Pagi itu, atmosfer di koridor sekolah terasa jauh lebih elektrik dari biasanya. Udara dipenuhi aroma manis kakao yang samar dan debar jantung para remaja yang penuh harap. Saat **Sasha**, **Aria**, **Yudas**, **Lily**, **Indah**, dan **Raka** melangkah masuk melewati gerbang,
mereka disambut pemandangan yang ganjil. Area loker sudah penuh sesak oleh siswa laki-laki yang datang jauh lebih awal dari jam masuk biasanya.
Suasana riuh rendah oleh bunyi pintu loker yang dibuka serentak.
Ada sorakan kemenangan dari mereka yang menemukan bungkusan berpita, namun tak sedikit pula yang wajahnya layu karena hanya menemukan debu.
Mereka yang kecewa di loker segera berlari menuju kelas, berharap ada keajaiban yang tertinggal di laci kursi mereka.
Sasha hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat pemandangan haus perhatian itu. "Benar-benar tidak masuk akal," gumamnya sinis. "Seberapa spesial sebenarnya hari ini sampai mereka kehilangan akal sehat?"
Langkah Sasha terhenti saat ia melirik ke samping.
Di sana, **Raka** sedang mengunyah sebatang cokelat batangan dengan tenang sambil tetap membaca bukunya. Di sebelahnya, **Indah** merona merah dengan senyum malu-malu.
"Wah, Raka! Kau sudah curi *start* ya?" goda Yudas sambil menyenggol bahu Raka.
"Indah yang memberikannya tadi di depan gerbang," jawab Raka datar, meski ada kilat kebanggaan di matanya. "Efisiensi pemberian langsung lebih baik daripada risiko hilang di loker."
---
Sasha menghela napas, merasa muak dengan romansa di sekelilingnya.
Ia melangkah menuju lokernya sendiri, berniat meletakkan beberapa buku referensi yang berat. "Minggir, biar aku taruh buku ini," ucapnya pada beberapa siswa yang menghalangi jalan.
Sasha memasukkan kunci, memutarnya, dan menarik pintu lokernya secara perlahan.
*BRUKKK! SLUURRRUTTT!*
Seketika, tumpukan kotak cokelat berbagai ukuran, warna, dan bentuk pita tumpah ruah dari dalam loker Sasha.
Karena volumenya yang terlalu padat di dalam, kotak-kotak itu berjatuhan ke lantai seperti longsoran salj…
A Story'Of Us
episode 103
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 203 Episodes
Comments