Semburat jingga menyapu langit barat dengan warna merah tembaga saat sebuah sedan hitam berhenti tepat di depan pilar-pilar kokoh garasi mansion. Di kursi kemudi, Kevin mematikan mesin, namun keheningan yang menyusul justru terasa lebih berat.
Dari kursi belakang, Jake terus menatap keluar jendela. Matanya yang dingin memindai barisan anak buahnya yang berjaga ketat di area pelataran. Ada kilat perhitungan di balik tatapan itu, seolah ia sedang menyusun ulang strategi di papan catur yang tidak terlihat.
“Pindahkan mereka ke luar gerbang,” suara Jake rendah, namun mengandung otoritas yang tidak terbantahkan.
Kevin tersentak. Tangannya yang baru saja hendak melepas sabuk pengaman tertahan di udara.
“Hah?” Ia menoleh cepat ke belakang, “Apa Tuan terlalu meremehkan gadis itu? Bagaimana kalau dia berhasil kabur?”
Jake tidak langsung menjawab. Ia masih menatap ke luar, ke arah bangunan mansion yang menjadi tempat di mana gadis itu disimpan.
“Dia tidak akan bisa melakukannya,” sahut Jake datar. Ia kemudian menoleh, menatap Kevin dengan intensitas yang mengintimidasi, “Selama aku ada, dia tidak akan pernah pergi dari tempat ini.”
Kalimat itu bukan sekadar pernyataan, tapi sebuah vonis. Tanpa menunggu balasan, Jake membuka pintu dan keluar dari mobil, meninggalkan Kevin dalam keheningan kabin yang membingungkan.
Kevin meremas setir mobil dengan kuat hingga buku-buku jarinya memutih. Ada kecemasan yang merayap di dadanya, atau lebih tepatnya sebuah firasat buruk. Ia khawatir, entah bagaimana caranya, gadis itu bisa membawa efek buruk bagi tuannya.
“Apa yang kupikirkan?” gumam Kevin pada dirinya sendiri. Ia menarik napas panjang, mencoba mengusir keraguan yang tidak masuk akal itu, “Tuan sudah mengatakan bahwa keberadaan gadis itu tidak akan memengaruhi apa pun. Lalu apa yang harus kukhawatirkan?”
Ia melepas sabuk pengaman, keluar dari mobil, dan setengah berlari untuk menyusul langkah lebar Jake yang sudah hampir mencapai bangunan utama mansion.
“Tuan,” panggil Kevin setelah…
Mawar Desa Di Tangan Mafia
Kehangatan Tidak Terduga
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 115 Episodes
Comments