Wajah semua orang yang baru saja merasakan kelegaan langsung menegang kembali. Suara Zagan yang marah seolah sudah menggema di belakang mereka.
"Kita tidak bisa berlama-lama," kata Jiang Chen, dengan cepat melepaskan tali dan menyimpannya. "Terus bergerak. Dia akan tertahan sebentar di celah itu, tetapi seorang ahli Inti Emas punya banyak cara untuk menyeberang."
Mereka kembali melanjutkan perjalanan mereka, kali ini dengan rasa urgensi yang baru dan lebih tajam. Mereka tidak lagi hanya melarikan diri dari ancaman yang tidak terlihat; mereka sekarang tahu bahwa serigala itu tepat di belakang mereka.
Rawa Tulang Punggung Ular terus berlanjut, berkelok-kelok tanpa henti. Setiap beberapa ratus meter, mereka akan melirik ke belakang, setengah berharap dan setengah takut melihat sosok berjubah muncul dari kabut.
Setelah sekitar setengah jam berjalan cepat, Kuang Tian yang kelelahan angkat bicara, suaranya terengah-engah. "Bos, kita tidak bisa terus seperti ini. Kita akan kehabisan tenaga sebelum kita keluar dari rawa ini. Dia seorang ahli Inti Emas; staminanya jauh melampaui kita."
"Dia benar," tambah Feng Ming. "Secara logis, pelarian ini akan gagal. Kita perlu strategi lain selain hanya berlari."
Jiang Chen berhenti, membiarkan yang lain melewatinya sejenak. Dia menatap kembali ke jalan setapak yang diselimuti kabut di belakang mereka. Dia tahu mereka benar. Permainan kucing dan tikus ini tidak akan bertahan lama. Mereka perlu mengubah aturan mainnya.
"Kau benar," kata Jiang Chen pelan. "Kita tidak akan berlari lebih cepat darinya. Jadi, kita harus membuatnya lebih lambat. Atau lebih baik lagi, membuatnya berhenti."
"Berhenti?" cibir Kuang Tian. "Bagaimana caranya? Menjatuhkan lebih banyak batu? Aku ragu itu akan berhasil padanya."
"Bukan dengan kekuatan fisik," kata Jiang Chen, matanya berkilat dengan cahaya yang licik. "Kita akan melawannya dengan pikirannya."
Dia menoleh ke kelompok itu. "Mulai sekarang, kita akan membuat suara."
Yang lain menatapnya dengan bingung.…
Kaisar Alkemis Abadi.
Bab 110: Gema di Kabut dan Psikologi Terbalik
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 396 Episodes
Comments
Aman Wijaya
jooooz pooolll Thor lanjut terus
2026-03-17
1
Arie Chaniago70
good good mantap semangat up Thor
2026-05-04
0
Darwito
uddiux
2026-06-14
0