Chapter² — Lidah Desa.

Pagi di desa selalu datang dengan cara yang sama. Ayam berkokok, kabut terangkat perlahan, dan suara orang-orang yang merasa berhak atas cerita hidup orang lain.

Lastri merasakannya sejak langkah pertama keluar rumah orang tuanya.

Ia berjalan menyusuri jalan tanah menuju warung untuk membeli kebutuhan dapur. Biasanya sapaan akan datang lebih dulu, senyum tipis serta anggukan kecil dari orang-orang sekitar. Kini, yang datang lebih dulu adalah diam mereka. Diam yang berat, dipenuhi mata-mata yang memeriksa, menimbang, lalu menjatuhkan vonis tanpa suara.

“Si Janda datang,” bisik seseorang, tidak cukup pelan untuk disebut bisikan.

Lastri tetap melangkah, ia sudah belajar bahwa berhenti hanya akan memberi waktu bagi luka untuk memilih tempat paling dalam.

Di warkop Mak Rinah, beberapa laki-laki berkumpul. Tangan mereka sibuk mengaduk kopi, lidah mereka lebih sibuk lagi.

“Zaman sekarang ya,” kata seseorang, suaranya dibuat prihatin. “Istri malah buka aib suami sendiri.”

“Katanya demi kebenaran,” sahut yang lain, berdecak pelan. “Tapi kan bisa dibicarakan baik-baik, ini malah diumbar ke internet! Nggak tahu malu.”

“Kasihan Pak Kades,” lanjut suara itu. “Sudah mengabdi untuk desa kita, malah dijatuhkan oleh istrinya sendiri.”

Lastri hanya tersenyum tipis, senyum yang lebih mirip garis lurus orang yang menahan diri agar tidak berkata apa-apa.

Di warung, Lastri bertemu Bu Narti. Perempuan itu menatap Lastri sekilas, lalu cepat-cepat membayar belanjaannya.

“Kamu kuat juga ya denger orang-orang ngomongin kamu, Las,“ katanya akhirnya.

Lastri mengangguk. “Kuat itu pilihan, Bu. Kalau saya lemah, siapa yang akan melindungi saya?”

Bu Narti tidak menjawab. Ia menghindari tatapan Lastri, seolah kekuatan itu menular dan bisa membuatnya ikut terseret.

Ketika Lastri pulang, halaman rumah sudah ramai. Dua orang perangkat desa berdiri di dekat pagar. Wajah mereka resmi, sikap mereka dingin.

“Kami hanya mengingatkan,” kata salah satunya, tanpa basa-basi. “Keluarga ini sebaiknya menjaga sikap, jangan bikin kegaduhan lagi.”

Ayah Lastri keluar, punggungnya sedikit membungkuk tapi suaranya tetap tegas. “Anak saya sudah diceraikan, apalagi yang harus kami jaga?”

Perangkat desa itu tersenyum tipis. “Nama baik desa.”

Lastri melangkah maju. “Nama baik yang mana? Yang dibangun dari kebohongan atau yang dirusak oleh kejujuran?”

Tak ada jawaban, tapi mereka pergi dengan pesan yang tidak tertulis "diamlah, atau kami akan membuat hidupmu lebih sulit!"

Siang itu, gosip berubah menjadi tindakan.

Ibu Lastri yang biasanya diminta membantu menyiapkan konsumsi pengajian, kini tidak lagi dipanggil. Ayahnya yang sering diminta pendapat soal sawah desa, kini dilangkahi. Seolah-olah keberanian Lastri adalah penyakit yang bisa menular ke darah orang tuanya.

“Sudahlah, Nak,” kata ibunya pelan saat sore turun. “Biarkan saja.”

Lastri menggenggam tangan ibunya. “Justru karena Lastri anak Ibu, jadi Lastri nggak bisa diam saja.”

Malamnya, Malvin duduk di penginapan kecil dekat balai desa. Lampu redup, kipasnya berdecit. Di tangannya ponsel terbuka, menampilkan potongan komentar, video yang sudah beredar luas di desa itu—Desa Dermaga.

Ia membaca pelan. Bukan videonya yang membuat dadanya terasa berat, melainkan cara orang-orang menulis tentang Lastri. Tentang perempuan yang mereka kenal sejak kecil, kini diperas menjadi satu kata... janda.

Malvin menutup ponsel, ia teringat tatapan Lastri di sawah. Begitu tenang, tidak meminta dikasihani.

Keesokan harinya Malvin sengaja duduk di warung kopi Mak Rinah, lalu memesan secangkir kopi hitam.

“Orang baru ya?” tanya Mak Rinah, sambil menuang air panas.

“Iya,” jawab Malvin. “Katanya desa ini warganya rukun-rukun, ya.”

Mak Rinah terkekeh. “Rukun itu kalau sependapat.”

Malvin mengangkat alis. “Kalau beda?”

“Ya siap-siap disingkirkan,” jawab Mak Rinah ringan, seolah sedang membicarakan cuaca.

Disingkirkan, seperti Lastri kah? Pikir Malvin.

Sore hari, Malvin melihat Lastri kembali ke sawah. Ia berjalan agak jauh di belakang, tidak ingin mengganggu wanita janda itu.

Lastri berhenti di pematang, perempuan berusia 25 tahun itu menatap padi yang mulai menguning. Di wajahnya, ada lelah yang tidak diberi tempat untuk jatuh.

“Perempuan menarik,” gumam Malvin tanpa suara.

Sementara di balai desa, Surya duduk dengan para tokoh masyarakat. Wajahnya serius, nada bicaranya sangat santun.

“Kita harus menjaga ketertiban, jangan sampai ada yang merusak kepercayaan. Termasuk... jangan mudah percaya fitnah keji yang dilontarkan oleh seorang perempuan!“

Nama Lastri tidak disebut, tapi semua orang tahu siapa yang dimaksud. Dari pihak Surya, bantuan pun dibagikan. Ada paket sembako yang ditata rapi, disertai amplop tipis yang berpindah tangan dengan senyap. Tidak ada kata yang diucapkan, namun maksudnya terang benderang. Simpati dibeli, keberpihakan diarahkan, agar tekanan pada Lastri tak pernah benar-benar surut.

Terpopuler

Comments

Carlina Carlina

Carlina Carlina

aneh nasyarakat nya🤔dah tau kades nya bejad dan nyata ada vidio msh aja d anggap bner🤦🤦😏😏😡😡😡

2026-08-17

0

Tiara Bella

Tiara Bella

namanya jg dikampung ya gitu....

2026-01-30

1

guntur 1609

guntur 1609

dasar warga sedeng. kadesnya berzina kok malah di dukung

2026-04-18

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter¹ — Talak.
2 Chapter² — Lidah Desa.
3 Chapter³ — Pengucilan.
4 Chapter⁴ — Kemunafikan yang Dibungkus Agama.
5 Chapter⁵ — Kesabaran Dianggap Kelemahan.
6 Chapter⁶ — Sanksi sosial.
7 Chapter⁷ — Seorang Istri yang Tidak Dihargai.
8 Chapter⁸ — Tak Ada Panggung Kekuasaan.
9 Chapter⁹ — Skenario Surya Gagal Total.
10 Chapter¹⁰ — Mandul.
11 Chapter¹¹ — Perempuan Hamil.
12 Chapter¹² — Cinta Perlahan Menemukan Ritmenya.
13 Chapter¹³ — Singkirkan Saja Dia!
14 Chapter ¹⁴ — Calon Ibu Tiri.
15 Chapter¹⁵ — Perempuan Itu Membawa Sial.
16 Chapter¹⁶ — Surya Resmi Menjadi Tersangka.
17 Chapter¹⁷ — Resmi Menjadi Janda, Secara Agama dan Negara.
18 Chapter¹⁸ — Menyamar Jadi Mahasiswa Magang.
19 Chapter¹⁹ — Ketulusan Lastri.
20 Chapter²⁰ — Lebih Berharga Daripada Seluruh Isi Dunia.
21 Chapter²¹ — Sesuatu Yang Berbahaya Sedang Mendekat.
22 Chapter²² — Rintihan Tengah Malam.
23 Chapter²³ — Saksi dan Bukti Hidup.
24 Chapter²⁴ — Dia Akan Resmi Jadi Istriku.
25 Chapter²⁵ — Wanita Hebat.
26 Chapter²⁶ — Kritis.
27 Chapter²⁷ — Penggelapan.
28 Chapter²⁸ — Caritahu, Siapa Malvin!
29 Chapter²⁹ — Rahasia Surya dan Hadi.
30 Chapter³⁰ — Jebakan.
31 Chapter³¹ — Akhirnya Jatuh Juga.
32 Chapter³² — Restu.
33 Chapter³³ — Tak Kenal Maka Tak Sayang.
34 Chapter³⁴ — Kamu Bukan Tipe Malvin.
35 Chapter³⁵ — Status yang Sama.
36 Chapter³⁶ — Belum Merestui, Tapi Tidak Melarang.
37 Chapter³⁷ — Ibu Bagi Alexa.
38 Chapter³⁸ — Tak Lagi Bisa Berkelit.
39 Chapter³⁹ — Sidang dan Lamaran.
40 Chapter⁴⁰ — Aku Akan Menikah Dengan Lastri.
41 Chapter⁴¹ — Apa Allah Bisa lihat Mama Lexa yang Bobo di Surga?
42 Chapter⁴² — Bunda.
43 Chapter⁴³ — Iring-iringan Lamaran.
44 Chapter⁴⁴ — SAH!
45 Chapter — 45.
46 Chapter⁴⁶ — Pengkhianatan.
47 Chapter⁴⁷ — Terpergok.
48 Chapter⁴⁸ — Lastri Menghilang.
49 Chapter — 49.
50 Chapter — 50.
51 Chapter — 51.
52 Chapter — 52.
53 Chapter — 53.
54 Chapter — 54.
55 Chapter — 55.
56 Chapter — 56.
57 Chapter — 57.
58 Chapter — 58.
59 Chapter — 59.
60 Chapter — 60.
61 Chapter — 61.
62 Chapter — 62.
63 Chapter — 63.
64 Chapter — 64.
65 Chapter — 65.
66 Chapter — 66.
67 Chapter — 67.
68 Chapter — 68.
69 Chapter — 69.
70 Chapter — 70.
71 Chapter — 71.
72 Chapter — 72.
73 Chapter — 73.
74 Chapter — 74.
75 Chapter — 75.
76 Chapter — 76.
77 Chapter — 77.
78 Chapter — 78.
79 Chapter — 79.
80 Chapter — 80.
81 Promo Karya-Karya Terbaru.
Episodes

Updated 81 Episodes

1
Chapter¹ — Talak.
2
Chapter² — Lidah Desa.
3
Chapter³ — Pengucilan.
4
Chapter⁴ — Kemunafikan yang Dibungkus Agama.
5
Chapter⁵ — Kesabaran Dianggap Kelemahan.
6
Chapter⁶ — Sanksi sosial.
7
Chapter⁷ — Seorang Istri yang Tidak Dihargai.
8
Chapter⁸ — Tak Ada Panggung Kekuasaan.
9
Chapter⁹ — Skenario Surya Gagal Total.
10
Chapter¹⁰ — Mandul.
11
Chapter¹¹ — Perempuan Hamil.
12
Chapter¹² — Cinta Perlahan Menemukan Ritmenya.
13
Chapter¹³ — Singkirkan Saja Dia!
14
Chapter ¹⁴ — Calon Ibu Tiri.
15
Chapter¹⁵ — Perempuan Itu Membawa Sial.
16
Chapter¹⁶ — Surya Resmi Menjadi Tersangka.
17
Chapter¹⁷ — Resmi Menjadi Janda, Secara Agama dan Negara.
18
Chapter¹⁸ — Menyamar Jadi Mahasiswa Magang.
19
Chapter¹⁹ — Ketulusan Lastri.
20
Chapter²⁰ — Lebih Berharga Daripada Seluruh Isi Dunia.
21
Chapter²¹ — Sesuatu Yang Berbahaya Sedang Mendekat.
22
Chapter²² — Rintihan Tengah Malam.
23
Chapter²³ — Saksi dan Bukti Hidup.
24
Chapter²⁴ — Dia Akan Resmi Jadi Istriku.
25
Chapter²⁵ — Wanita Hebat.
26
Chapter²⁶ — Kritis.
27
Chapter²⁷ — Penggelapan.
28
Chapter²⁸ — Caritahu, Siapa Malvin!
29
Chapter²⁹ — Rahasia Surya dan Hadi.
30
Chapter³⁰ — Jebakan.
31
Chapter³¹ — Akhirnya Jatuh Juga.
32
Chapter³² — Restu.
33
Chapter³³ — Tak Kenal Maka Tak Sayang.
34
Chapter³⁴ — Kamu Bukan Tipe Malvin.
35
Chapter³⁵ — Status yang Sama.
36
Chapter³⁶ — Belum Merestui, Tapi Tidak Melarang.
37
Chapter³⁷ — Ibu Bagi Alexa.
38
Chapter³⁸ — Tak Lagi Bisa Berkelit.
39
Chapter³⁹ — Sidang dan Lamaran.
40
Chapter⁴⁰ — Aku Akan Menikah Dengan Lastri.
41
Chapter⁴¹ — Apa Allah Bisa lihat Mama Lexa yang Bobo di Surga?
42
Chapter⁴² — Bunda.
43
Chapter⁴³ — Iring-iringan Lamaran.
44
Chapter⁴⁴ — SAH!
45
Chapter — 45.
46
Chapter⁴⁶ — Pengkhianatan.
47
Chapter⁴⁷ — Terpergok.
48
Chapter⁴⁸ — Lastri Menghilang.
49
Chapter — 49.
50
Chapter — 50.
51
Chapter — 51.
52
Chapter — 52.
53
Chapter — 53.
54
Chapter — 54.
55
Chapter — 55.
56
Chapter — 56.
57
Chapter — 57.
58
Chapter — 58.
59
Chapter — 59.
60
Chapter — 60.
61
Chapter — 61.
62
Chapter — 62.
63
Chapter — 63.
64
Chapter — 64.
65
Chapter — 65.
66
Chapter — 66.
67
Chapter — 67.
68
Chapter — 68.
69
Chapter — 69.
70
Chapter — 70.
71
Chapter — 71.
72
Chapter — 72.
73
Chapter — 73.
74
Chapter — 74.
75
Chapter — 75.
76
Chapter — 76.
77
Chapter — 77.
78
Chapter — 78.
79
Chapter — 79.
80
Chapter — 80.
81
Promo Karya-Karya Terbaru.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!