Perahu kecil itu meluncur tanpa suara di atas permukaan danau yang seperti cermin. Zhao Heng mendayung dengan gerakan yang lambat dan mantap, auranya ditekan hingga nyaris tidak ada, menyatu dengan keheningan malam. Cahaya bulan perak menyelimutinya, membuat topeng iblis kayunya tampak semakin menakutkan. Di depannya, Paviliun Bambu Tenang berdiri di atas pulau kecilnya, sebuah siluet gelap yang anggun di tengah cahaya bulan.
Dia tiba di dermaga kayu kecil dan mengikat perahunya. Setiap gerakannya disengaja dan tanpa suara. Dia melangkah ke pulau itu, kakinya tidak menimbulkan gemerisik sedikit pun di atas rerumputan yang berembun. Udara dipenuhi aroma bunga melati malam dan kesunyian yang dalam.
Paviliun itu kosong. Sebuah meja batu rendah dan beberapa bantal duduk adalah satu-satunya perabotan di dalamnya, terbuka di semua sisi, memungkinkan angin malam yang sejuk untuk berhembus. Zhao Heng tidak duduk. Dia berdiri diam di tengah paviliun, punggungnya menghadap ke danau, terlihat seperti patung iblis penjaga. Dia menunggu.
Lima belas menit berlalu dalam keheningan total. Di seberang danau, Jiang Chen mengamati dari atas atap sebuah pagoda, indra spiritualnya terfokus sepenuhnya pada pulau itu. Di dekat dermaga, Ling Xiaoxiao dan Kuang Tian bersembunyi di rerimbunan pohon willow, napas mereka tertahan.
Kemudian, sebuah perahu lain mendekat, kali ini dari arah yang berlawanan. Perahu itu juga bergerak tanpa suara, didorong oleh Qi spiritual, bukan dayung. Sesosok berjubah dan berkerudung gelap berdiri di haluan. Sosok itu melompat ke dermaga bahkan sebelum perahu berhenti sepenuhnya dan berjalan dengan langkah cepat namun terkendali menuju paviliun.
Sosok itu memasuki paviliun dan berhenti beberapa langkah dari Zhao Heng. Kerudungnya begitu rendah sehingga wajahnya sepenuhnya dalam bayang-bayang.
"Musim dingin tiba lebih awal," kata sosok itu, suaranya sengaja dibuat serak dan rendah, jelas disamarkan. Itu adalah kata sandinya.
Zhao Heng berbalik perlahan. Di balik…
Kaisar Alkemis Abadi.
Bab 151: Pertemuan di Paviliun dan Wajah Sang Hantu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 396 Episodes
Comments
Shaiya_Eet
lucu aja sih, Tetua Gao dan Penatua Agung sama2 berasal dari Sekte yang sama, knapa musti ketemu di luar dan lewat perantara untuk mengirimkan Slip Rahasia 🤭
2026-09-01
0
Arie Chaniago70
good good mantap semangat tangkap dan siksa dia🙂🙂🙂
2026-05-06
0
Darwito
uduxuxjx
2026-06-14
0