setelah keluar dari ruangan Yusuf, Annisa terlihat begitu sedih dia tak mungkin membuat kakaknya kecewa.
Annisa pun mencoba menghubungi seseorang, karna hanya dia yang bisa membantu Annisa.
"Tut... Tut..." bunyi panggilan ke nomer itu.
"iya assalamualaikum.. ada apa bisa?" tanya pria di sebrang telpon.
"waalaikum salam bang, bisakah Annisa bertemu denganmu, Annisa ingin membicarakan sesuatu," kata Annisa.
"Baiklah kita bertemu di kafe biasanya, tunggu sampai aku mengabari mu jika pekerjaan ku selesai," jawab pria itu lagi.
"iya bang, terima kasih," jawab Annisa.
Annisa pun mencari sahabatnya Fatim, Annisa masuk ke perpustakaan dan melihat sahabatnya itu.
Annisa langsung duduk di samping Fatim dan meletakkan kepalanya di atas meja, "kamu kenapa kena marah lagi?" tanya Fatim berbisik.
Annisa mengangguk, Fatim hanya bisa memahami hal tersebut, ya Annisa bukan tak bisa masuk tepat waktu.
Annisa gadis yang baik, tapi dia harus menaruh beberapa makanan di warung untuk biaya kuliahnya hanya karena ingin meringankan beban kakaknya.
"udah minta tolong bang ganteng?" tanya Fatim.
"ya nanti sore baru ketemu sama Abang, keluar yuk," ajak Annisa.
Fatim dan Annisa pun menuju ke kelas mereka, Annisa masih binggung bagaimana dia mengatakan pada kakaknya.
"aku harus bilang ke bang Opik gimana?" tanya Annisa binggung.
"ya kalau menurut ku mending kamu berhenti jualan dan fokus kuliah, kasihan tau bang Opik capek kerja eh kamu malah seperti ini," kata Fatim.
"tapi aku terlalu membuatnya terbebani dengan biaya kuliah ku, aku jualan kan setidaknya aku bisa cari uang saku sendiri," jawab Annisa.
"mboh, arek gak kenek di kandani (tak peduli, fase gak bisa di ksih tau)," kesal Fatim pada Annisa.
mendengar itu Annisa malah menangis, sedang Fatim menepuk jidatnya melihat kelakuan gadis di depannya itu.
"aku rindu mbak Bella!" teriak Annisa dalam isak tangisnya.
"arek gendeng (gadis gila)," kata Fatim melihat tingkah Annisa yang menagis sambil memanggil Bella.
Annisa merasa setidaknya dulu di…
Ayah Untuk Anakku
kegelisahan Annisa
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 108 Episodes
Comments