Perjalanan menuju Aula Penatua terasa seperti berjalan menuju tiang gantungan. Setiap murid yang berpapasan dengannya menunduk hormat, tidak menyadari bahwa mereka sedang memberi hormat pada seseorang yang mungkin tidak akan pernah mereka lihat lagi. Jiang Chen memaksa langkahnya tetap stabil, punggungnya lurus, tidak menunjukkan sedikit pun keraguan yang menggerogoti isi perutnya.
Aula Penatua adalah sebuah bangunan yang megah dan mengintimidasi, langit-langitnya tinggi dan pilar-pilarnya dihiasi ukiran naga. Biasanya, tempat ini ramai dengan aktivitas para penatua dan asisten mereka. Tapi hari ini, aula itu kosong dan sunyi. Hanya ada satu orang yang berdiri di tengah ruangan, membelakanginya, menatap sebuah peta bintang raksasa yang tergantung di dinding.
Penatua Agung Ye Wuji.
Keheningan di aula itu begitu pekat hingga Jiang Chen bisa mendengar detak jantungnya sendiri.
“Kau datang,” kata Ye Wuji tanpa berbalik. Suaranya bergema di ruangan yang kosong. “Aku mulai berpikir kau akan mencoba lari.”
“Kenapa saya harus lari, Penatua Agung?” jawab Jiang Chen, suaranya tenang dan penuh hormat. “Dipanggil oleh Anda adalah sebuah kehormatan.”
Ye Wuji akhirnya berbalik. Wajahnya ramah seperti biasa, matanya menunjukkan kehangatan seorang kakek. Tapi di balik kehangatan itu, Jiang Chen melihat kilatan dingin predator yang telah menemukan mangsanya.
“Aku memanggilmu ke sini karena aku mengkhawatirkanmu, Nak,” kata Ye Wuji, berjalan perlahan mendekat. “Aku mendengar rumor-rumor yang mengganggu. Rumor tentang sebuah kunci, dan sebuah tempat terlarang.”
Jantung Jiang Chen berdebar kencang. Ia tahu ini adalah ujian pertamanya.
“Saya tidak mengerti maksud Anda, Penatua,” jawab Jiang Chen, memasang ekspresi bingung yang sempurna.
Ye Wuji tersenyum, senyum yang tidak mencapai matanya. “Jangan berpura-pura, Jiang Chen. Haoyue telah menceritakan semuanya. Ambisimu untuk masuk ke Paviliun Awan Puncak. Sebuah tindakan yang sangat bodoh dan berbahaya.”
Jiang Chen tetap diam, membiarkan…
Kaisar Alkemis Abadi.
Dalam Sarang Naga, Pertanyaan Beracun, dan Pertaruhan Terakhir
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 396 Episodes
Comments
Arie Chaniago70
👍👍👍🙂🙂🙂💪💪💪
2026-05-13
0
Nanik S
Ternyata Tetua Agung sendiri yang Goblok
2026-04-01
1