caca melihat rumah yang ia tempati bersama arga berat rasanya jika harus melangkah memasuki rumah itu sementara pemiliknya saja masih meragukan ia sebagai tempat pulang
"gue ngak tau rasanya ketika hubungan kita masih di ragukan pasangan tapi disinilah sikap loe sebagai seorang istri di pertaruhkan" caca melihat lelaki di sampingnya
"gue harap loe berfikir dengan matang bukan mengambil kesimpulan sendiri atas semua yang terjadi tadi"
caca masih diam "ayo masuk bentar lagi isya" lelaki itu adalah devin yang membuka pagar lalu masuk mendahului caca
"kenapa loe kesini.? " tanya caca ketika devin malah duduk di teras
"ngambil plesdis "
"tadi gue udah kasih ke loe"
"gue rasa bukan ide yang bagus kembali masuk ruangan dan ngebiarin mereka curiga bahwa loe ada disana.? "
devin melihat caca yang hanya diam "gue tau mungkin ini sakit tapi masa lalu tetap masa lalu dan loe sekarang masa depan arga, masuk gih gue mau balik" devin melangkah meninggalkan caca yang masih diam di teras
.
.
.
.
caca terbangun ketika rasa lapar lebih menguasai dirinya dari pada ngantuk
"jam brapa sih.? " caca melihat jam di hpnya yang menunjukan jam 02.00
caca melirik ke samping tempat tidurnya "kosong.? arga ngak pulang.? " tanya caca pada dirinya sendiri
mengabaikan caca berjalan menuju ke dapur membuka lemari penyimpanan lauk pauk, karna merasa sangat lapar caca tidak memanaskan lagi lauk dan nasinya namun semuanya lenyap di gantikan bayangan bakso yang mengiurkan
caca meletakan sendok mengusap perutnya yang masih rata "jam segini mana ada bakso nak"
mendesah pelan akhirnya caca memilih beranjak pergi dari dapur menuju ke ruang tamu
"jadi arga tidur disini" ucap caca ketika melihat arga yang tertidur pulas di karpet depan TV
caca mengambil selimut untuk menyelimuti arga, melihat wajah arga membuat caca terbayang kejadian tadi siang
"gue akan bertahan ga selagi loe belum nyuru gue pergi"
.
.
.
.
.
suara bising dari alat dapur serta harumnya masakan membuat arga perlahan membuka matanya
arga meliha…
Love Y0u My Husband
LMH 37
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 58 Episodes
Comments