Pilihan Jiang Chen tidak mengejutkan siapa pun, tetapi penampilannya yang lemah mengirimkan gelombang bisikan ke seluruh penonton.
"Apa yang terjadi padanya? Dia terlihat sakit."
"Mungkin dia terlalu memaksakan diri di Hutan Binatang Kabut?"
"Lihat cara dia berdiri! Auranya sangat tidak stabil. Ini bukan pertanda baik."
Di area keluarga Zhang, senyum kemenangan di wajah Patriark Zhang Long semakin lebar. "Bodoh. Dia benar-benar jatuh ke dalam perangkap. Dia seharusnya mundur dan berpura-pura sakit, tetapi kesombongannya membuatnya naik ke panggung. Hari ini, reputasinya akan hancur berkeping-keping!"
Zhang Hao melompat ke atas panggung dengan seringai di wajahnya. Ia berdiri tegak, memancarkan aura kuat seorang jenius tingkat lima, kontras sekali dengan Jiang Chen yang tampak goyah.
"Jiang Chen!" seru Zhang Hao dengan suara keras agar semua orang bisa mendengar. "Juara tahap pertama kita! Aku merasa sangat terhormat telah kau pilih. Tapi melihat kondisimu... apa kau yakin bisa berdiri tegak selama lebih dari sepuluh detik?"
Tawa mengejek terdengar dari kelompok keluarga Zhang.
Jiang Chen hanya tersenyum tipis, senyum yang tampak lemah di mata orang lain. "Kau akan tahu sebentar lagi."
"Mulai!" teriak wasit dari pinggir panggung.
Zhang Hao tidak membuang waktu. Ia ingin mempermalukan Jiang Chen dengan cepat. Dengan raungan, ia melesat maju, menggunakan teknik andalan keluarga Zhang, 'Pukulan Cakar Harimau'. *Qi*-nya membentuk ilusi cakar harimau yang tajam, menebas ke arah dada Jiang Chen.
Serangan itu cepat dan ganas. Di mata penonton, Jiang Chen tampak panik. Ia mencoba menghindar, tetapi gerakannya lamban dan canggung. Ia berhasil menghindari serangan utama, tetapi ujung cakar Qi itu masih menyerempet lengannya, merobek lengan bajunya.
Jiang Chen terhuyung mundur beberapa langkah, wajahnya semakin pucat.
"Hahahaha! Hanya itu kemampuan sang juara?" ejek Zhang Hao, semakin bersemangat. "Kau bahkan tidak bisa menghindari serangan pertamaku! Di mana Griffon-mu sekaran…
Kaisar Alkemis Abadi.
Bab 26: Panggung Penghinaan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 396 Episodes
Comments
Ir - one - Immortal God War
Bahaya... sang mata elang mau tagih hutang pinjol... bunga pasti berlipat ganda 😀😀😀😀🫵🫵🫵🫵
2026-07-02
1
Nanik S
Hutang ada bunganya kayak rentenir saja
2026-03-13
1
Tamima II
lunasi utangnya Kimbalikan semua dengan ganda bunga nya🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2026-04-08
0