“Guru Feng sudah meninggal 70 tahun lalu,” kata Bai Ling pelan, saat mereka kembali ke asrama menjelang fajar. “Semua murid tahu itu. Makamnya ada di belakang air terjun di puncak Gunung Awan.”
Jiang Chen mengangguk. Ia ia sudah menduga itu, tapi kata-kata terakhir ibunya jelas—*Carilah Guru Feng*. Mungkin bukan orangnya, tapi sesuatu yang ia tinggalkan.
Keesokan paginya, mereka berpura-pura melakukan latihan lapangan dan mengambil rute ke Gunung Awan. Pendakian memakan waktu setengah hari. Air terjun itu deras, suara gemuruhnya menutupi langkah mereka.
Di balik tirai air, terdapat sebuah gua kecil yang tertutup lumut. Di dalamnya ada sebuah makam batu sederhana, tanpa nama, hanya terukir satu kalimat:
Di sini beristirahat Feng Moyuan, yang menjaga keseimbangan.
Jiang Chen meletakkan liontin teratai di atas batu nisan. Begitu giok itu menyentuh batu, permukaan makam bergetar pelan, lalu terbuka ke samping, memperlihatkan tangga turun ke bawah.
Mereka saling pandang—ini bukan makam, melainkan pintu rahasia.
Tangga itu gelap dan lembap, berakhir di sebuah ruangan batu bundar. Di tengah ruangan ada meja batu dengan sebuah kotak kristal. Di dalamnya tersimpan sebuah gulungan giok dan sebuah surat pendek.
Jiang Chen mengambil surat itu. Tulisan tangan Feng Moyuan, tegas dan tenang:
“Jika kau membaca ini, berarti kau adalah anak Ye Qingxue. Aku berjanji padanya untuk merahasiakan kebenaran sampai kau cukup kuat. Ye Qingxue tidak berkhianat. Ia menyusup ke Sekte Iblis Darah untuk mencari ‘Inti Keseimbangan’, satu-satunya benda yang bisa menetralkan ‘Inti Pemusnah’ yang mereka ciptakan. Ia berhasil mencurinya, tapi ia harus memalsukan pengkhianatannya agar sekte itu tidak mencarimu. Inti Keseimbangan ada di dalam liontin itu. Gunakan dengan bijak. Dan ingat—musuh yang sebenarnya bukan sekte, tapi orang-orang di dalam akademi yang sudah bekerja sama dengan mereka.”
Jiang Chen mengepalkan surat itu. Semua kepingan akhirnya pas: ibunya menjadi “pengkhianat” untuk melindungi di…
Kaisar Alkemis Abadi.
Guru Feng, Makam di Balik Air Terjun, dan Kebenaran yang Terkubur
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 396 Episodes
Comments
Arie Chaniago70
goooooood mantul Bangettt semangat up Thor 🙂🙂🙂
2026-05-12
0
Rikko Nur Bakti
hhiiiii
2026-07-01
0
Tamima II
😭😭😭😭😭😭😭😭😭
2026-05-13
0