Di dalam sangkar petir, kepanikan mulai menjalari kelima anggota kultus itu. Mereka terisolasi, dipisahkan dari rekan-rekan mereka oleh dinding listrik yang berderak. Di luar, mereka bisa mendengar jeritan kematian rekan-rekan mereka yang terkena serangan sonik, yang dibantai oleh para "domba" yang seharusnya mereka habisi.
Dan di dalam sangkar bersama mereka, berdiri iblis berwujud pemuda dengan pedang ungu yang haus darah.
"Serang bersama!" teriak salah satu dari mereka, mencoba mengumpulkan keberanian.
Mereka berlima menyerbu Jiang Chen dari arah yang berbeda, pedang mereka yang dilapisi racun mengarah ke titik-titik vitalnya. Itu adalah taktik standar untuk mengalahkan lawan yang lebih kuat melalui jumlah.
Tetapi Jiang Chen bukan lawan biasa. Dia tidak mundur atau menghindar. Sebaliknya, dia melangkah maju, langsung ke tengah-tengah formasi mereka.
Sutra Hati Petir Surgawi berputar dengan kecepatan maksimum. Jubahnya berkibar saat aura ungu keemasan meledak dari tubuhnya.
"Domain Petir!"
Ini bukan teknik, melainkan aplikasi mentah dari Qi tahap akhirnya. Dia melepaskan sejumlah besar Qi Petir ke sekelilingnya, menciptakan zona bahaya berdiameter lima meter. Udara di dalam zona itu berderak dengan listrik statis, dan tanah di bawah kakinya hangus.
Saat kelima anggota kultus itu memasuki domainnya, mereka langsung merasakan efeknya. Gerakan mereka menjadi lamban, seolah-olah mereka bergerak melalui air yang kental. Qi berbasis Yin mereka ditekan dengan hebat, dan sengatan listrik kecil namun terus-menerus menyerang tubuh mereka, menyebabkan otot-otot mereka kejang dan mengganggu konsentrasi mereka.
Bagi Jiang Chen, itu adalah kebalikannya. Di dalam domainnya, dia adalah rajanya. Kecepatannya meningkat, dan kekuatan setiap serangannya diperkuat.
Pedang pertama datang dari kanannya. Jiang Chen bahkan tidak melihatnya. Dia membiarkan pedang itu menghantam aura petirnya.
CLANG!
Pedang anggota kultus itu terlempar ke belakang seolah-olah menabrak dinding baja, tanganny…
Kaisar Alkemis Abadi.
Bab 212: Sangkar Petir dan Keputusasaan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 396 Episodes
Comments
Nanik S
Targetnya pedagang... akhirnya salah sasaran
2026-03-21
1
Rikko Nur Bakti
tttt
2026-06-30
0
Aloy Winaryo
cepst
2026-06-20
1