakutkan!

Auranya sangat berbeda dengan aura majikan lamanya.

Apakah dia ...

"Ba—baik, Nona. Hamba mengerti ..."

Liang Yue menghela napas panjang.

"Sekarang dengarkan aku! Aku bukanlah … Hua Zhen yang dulu. Aku sudah mendapat banyak pencerahan selama aku dalam keadaan koma ..." ujar Liang Yue menjelaskan.

"Bodo amat dah! Aku pakai alasan itu aja, biar dia tidak curiga. Aku tidak bisa menjadi sosok raga ini yang lemah dan tidak tahu apa-apa. Aku adalah jiwa jenius dari masa depan, masa harus pura-pura bodoh dan lemah di dunia ini? Oh, tidak! Aku tidak bisa!" gumam Liang Yue dalam hati.

Lian menatap majikannya dengan wajah bingung.

"Apa maksud Anda, Nona?" tanya Lian.

"Aku akan berubah menjadi sosok pribadi yang berbeda ke depannya. Aku bicara seperti ini, agar kamu tidak banyak terkejut di masa depan, saat melihat perubahanku nanti ..." jawab Liang Yue.

Lian masih terpaku, otak imutnya terlihat masih mencerna kata-kata majikannya itu.

Sosok yang berbeda?

Mendapat pencerahan?

Majikannya seorang Kultivator?

♨♨♨

Terpopuler

Comments

Wahyuningsih

Wahyuningsih

q mampir thor,buat liang yuan badaz abis biar mkin keren n buat kluarga n suami menyesal d buat segan matipun tk mau biar nyakho mereka

2026-03-01

1

N'Dön Jùañ Shakespeare

N'Dön Jùañ Shakespeare

aku mampir Thor, semoga ceritanya seru 💪

2026-05-01

1

Nia Risma

Nia Risma

mampir buat ninggal jejak thor😁

2026-03-11

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01: Terbangun bukan diraganya .
2 Chapter 02: Jiwa Dari Dunia Lain!
3 Chapter 03: RUANG AJAIB!
4 Chapter 04: Siapa Dia ...?!
5 Chapter 05: Lembah Bangkai!
6 Chapter 06: Latihan Neraka 10 Hari!
7 Chapter 07: Persiapan Menuju Ibukota Kekaisaran!
8 Chapter 08: Identitas Baru!
9 Chapter 09: Kedai Teh Lotus Senyap!
10 Chapter 10: Drama di Pasar Timur!
11 Chapter 11: Penyerangan!
12 Chapter 12: Kekacauan di dalam Kediaman Keluarga Hua!
13 Chapter 13: Musnahnya Keluarga Hua!
14 Chapter 14: Selir Bai!
15 Chapter 15: Kekacauan!
16 Chapter 16: Siapa Pria Tampan itu??
17 Chapter 17: Balai Pengobatan Gratis!
18 Chapter 18: Anlian ... hamil???
19 Chapter 19: Konflik Di Menara Jinxiang!
20 Chapter 20: Kematian tiga Nona Bangsawan!
21 Chapter 21: Pergi Ke Istana!
22 Chapter 22: Mendadak Lahiran!!!
23 Chapter 23: Bincang Santai Dua Bayi Ajaib!
24 Chapter 24: Perayaan Lima Bulan Si Kembar!
25 Chapter 25: Undangan Putra Mahkota Zhang Liang!
26 Chapter 26: Perjalanan Ke Wilayah Selatan!
27 Chapter 27: Perubahan Nama Wilayah Selatan!
28 Chapter 28: Perkembangan Pesat Desa Mingxien!
29 Chapter 29: Warisan Sang Abadi!
30 Chapter 30: Lima Tahun Kemudian ...
31 TAHAPAN KULTIVASI DINASTI ZHANG
32 Chapter 32: Kemarahan Anlian!
33 Chapter 33: Bertemu Bocah Misterius!
34 Chapter 34: Zhao Kun Si-alan!!!
35 Chapter 35: Musnahnya Sekte Awan Biru!
36 Chapter 36: Pertemuan yang Tidak Terduga!
37 Chapter 37: Panggilan mendadak dari Istana!
38 Chapter 38: Pengakuan Yang Mengejutkan!
39 Chapter 39: PERANG!
40 Chapter 40: Sekte Naga Perak!
41 Chapter 41: Xiang Jinghai yang Terabaikan!
42 Chapter 42: Pelatihan Mingye!
43 Chapter 43: Iri bilang, Bos!
44 Chapter 44: Goa Rahasia!
45 Chapter 45: Lamaran Pernikahan yang Menumpuk!
46 Chapter 46: Time Skip-5 tahun kemudian.
47 Chapter 47: Reinkarnasi Kaisar Naga Surgawi!
48 Chapter 48: Tiga Bersaudara VS Sekte Heiyuan!
49 Chapter 49: Si Absurd Anlian ...
50 Chapter 50: Shen Luo Yang Malang ...
51 Chapter 51: Perbatasan Selatan!
52 Chapter 52; Perjalanan ke wilayah Barat!
53 Chapter 53: Musnahnya Klan Ming Utara!
Episodes

Updated 53 Episodes

1
Chapter 01: Terbangun bukan diraganya .
2
Chapter 02: Jiwa Dari Dunia Lain!
3
Chapter 03: RUANG AJAIB!
4
Chapter 04: Siapa Dia ...?!
5
Chapter 05: Lembah Bangkai!
6
Chapter 06: Latihan Neraka 10 Hari!
7
Chapter 07: Persiapan Menuju Ibukota Kekaisaran!
8
Chapter 08: Identitas Baru!
9
Chapter 09: Kedai Teh Lotus Senyap!
10
Chapter 10: Drama di Pasar Timur!
11
Chapter 11: Penyerangan!
12
Chapter 12: Kekacauan di dalam Kediaman Keluarga Hua!
13
Chapter 13: Musnahnya Keluarga Hua!
14
Chapter 14: Selir Bai!
15
Chapter 15: Kekacauan!
16
Chapter 16: Siapa Pria Tampan itu??
17
Chapter 17: Balai Pengobatan Gratis!
18
Chapter 18: Anlian ... hamil???
19
Chapter 19: Konflik Di Menara Jinxiang!
20
Chapter 20: Kematian tiga Nona Bangsawan!
21
Chapter 21: Pergi Ke Istana!
22
Chapter 22: Mendadak Lahiran!!!
23
Chapter 23: Bincang Santai Dua Bayi Ajaib!
24
Chapter 24: Perayaan Lima Bulan Si Kembar!
25
Chapter 25: Undangan Putra Mahkota Zhang Liang!
26
Chapter 26: Perjalanan Ke Wilayah Selatan!
27
Chapter 27: Perubahan Nama Wilayah Selatan!
28
Chapter 28: Perkembangan Pesat Desa Mingxien!
29
Chapter 29: Warisan Sang Abadi!
30
Chapter 30: Lima Tahun Kemudian ...
31
TAHAPAN KULTIVASI DINASTI ZHANG
32
Chapter 32: Kemarahan Anlian!
33
Chapter 33: Bertemu Bocah Misterius!
34
Chapter 34: Zhao Kun Si-alan!!!
35
Chapter 35: Musnahnya Sekte Awan Biru!
36
Chapter 36: Pertemuan yang Tidak Terduga!
37
Chapter 37: Panggilan mendadak dari Istana!
38
Chapter 38: Pengakuan Yang Mengejutkan!
39
Chapter 39: PERANG!
40
Chapter 40: Sekte Naga Perak!
41
Chapter 41: Xiang Jinghai yang Terabaikan!
42
Chapter 42: Pelatihan Mingye!
43
Chapter 43: Iri bilang, Bos!
44
Chapter 44: Goa Rahasia!
45
Chapter 45: Lamaran Pernikahan yang Menumpuk!
46
Chapter 46: Time Skip-5 tahun kemudian.
47
Chapter 47: Reinkarnasi Kaisar Naga Surgawi!
48
Chapter 48: Tiga Bersaudara VS Sekte Heiyuan!
49
Chapter 49: Si Absurd Anlian ...
50
Chapter 50: Shen Luo Yang Malang ...
51
Chapter 51: Perbatasan Selatan!
52
Chapter 52; Perjalanan ke wilayah Barat!
53
Chapter 53: Musnahnya Klan Ming Utara!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!