Suasana di hutan yang hancur itu suram. Kelegaan karena selamat dengan cepat digantikan oleh kesedihan dan realitas pahit dari situasi mereka. Mereka terdampar di tengah hutan belantara, ratusan mil dari peradaban terdekat, dengan satu Elang Angin yang sekarat dan beberapa orang yang terluka.
Jiang Chen, meskipun masih merasakan sakit yang hebat dari lukanya, memaksakan diri untuk berdiri. Pil dari lelaki tua misterius itu telah melakukan keajaiban. Meskipun dia jauh dari pulih sepenuhnya, setidaknya dia bisa bergerak.
"Kita tidak bisa tinggal di sini," katanya, suaranya serak tetapi tegas, mengambil alih komando sekali lagi. "Bau darah ini akan menarik binatang iblis lain."
Pawang elang itu mengangguk setuju, meskipun matanya dipenuhi kesedihan saat dia melihat elang kesayangannya. "Anda benar, Tuan Muda Jiang. Tapi... apa yang harus kita lakukan?"
Jiang Chen berjalan tertatih-tatih ke arah Elang Angin. Binatang besar itu terbaring miring, napasnya dangkal, matanya yang besar menatap Jiang Chen dengan ekspresi memohon. Sayapnya patah di beberapa tempat, dan beberapa anak panah masih menancap di tubuhnya.
Para penumpang lain melihat binatang itu dengan kasihan. "Apakah... apakah ia bisa diselamatkan?" tanya salah satu pedagang.
Pawang elang itu menggelengkan kepalanya, air mata menggenang di matanya. "Luka-lukanya terlalu parah. Racunnya... meskipun Tuan Muda Jiang telah menetralkan sebagian, sudah menyebar terlalu jauh. Dia menderita."
Jiang Chen meletakkan tangannya di kepala elang itu. Dia bisa merasakan penderitaan binatang itu. Dia melihat ke mata pawang elang dan berkata dengan lembut, "Kau tahu apa yang harus dilakukan."
Pawang itu menggertakkan giginya, air mata akhirnya mengalir di wajahnya yang kasar. Dia menarik pedang pendeknya, tangannya gemetar. Dia telah membesarkan elang ini dari telur. Itu bukan hanya binatang tunggangan; itu adalah rekannya.
Dia tidak sanggup melakukannya.
Jiang Chen menghela napas. Dia mengambil pedang pendek dari tangan pawang it…
Kaisar Alkemis Abadi.
Bab 216: Akibat dan Kemarahan yang Tertunda
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 396 Episodes
Comments
Mbah Na Keisya
ceritanya bikin puyeng, kayanya aurhor erorr, kenapa sekarang nama sektenya berubah
2026-07-10
3
Hary
LEMAAAAAH...!!!
KAPAN KUAT NYA...???
APALAGI KRKUATAN ABSOLUT...!!!
MIMPI...!!!
2026-04-07
2
reader sejati
cerita nya berubah lagi, ganti author nih kek nya
2026-04-21
2