Setelah Alkemis Lin dan para muridnya pergi, Jiang Chen akhirnya bisa bernapas sejenak. Adrenalin yang selama ini menopangnya mulai surut, digantikan oleh gelombang kelelahan yang luar biasa dan rasa sakit yang menusuk dari lukanya. Dia hampir pingsan.
Dia menggertakkan giginya, memaksa dirinya untuk tetap berdiri. Dia tahu ini bukan waktunya untuk istirahat. Dia adalah satu-satunya pelindung Kuang Tian sekarang.
Dia mengambil air bersih dan handuk yang telah diantarkan, lalu dengan sabar membersihkan keringat dan kotoran dari wajah dan leher Kuang Tian. Melihat temannya bernapas dengan damai untuk pertama kalinya setelah sekian lama memberinya kekuatan baru.
Setelah memastikan Kuang Tian stabil, Jiang Chen duduk bersila di sudut ruangan. Dia mengeluarkan beberapa pil penyembuhan tingkat rendah dari kantong penyimpanan anggota kultus yang telah dia jarah—tidak sebanding dengan pil dari lelaki tua misterius itu, tetapi lebih baik daripada tidak sama sekali.
Dia menelan pil-pil itu dan mulai mengedarkan Sutra Hati Petir Surgawi. Dia tidak mencoba untuk menyembuhkan lukanya sepenuhnya; itu akan memakan waktu berhari-hari, jika tidak berminggu-minggu. Tujuannya adalah untuk menstabilkan *Qi*-nya yang kacau dan memulihkan sebagian kecil dari kekuatan tempurnya. Dia harus siap menghadapi apa pun yang akan datang selanjutnya.
Dia tahu bahwa tindakannya di paviliun tidak akan dibiarkan begitu saja. Alkemis Lin yang terhina pasti akan melaporkannya kepada atasannya. Pertanyaannya bukanlah apakah seseorang akan datang, tetapi siapa dan kapan.
Dia tidak perlu menunggu lama.
Sekitar satu jam kemudian, saat dia sedang dalam meditasi mendalam, pintu paviliun terbuka. Bukan Alkemis Lin yang masuk, melainkan seorang lelaki tua berambut putih dengan jubah alkemis yang lebih mewah, disulam dengan tiga kuali kecil di dadanya—tanda seorang Alkemis Tingkat 3. Di belakangnya, Alkemis Lin mengikuti seperti seorang pelayan yang ketakutan.
Lelaki tua itu adalah Penatua Liu, salah satu penat…
Kaisar Alkemis Abadi.
Bab 219: Kunjungan dari Aula Obat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 396 Episodes
Comments
Kata Tahar
ceritanya makin bodoh aja
nama sekte berubah dan kultivasi yg turun gk jelas...
seharusnya jiang chen itu sangat populer di sekte..
2026-04-23
1
teguh andriyanto
kultivasi melorot, status murid menurun, status pahlawan terlupakan🤣🤣🤣 ada2 aja kau Thor..
2026-03-26
1
idur cahyadi
kok terluka krn racun, bukannya terluka krn menggunakan teknik rahasia keluarga, makin lama makin ngawur🤣🤣🤣👎👎👎
2026-06-05
0