Bab 29

Seratus hari yang awalnya terasa seperti petualangan aneh, perlahan berubah menjadi beban bagi Sandrina. Rindu itu datang diam-diam.

Awalnya hanya saat malam tiba. Ia memandangi bulan dan membayangkan langit yang sama sedang menggantung di atas rumah orang tuanya di Indonesia. Lalu ia mulai merindukan suara azan dari masjid kampungnya, aroma nasi hangat dari dapur ibunya, tawa teman-temannya yang cerewet.

Sampai akhirnya, tubuhnya menyerah.

Pagi itu, Rosa yang biasa mengantar sarapan mendapati pintu kamar Sandrina tidak dibuka seperti biasanya.

“Nonna?” panggil Rosa lembut dari luar.

Tidak ada jawaban. Jantung wanita tua itu langsung berdebar. Ia buru-buru memanggil Alecio.

Alecio datang dengan langkah cepat, wajahnya langsung berubah saat melihat Sandrina terbaring pucat di atas ranjang. Biasanya gadis itu bangun paling awal, mengomel tentang cuaca atau memprotes menu sarapan.

Kini ia hanya memejamkan mata, napasnya lebih berat dari biasanya.

“Apa yang terjadi?” tanya Alecio dengan nada rendah, tapi jelas menahan panik.

“Sepertinya demam,” jawab Rosa pelan.

Alecio langsung berbalik. “Panggil Francisco. Sekarang!”

Beberapa menit kemudian, Francisco dan Patrick masuk ke kamar itu untuk pertama kalinya.

Selama ini mereka hanya melihat Sandrina dengan tertutup cadar, atau wajahnya terhalang kain.

Hari ini, saat demam membuatnya terlalu lemah untuk menutup wajahnya sepenuhnya, kain tipis yang biasa ia kenakan terlipat di sisi bantal.

Francisco berhenti sepersekian detik. Patrick bahkan lupa bernapas.

Wajah Sandrina yang pucat tetap terlihat cantik dengan cara yang alami dan bersih. Garis wajahnya lembut, kulitnya halus, dan bibirnya yang berwarna alami tampak sedikit kering karena demam.

Kini mereka mengerti. Bukan hanya karena sifatnya yang unik, cerewet, dan berani. Wajah gadis itu memang sulit untuk diabaikan.

Patrick berdeham pelan, mencoba terlihat profesional. Takut kena marah bosnya.

“Demamnya cukup tinggi.” Francisco memeriksa suhu tubuh Sandrina dengan termomet…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Sugiharti Rusli

Sugiharti Rusli

meski Sandrina awalnya adalah gadis biasa yang tersesat di sarang mafia, dan Alecio yang sudah lama ga pernah kenal kata cinta sama perempuan manapun bisa saling tertarik sekarang,,,

2026-02-19

1

V3

V3

naaaaah kaaan .... mulai tumbuh deh benih-benih cinta di antara mereka 🤗🤗
cicit cuit .. cicit cuit ... suara burung sdg berkicau Krn bahagia 🤗🤗

2026-02-24

1

Sugiharti Rusli

Sugiharti Rusli

terkadang pertengkaran bukan jadi sesuatu yang meresahkan, tapi sesuatu yang bahkan dirindukab di kala salah satu jauh atau sakit,,,

2026-02-19

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!