Para reader sekalian.....
Semoga semuanya sehat selalu ya.
Saya ucapkan terima kasih untuk yang masih tetap setia mengikuti alur cerita "Istri Seorang Prajurit".
Tetap semangat membaca ya, semoga author bisa cepat menyelesaikan ceritanya.
Jangan lupa dukung terus author ya, komentar, like dan vote para pembaca sekalian sangat berarti.
Terima kasih 🙏🙏😘😘😘
.
.
.
Lanjut lagi ya ceritanya.
.
Suster Dwi hanya bisa terdiam, mendengar Pratu Imron menceritakan kronologis kejadian penyerangan yang menyebabkan hilangnya Bagas. Sambil sesekali ia mengusap wajahnya yang telah dibasahi air mata. Entah apa yang akan terjadi dengan Anna, jika Bagas tak kunjung ditemukan. Mendengar berita ini saja Anna telah jatuh pingsan dan belum sadarkan diri. Bagaimana jika Danki Bagas betul-betul telah tiada, apa yang akan terjadi pada Anna. Fikiran Suster Dwi terus melanglang buana ke arah yang negatif. Ia terlihat sangat gelisah, sementara Asya masih saja terus menangis.
" Hiks...Hiks....Bu... ibu.... bangun ". Suara tangis Arsya memenuhi ruangan, sedari tadi ia menangis meminta ibunya untuk bangun. Suster Dwi dan Pratu Imron sudah berusaha mendiamkannya tapi ia tetap tidak mau diam.
" Sudah sayang, jangan nangis lagi ya, ibu lagi bobo dulu, ayo ikut om beli es cream yuk ". Bujuk Pratu Imron, namun tidak dihiraukan oleh Arsya.
" Ibu... bangun... ibu.... ". Arsya terus menangis sambil menarik-narik tangan ibunya.
Merasakan tangannya ditarik, Anna perlahan membuka mata. Ia melihat sekarang ia sedang berada di KSA (Kamar Sakit Anggota). Masih belum berbicara apa-apa. Ia berusaha tidak mengingat kejadian sebelumnya dan menganggap yang telah didengarnya hanyalah mimpi buruk.
" Sayang... Kakak kenapa nangis ?? Ayo sini sayang ". Anna menarik Arsya ke dalam pelukannya.
" Ijin, Dokter sudah bangun ? ". Suster Dwi duduk di ranjang Anna sambil menggenggam tangan ibu dankinya.
Pratu Imron ikut duduk di kursi sebelah ranjang tempat Anna berbaring. Ia menatap ke arah Anna dengan tatapan sendu yang sulit…
ISTRI SEORANG PRAJURIT
DINYATAKAN MENINGGAL
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 49 Episodes
Comments
Wulan Nur Aswa
semoga Bagas nya blm gugur 😭
2023-02-10
0
Afifa Fauzia Firmansyah
ini MH bener2 nangissssssss 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
2021-07-05
0
Ciripah Mei
jadi inget kisah Mega dan bang Joni tentara penakluk hati
2021-06-24
0