Pagi menyingsing, sinarnya menembus celah jendela dan menyinari ruang batu yang kini telah kembali tenang. Jiang Chen membuka matanya. Tidak ada lagi kelelahan di wajahnya, hanya energi yang melimpah dan aura yang tajam. Ia berdiri, meregangkan tubuhnya, dan mendengar suara ledakan kecil seperti petasan dari persendiannya.
"Tingkat empat Alam Pengumpul Qi," bisiknya sambil mengepalkan tangan. "Kekuatan ini... setidaknya dua puluh kali lipat dari sebelumnya."
Namun, ia tahu bahwa level kultivasi hanyalah satu bagian dari kekuatan seorang seniman bela diri. Tanpa teknik yang sesuai, kekuatan itu seperti air bah tanpa saluran—liar dan tidak efisien. Tubuh ini tidak pernah berlatih seni bela diri apa pun.
"Aku tidak bisa menggunakan 'Tangan Pemusnah Surga' atau 'Pedang Pemotong Galaksi' dengan tubuh fana ini," pikirnya. Teknik-teknik ilahi itu akan langsung menghancurkan meridiannya. "Aku butuh sesuatu yang sederhana, fundamental, tetapi sempurna."
Ia berjalan ke halaman yang luas. Di bawah tatapan bingung Qing'er, ia mulai bergerak. Gerakannya sangat lambat, hanya sebuah pukulan lurus yang sederhana. Ia mengulanginya lagi dan lagi. Pukulan, tarikan napas, pukulan.
Bagi orang awam, itu tampak seperti latihan orang tua di pagi hari. Tetapi jika seorang master sejati ada di sini, mereka akan terkejut hingga pingsan. Setiap pukulan Jiang Chen selaras sempurna dengan napasnya, setiap otot di tubuhnya bergerak dalam harmoni yang absolut. Tidak ada satu ons pun energi yang terbuang. Itu adalah perwujudan dari efisiensi yang paling murni. Ini adalah "Pukulan Fondasi Agung", sebuah teknik dasar yang ia ajarkan kepada prajurit dewa tingkat terendah, disempurnakan melalui jutaan pertempuran.
BAM!
Tiba-tiba, suara tendangan keras menggelegar dari gerbang depan, diikuti oleh tawa arogan.
"Jiang Chen, kau sampah! Keluar kau! Aku dengar kau pindah ke rumah hantu ini. Apa kau berencana menjadi raja hantu?"
Wajah Qing'er langsung pucat. Ia mengenali suara itu. Itu adalah Zhang Lie, tua…
Kaisar Alkemis Abadi.
Bab 7: Tamu Pertama dan Tangan Pertama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 396 Episodes
Comments
Nanik S
Buang saja perempuan Licik yang Angkuh
2026-03-13
2
🇮🇩😎GORAN 😎🇮🇩
Masih kekanakan. Kurang cool😅
2026-04-13
0
Ilham Yono
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Tongue/
2026-08-27
0