second chapter

Wajah Annchi memerah saat mengetahui bila tangan nya sudah memegang benda keramat sang suami, dia benar-benar malu. tanpa berbicara lagi Annchi pun pergi ke dapur dan berniat ingin membuat kan makanan setelah itu dia akan kehutan di belakang kediaman Bao-yo, ya memang Benar Bao-yo sudah memisahkan diri saat menikah, dia tinggal dekat hutan yang biasa dia berburu. desa itu hanya di isi lima puluh kepala keluarga saja

"Ini sarapan kalian, aku akan pergi kehutan untuk mencari sayur liar" ucap Annchi. sambil meletakkan semua makanan yang dia masak, hanya ada bubur encer dan telur rebus. karena Annchi belum belanja kebutuhan dapur, lebih. tepat nya Annchi dulu tak pernah belanja. uang pemberian sang kakak pun sering di simpan dan membeli lahan di dekat bukit, karena rencana nya untuk bertani

"Kau akan kehutan sendirian?" tanya Bao-yo

"Ya aku sendirian... kamu diam dirumah temani anak-anak, takut mereka kenapa-napa" ucap Annchi sambil memasukkan parang dan pisau kecil ke dalam keranjang. Bao-yo menatap Annchi dari belakang, dia merasa Annchi tak seperti biasanya

"Kau tidak berteriak?" tanya Bao-yo. Annchi mengerutkan keningnya untuk mengingat apa maksud dari pertanyaan Bao-yo

"Aku tak ingin Vita suara ku Sember, jadi akan ku coba berbicara kecil" jawab Annchi

"Itu lebih baik dan lebih bagus" jawab Bao-yo dia masih menatap Annchi dari belakang. walau pun pandangan nya buram tapi samar-samar dia melihat punggung kecil sang istri

"Hmm... aku pergi dulu, mungkin akan kembali sore hari" ucap Annchi sambil berjalan ke arah pintu

"Hati-hati cepat kembali... aku menantikan mu kembali" ucap Bao-yo dengan lirih tanpa terdengar oleh Annchi

"Ayah.. apa ibu sudah pergi?" tanya Bai

"Ya... ibumu akan kehutan, mungkin kembali sore" jawab Bao-yo sambil mengambil tongkat nya, Bai pun membantu ayahnya untuk bangkit dari kursi makan dan mereka duduk di bawah pohon sakura

"Apa ibu nda atan pelgi cepelti ibu Yeong? An'el tatut ibu Annchi pelgi juga, nanti An'el punya ibu yang jahat lagi" ucap An sambil menatap sang ayah

"Ibu Annchi tak jahat. dia hanya belum bisa menerima saja dengan pernikahan yang mendadak ini, apa lagi ayah tak bisa mencari hewan buruan dan mencari koin, kalian tahu bukan ibu Annchi dulu itu banyak disukai karena kelembutan dan juga keramahan dia, sekarang dia harus mengurus ayah yang buta ini dan kedua anak kecil ayah" ucap lembut Bao-yo dia masih memberikan pengertian kepada sang putri, pernikahan ini memang baru tiga bulan. tapi pasti akan menyiksa untuk Annchi

"Ayah benar mei mei.... walau ibu Annchi pelit dan suka marah-marah tapi dia tak pernah memukul kita" ucap Bai. Bao-yo terkekeh geli mendengar ucapan sang putra, putra nya ini ingin membela Annchi atau ingin menjatuhkan lagi nama Annchi di hati adik nya itu

"HM... bijitu, baitlah An'el Atan coba belbicala selembut salju" jawab An

"Haha... sudah sudah, kalian makan lah. ibu Annchi sudah menyiapkan sarapan di atas meja" ucap Bao-yo

"Apa ayah serius? ibu Annchi menyiapkan sarapan untuk kami? tunggu ada racun nya tidak?" tanya Bai. mata Bao-yo melotot mendengar pertanyaan konyol putranya

"Kau ini jangan sembarang bicara.. nanti ibu Annchi mu mendengar dia marah" tegur nya

"Eh.. maaf ayah aku lupa" jawab Bai sambil menggaruk kepalanya itu

...****************...

Sedangkan Annchi yang melihat beberapa tanaman obat dan sayur liar pun segera memetiknya

"Orang-orang disini apa ngga tau ini obat dan bisa buat rempah makanan? segini banyak tumbuhnya, tidak ada satu pun yang bekas mengali" gumam Annchi. dia menggali kunyit jahe merah lengkuas dan beberapa temulawak herbal alami lain nya

Saat sedang fokus Annchi tak sengaja melihat Bunga ester tingkat tinggi dan di sebelah nya ada ginseng hitam lima puluh tahun, mata nya pun melotot

"Wo wo wo.... Daebak.... ini luar binasa kawan, lihat ini bisa ku taman di tanah pemilik tubuh ini nanti, rezeki anak Bi Soleh mah ada aja jalan nya" ucap Annchi dengan hati-hati menggali tanah itu agar tak merusak akar bunga ester dan ginseng hitam nya

Saat menengok ke arah timur dia melihat pohon lengkeng dan pohon jeruk.

Annchi pun segera berlari mendekati pohon itu, tak hanya dua pohon tapi ada sekitar delapan pohon masing-masing

"Huu... andai aku memiliki ruang untuk bertanam, aku akan pindah kan mereka kembali. agar saat aku ingin tinggal memetik di ruang dimensi ku" ucap Annchi sambil memanjat pohon jeruk itu terlebih dahulu

SREK

Akkkkhhhh

Tiba-tiba duri pohon jeruk menusuk pergelangan kaki nya. Annchi mengerutkan alisnya saat melihat tato Keluarga nya terdapat di tangan kirinya

"Ta tato Keluarga ku nempel di tubuh ini? tunggu warna lebih cerah ada hijau dan putih? kenapa pemilik tubuh ini bisa memiliki tato Keluarga ku?" gumam hati Annchi sambil menatap tato itu dengan rasa penasaran

SLING

"Ahkkkkk lontong... eh salah tolong...." teriak Annchi saat cahaya terang menutupi tubuhnya

BRUK

Annchi terjatuh di lahan kosong, dia meringis dan terkejut "Sial... memang aku yakin tadi ada demit yang mau culik aku, eh demit keluar kau... maju sini, seenak nya saja kau culik wanita cantik seperti ku haaa... keluar kau demit" teriak Annchi sambil bangun dari duduk nya

"Eh... dimana ini? serius ini demit culik aku?" tanya Annchi dan melihat Kanan dan kiri lahan kosong, juga terdapat kolam kosong. ada gubuk yang berdiri kokoh tak lupa ada mata air di sebelah gubuk itu

"Ini serius aku di sekap demit? kurang ajar kau demit, keluar kau... hais beraninya kau bersembunyi" teriak Annchi

Annchi pun berkeliling di tempat itu dia tak menemukan kehidupan sedikit pun dsini, dia merasa tempat ini seperti sudah lama tak di tempati oleh orang

Gubuk satu-satunya tempat yang belum Annchi datangin dia pun pun langsung membuka pintu itu dan dia terkejut melihat tumpukan bibit di dalam gubuk itu

Annchi pun segera memeriksakan semua bibit yang berada di dalam karung tersebut, bukan hanya satu bibit saja. tapi semua bibit buah sayur padi gandum jagung semua tersimpan rapih di dalam karung itu

Dengan penuh kekuatan dari bulan Annchi pun mengangkat karung-karung itu keluar dari gubuk. setelah di luar gubuk dia pun langsung menyiramkan air di sebelah gubuk agar tanah nya basah

"Dari pada aku mati kelaparan karna demit itu mening aku tanam mereka biar perut ku ada isinya nanti" gumam Annchi. dengan semangat dia pun langsung menggali lubang dan menutup saat benih sudah dia masuk kan tak hanya sayur Annchi pun menanam padi dan jagung gandum sekitar lima jam dia berkebun langsung duduk dekat pohon yang entah dia pikir pohon apa

"Aku lapar... enak kayanya makan ayam bakar" ucap Annchi sambil bersandar di pohon itu, tak lama satu daun di pohon itu pun jatuh

CLING

Mata Annchi melotot saat melihat daun yang jatuh berubah jadi ayam bakar

"Eh... kok daun berubah jadi ayam bakar?

TBC

Terpopuler

Comments

≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ

≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ

Ku tanaaam /Curse/ bukan ku taman /Determined//Determined/

2026-02-21

1

≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ

≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ

Pasti masih kebayang lontong yg tadi gak sengaja kepegang, makanya diinget terus🤣🤣🤣

2026-02-21

1

Tiara Bella

Tiara Bella

mw dong ky annchi pengn apa² tw² dah ada didpn mata....🤭

2026-02-21

2

lihat semua
Episodes
1 First
2 second chapter
3 Third chapter
4 Fourth chapter
5 Fifth chapter
6 Chapter six
7 Seventh chapter
8 Chapter eight
9 Chapter nine
10 Chapter ten
11 Chapter eleven
12 Chapter twelve
13 Chapter thirteen
14 Chapter fifteen
15 Chapter fifteen
16 Chapter sixteen
17 Chapter seventeen
18 Chapter eighteen
19 Chapter nineteen
20 Chapter Twenty
21 Chapter twenty-one
22 Chapter twenty two
23 Chapter twenty three
24 Twenty-four
25 Two five chapters
26 CHAPTER twenty-six
27 Chapter two seven
28 Chapter twenty eight
29 Chapter twenty-nine
30 chapter thirty
31 Chapter thirty-one
32 Chapter thirty-two
33 Chapter thirty three
34 Chapter thirty-four
35 Chapter thirty five
36 Chapter Thirty-six
37 Chapter thirty-seven
38 Chapter thirty-eight
39 chapter thirty-nine
40 Chapter Forty
41 Chapter forty one
42 Chapter forty two
43 Chapter forty-three
44 Chapter forty four
45 chapter forty five
46 Chapter forty-six
47 Chapter forty-seven
48 chapter forty eight
49 Chapter forty-nine
50 chapter fifty
51 chapter fifty-one
52 Chapter fifty two
53 chapter fifty-three
54 chapter fifty four
55 Chapter fifty five
56 Chapter fifty-six
57 Chapter fifty seven
58 chapter fifty eight
59 chapter fifty-nine
60 Chapter sixty
61 chapter sixty one
62 chapter sixty two
63 chapter sixty three
64 chapter sixty four
65 chapter sixty five
66 Chapter sixty-six
67 End bonus
Episodes

Updated 67 Episodes

1
First
2
second chapter
3
Third chapter
4
Fourth chapter
5
Fifth chapter
6
Chapter six
7
Seventh chapter
8
Chapter eight
9
Chapter nine
10
Chapter ten
11
Chapter eleven
12
Chapter twelve
13
Chapter thirteen
14
Chapter fifteen
15
Chapter fifteen
16
Chapter sixteen
17
Chapter seventeen
18
Chapter eighteen
19
Chapter nineteen
20
Chapter Twenty
21
Chapter twenty-one
22
Chapter twenty two
23
Chapter twenty three
24
Twenty-four
25
Two five chapters
26
CHAPTER twenty-six
27
Chapter two seven
28
Chapter twenty eight
29
Chapter twenty-nine
30
chapter thirty
31
Chapter thirty-one
32
Chapter thirty-two
33
Chapter thirty three
34
Chapter thirty-four
35
Chapter thirty five
36
Chapter Thirty-six
37
Chapter thirty-seven
38
Chapter thirty-eight
39
chapter thirty-nine
40
Chapter Forty
41
Chapter forty one
42
Chapter forty two
43
Chapter forty-three
44
Chapter forty four
45
chapter forty five
46
Chapter forty-six
47
Chapter forty-seven
48
chapter forty eight
49
Chapter forty-nine
50
chapter fifty
51
chapter fifty-one
52
Chapter fifty two
53
chapter fifty-three
54
chapter fifty four
55
Chapter fifty five
56
Chapter fifty-six
57
Chapter fifty seven
58
chapter fifty eight
59
chapter fifty-nine
60
Chapter sixty
61
chapter sixty one
62
chapter sixty two
63
chapter sixty three
64
chapter sixty four
65
chapter sixty five
66
Chapter sixty-six
67
End bonus

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!