117. emosi Ibu Isma

sementara di luar rumah, keberadaan mobil nova di bagian parkiran rumah mewah pak Rusman itu langsung menarik perhatian para warga yang lewat.

"lihat, pak Rusman beli mobil baru lagi..? Pak Rusman benar-benar sudah berjaya ya. Orang yang dulunya di remehkan dan di pandang sebelah mata, kini kehidupannya sudah berubah 180 derajat."

"eh. Bukan. mobil ini milik Nova. Tadi, aku baru lihat, Nova pulang sama seseorang. sepertinya, itu Resti. Tapi, badannya terlihat kurusan." tutur warga yang lain.

"oh, benarkah..?" desas desus warga pun terus berlanjut sepanjang jalan. Mereka heboh membicarakan tentang mobil yang terparkir di depan rumah baru pak Rusman, dan juga kepulangan Nova. Sampai-sampai, pembicaraan mereka ini di dengar oleh Ibu Lilis.

(apa yang mereka bicarakan..? mengapa begitu heboh ? tadi aku dengar mereka menyebut nama pak Rusman. apa terjadi sesuatu, tapi kelihatannya mereka sangat antusia.) batin Ibu Lilis.

Ibu Lilis tampak membulatkan matanya

(tidak bisa.. aku harus melihat sendiri. jangan sampai, ada berita penting yang aku lewatkan.) Ibu Lilis yang saat itu sedang membawa beberapa barang dari kebunnya, langsung bergegas menuju rumahnya Ibu Isma.

sesampainya ia di sana, langsung mendapatkan keberadaan mobil nova yang sebelumnya telah dilihat olehnya.

"tuh kan benar! anak itu pulang. dia pulang pasti bawa banyak uang. aku tidak boleh ketinggalan." dengan cepat, Ibu Lilis pun langsung menerobos masuk. saat itu, Resti tampak sudah bersiap akan diantarkan ke rumah oleh Nova.

"hehehe... Nak Nova sudah pulang ? mengapa tidak memberikan kabar sebelumnya..? nanti kami akan menyambut kedatanganmu." tutur Ibu Lilis dengan memasang tampang ramah. sementara Nova yang sudah mengetahui seperti apa tabiat saudari ibunya ini, hanya bisa menghela nafas dan menggelengkan kepala. dia tentu tidak akan menyerang duluan sebelum orang tersebut bertindak.

"ayo Mbak.. aku antar pulang." Vicky dan putri yang melihat kedatangan saudara nenek mereka, yang sifatnya itu tidak baik di…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Episodes
1 1. Nova sedih
2 2. transaksi pertama sistem
3 3. hadiah pil pencerah akal
4 4. pura-pura tidak dengar
5 5. berbeda
6 6. membantu teman pindahan
7 7. melihat kontrakan Tiara
8 8. beli kamera
9 9. panen sistem
10 10. perasaan Nova
11 11. mengalihkan pembicaraan
12 12. jangan boros
13 13. mengunjungi teman
14 14. meneteskan air mata
15 15. isi surat
16 16. pikiran yang masuk akal
17 17. meminjam motor teman
18 18. mengirimkan uang
19 19. cocok
20 20. membeli perabot
21 21. menghajar anak-anak tawuran
22 22. pindahan
23 23. membeli mobil
24 24. memanfaatkan mata dewa
25 25. kuliah lagi
26 26. mengajak Rani dan Leli
27 27. menjemput mobil
28 28. ketemu lagi hal semacam ini
29 29. menolong orang
30 30. apakah
31 31. keberangkatan
32 32. buru-buru
33 33. bukan permen
34 34. permen dari sistem
35 35. Tiara kecelakaan
36 36. menjaga teman di rumah sakit
37 37. Tiara bangun
38 38. sudah mulai sehat
39 39. cerianya Putri
40 40. kecelakaan karena ngantuk
41 41. kedatangan orang tua Tiara
42 42. tidak fokus
43 43. ibu-ibu biang gosip
44 44. ternyata punya tunangan
45 45. menolong
46 46. melamun
47 47. menuju kota Dola
48 48. makanan kelas bawah
49 49. kakek Joseph di jemput
50 50. wajah batu
51 51. pulang
52 52. teknik tapak 9
53 53. sepemikiran
54 54. membicarakan usaha keluarga
55 55. jawaban tegas nova
56 56. ancaman serius
57 57. selesai membeli kapal
58 58. berbelanja lagi
59 59. tak boleh takabur
60 60. memanas-manasi ibu Dian
61 61. kedatangan saudara Ibu Isma
62 62. tukang rusuh
63 63. kembali ke kota provinsi
64 64. pertengkaran Ibu Lilis
65 65. artis dadakan
66 66. menjemput Aulia
67 67. latihan bikin serum
68 68. bakar-bakar
69 69. tak sengaja
70 70. Saya sudah punya pacar
71 71. patah hati
72 72. Apa mungkin identitas tersembunyi
73 73. bersaing
74 74. namanya Nova lisma
75 75. persiapan membuka usaha
76 76. liburan ke kampung halaman Aulia
77 77. mengobati keponakan Aulia
78 78. cantik-cantik jomblo
79 79. menyusul
80 80. berjodoh
81 81. harus diberikan umpan
82 82. jangan asal nuduh
83 83. iri hati Aulia
84 84. membantu sesama
85 85. heboh karena pak Bima
86 86. tidak menyerah
87 87. menolong Bima
88 88. se kamar, tapi berbeda
89 89. tidak sesuai yang diharapkan
90 90. diklaim, jadi musuh
91 91. kedatangan teman-teman Nova
92 92. takut diomelin
93 93. kecurigaan Bima
94 94. diusir Ibu Isma
95 95 semangat Resti
96 96. dihadang
97 97. di serang
98 98. insting
99 99. teringat masa lalu
100 100. preman menelpon
101 101. kebahagiaan para penjual
102 102. persetujuan pemasok bahan baku
103 103. ikan bakar
104 104. merasa terancam
105 105. mengamankan data pribadi
106 106. selesai mengikuti ujian
107 107. diculik
108 108. upaya Nova dan pertolongan
109 109. di ringkus
110 110. kekhawatiran Resti
111 111. bukti yang memberatkan
112 112. permintaan dan keputusan
113 113. urusan yang belum selesai
114 114. pulang kampung
115 115.tungguin bunda
116 116. disambut dua keponakan lucu
117 117. emosi Ibu Isma
118 118. kegiatan hari pertama di kampung
119 119. Arya vs Sonia
120 120. ajak bunda main
121 121. sindiran ibu-ibu
Episodes

Updated 121 Episodes

1
1. Nova sedih
2
2. transaksi pertama sistem
3
3. hadiah pil pencerah akal
4
4. pura-pura tidak dengar
5
5. berbeda
6
6. membantu teman pindahan
7
7. melihat kontrakan Tiara
8
8. beli kamera
9
9. panen sistem
10
10. perasaan Nova
11
11. mengalihkan pembicaraan
12
12. jangan boros
13
13. mengunjungi teman
14
14. meneteskan air mata
15
15. isi surat
16
16. pikiran yang masuk akal
17
17. meminjam motor teman
18
18. mengirimkan uang
19
19. cocok
20
20. membeli perabot
21
21. menghajar anak-anak tawuran
22
22. pindahan
23
23. membeli mobil
24
24. memanfaatkan mata dewa
25
25. kuliah lagi
26
26. mengajak Rani dan Leli
27
27. menjemput mobil
28
28. ketemu lagi hal semacam ini
29
29. menolong orang
30
30. apakah
31
31. keberangkatan
32
32. buru-buru
33
33. bukan permen
34
34. permen dari sistem
35
35. Tiara kecelakaan
36
36. menjaga teman di rumah sakit
37
37. Tiara bangun
38
38. sudah mulai sehat
39
39. cerianya Putri
40
40. kecelakaan karena ngantuk
41
41. kedatangan orang tua Tiara
42
42. tidak fokus
43
43. ibu-ibu biang gosip
44
44. ternyata punya tunangan
45
45. menolong
46
46. melamun
47
47. menuju kota Dola
48
48. makanan kelas bawah
49
49. kakek Joseph di jemput
50
50. wajah batu
51
51. pulang
52
52. teknik tapak 9
53
53. sepemikiran
54
54. membicarakan usaha keluarga
55
55. jawaban tegas nova
56
56. ancaman serius
57
57. selesai membeli kapal
58
58. berbelanja lagi
59
59. tak boleh takabur
60
60. memanas-manasi ibu Dian
61
61. kedatangan saudara Ibu Isma
62
62. tukang rusuh
63
63. kembali ke kota provinsi
64
64. pertengkaran Ibu Lilis
65
65. artis dadakan
66
66. menjemput Aulia
67
67. latihan bikin serum
68
68. bakar-bakar
69
69. tak sengaja
70
70. Saya sudah punya pacar
71
71. patah hati
72
72. Apa mungkin identitas tersembunyi
73
73. bersaing
74
74. namanya Nova lisma
75
75. persiapan membuka usaha
76
76. liburan ke kampung halaman Aulia
77
77. mengobati keponakan Aulia
78
78. cantik-cantik jomblo
79
79. menyusul
80
80. berjodoh
81
81. harus diberikan umpan
82
82. jangan asal nuduh
83
83. iri hati Aulia
84
84. membantu sesama
85
85. heboh karena pak Bima
86
86. tidak menyerah
87
87. menolong Bima
88
88. se kamar, tapi berbeda
89
89. tidak sesuai yang diharapkan
90
90. diklaim, jadi musuh
91
91. kedatangan teman-teman Nova
92
92. takut diomelin
93
93. kecurigaan Bima
94
94. diusir Ibu Isma
95
95 semangat Resti
96
96. dihadang
97
97. di serang
98
98. insting
99
99. teringat masa lalu
100
100. preman menelpon
101
101. kebahagiaan para penjual
102
102. persetujuan pemasok bahan baku
103
103. ikan bakar
104
104. merasa terancam
105
105. mengamankan data pribadi
106
106. selesai mengikuti ujian
107
107. diculik
108
108. upaya Nova dan pertolongan
109
109. di ringkus
110
110. kekhawatiran Resti
111
111. bukti yang memberatkan
112
112. permintaan dan keputusan
113
113. urusan yang belum selesai
114
114. pulang kampung
115
115.tungguin bunda
116
116. disambut dua keponakan lucu
117
117. emosi Ibu Isma
118
118. kegiatan hari pertama di kampung
119
119. Arya vs Sonia
120
120. ajak bunda main
121
121. sindiran ibu-ibu

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!