Insiden di kedai teh menyebar seperti api di Gerbang Pasir. Nama "Serigala Berlima" mulai beredar di antara para pemburu bayaran dan pedagang pasar gelap. Mereka tidak tahu siapa nama asli Jiang Chen dan timnya, tetapi mereka tahu satu hal: kelompok pendiam itu sangat efisien dan mematikan. Tidak ada lagi yang berani mengganggu mereka.
Efeknya persis seperti yang diinginkan Jiang Chen. Malam itu, ketika dia mendekati seorang informan terkenal di sudut pasar yang gelap—seorang pria tua kurus dengan mata seperti tikus yang dikenal sebagai "Telinga Seribu"—sikap pria itu sangat berbeda. Tidak ada lagi tawar-menawar yang sombong atau harga yang dinaikkan.
"Apa yang ingin diketahui oleh Tuan Serigala?" tanya Telinga Seribu dengan nada hormat yang dipaksakan.
"Aku butuh informasi tentang semua pendatang baru yang kuat yang telah melewati kota ini dalam sebulan terakhir," kata Jiang Chen, suaranya pelan dan langsung ke intinya. "Terutama mereka yang sendirian, ahli Inti Emas, dan tampak seperti melarikan diri."
Telinga Seribu menelan ludah. Itu adalah permintaan yang berbahaya. Menjual informasi tentang pelanggan lain bisa berarti kematian.
Jiang Chen tidak mengancam. Dia hanya meletakkan sebuah kantong kecil di atas meja. Kantong itu tidak mengeluarkan suara denting koin, tetapi suara ketukan lembut dari benda-benda padat. Itu berisi lima Pil Pemulihan Qi tingkat menengah—harta karun di tempat terpencil seperti ini.
Mata Telinga Seribu berbinar karena keserakahan. Keserakahan mengalahkan rasa takut. Dia dengan cepat menyambar kantong itu.
"Tentu saja, Tuan," katanya, suaranya menjadi lebih ramah. "Izinkan saya memeriksa catatan saya."
Dia mengeluarkan sebuah buku kecil yang kumal dari balik jubahnya dan mulai membolak-baliknya. "Pendatang baru yang kuat... Inti Emas... sendirian... Ah, ya. Ada beberapa. Tapi satu yang paling cocok dengan deskripsi Anda."
"Lanjutkan," kata Jiang Chen.
"Sekitar tiga minggu yang lalu," bisik Telinga Seribu, "seorang pria tua yang sangat kuat…
Kaisar Alkemis Abadi.
Bab 143: Informasi Berdarah dan Jalan Menuju Lembah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 396 Episodes
Comments
Arie Chaniago70
goooooood goooooood mantul Bangettt semangat up Thor 🌹🌹🌹
2026-05-06
0
Darwito
xuxuyz
2026-06-14
0
🇮🇩😎GORAN 😎🇮🇩
🙄🤔🚶🚶🚶
2026-04-22
1