Botol botol anggur itu segera dikeluarkan dari kotaknya agar semua orang bisa melihatnya.
“Heh, tadi aku kira kualitasnya lumayan. Ternyata cuma craft brew. Paling juga harganya gak sampai 30 juta,” kata Rorry dengan wajah penuh penghinaan. “Mana mungkin bisa dibandingin sama Grand Cru?”
“Craft brew sudah lama gak ada nilainya di pasar. Bahkan pelayan di rumah kami saja gak kami kasih minum ini!” seru seseorang.
Sebenarnya craft brew tidak buruk dari segi kualitas, tetapi jelas tidak bisa dibandingkan dengan Grand Cru.
“Dasar pelit!” cemooh Sarrah.
“Kenapa craft brew dibilang murahan? Di negara kita justru lagi naik daun. Atau selera kamu soal anggur cuma sebatas yang dibuat di luar negeri?” jawab Hans santai.
“Gimana gak murah kalau harganya cuma beberapa juta? Anggur Othan saja lebih dari 1 miliar” kata Rorry sambil memutar mata.
“Anggur gak harus mahal buat jadi bagus. Lagi pula, kamu juga gak tahu pasti berapa harga anggur aku.”
“Masih saja mau nyari pembenaran?” ejek Rorry.
Sarrah mengerutkan kening. “Hmph! Keras kepala sekali dia.”
“aku gak mau buang waktu lagi buat jelasin ke orang yang gak mau pakai logika,” kata Hans. Dia benar benar sudah malas berdebat.
“Sudah cukup. Yang penting rasanya, bukan harganya. Lagipula aku lebih suka anggur putih daripada merah,” sela Qorrim akhirnya. Dia membuka salah satu botol craft brew itu dan menuangkannya ke dalam gelas.
“Tunggu, kenapa warnanya kuning? Bukannya craft brew biasanya putih pucat?”
“Iya, kok keruh juga? Jangan jangan palsu?”
“Ya ampun, bawa anggur palsu ke makan malam? Orang macam apa yang melakukan itu?”
Orang orang mulai berbisik begitu melihat cairan kuning di gelas lelaki tua itu.
“Sekarang kamu keterlaluan! Berani beraninya kamu ngehina kami semua dengan hadiah palsu seperti ini!” teriak Sarrah sambil menghantam meja.
“Bagaimana kalau setelah minum ini kita kenapa kenapa?!”
“aku gak nyangka dia sejahat ini! Apa dia mau meracuni kita semua?”
Dalam sekejap, suasana meja makan langsung ricuh.
Anggur murah…
Mantan Suamiku Ternyata Sang Pewaris
Craft Brew
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 70 Episodes
Comments