Berada di secret room yang berbeda. Gelar menatap satu per satu hasil karya tangannya. Wajah pria itu mendung penuh kesedihan.
Gelar mendekati satu lukisan yang membuatnya paling tersentuh. Sebuah gambar yang pada akhirnya membuat pria itu mengadopsi kucing malang di kantor tempo hari.
Ragu Gelar menyentuhnya. Sapuan lembut diberikan. Seakan tengah menyapa sosok yang dibenci namun sangat dirindukannya.
"Kenapa aku tidak bisa memukulmu dari hatiku? Padahal sudah jelas kau mengukir luka begitu dalam. Kenapa rasa khawatir menyergap jiwaku? Padahal dengan sadar aku mengusirmu. Kenapa hatiku berkata bahwa itu bukan dirimu? Padahal kau tampak nyata di depan mataku. Kenapa? Kenapa? Kenapa?"
Gelar ambruk tidak berdaya. Bertumpu pada kedua lutut di atas lantai. Gelar terpukul. Menatap kosong lantai yang tidak bisa memberikan jawaban.
"Kenapa semua yang terungkap begitu mengganjal di hatiku? Kenapa?" tanya Gelar lemah, nyaris tak terdengar.
"Kesalahan apa yang telah kulakukan hingga membuat dirimu berubah? Gaya, kau tampak seperti orang lain. Aku tidak mengenalimu," keluh Gelar menahan sesak dan sakit di dada.
Gelar beranjak, menunduk dengan wajah yang semakin murung. Saat berbalik, ingatannya mundur pada perkataan menjijikan yang dilontarkan Gaya untuk menggoda Bryan.
Gelar tertawa hampa, "Bahkan suaramu terdengar asing. Ingin kusangkal, tapi apakah itu logis?"
Langkah gundah menuntun Gelar pada peralatan yang biasa ia gunakan untuk melukis.
Sudah duduk, mengambil posisi ternyaman. Tangan Gelar bergerak seirama dengan hati. Menggores dan memadukan beberapa warna di atas canvas. Membentuk potret wanita cantik, berbikini putih dengan sweater rajut abu melingkar di setengah tubuhnya. Bahunya yang indah terekspos sempurna. Honey brown yang menghiasi mahkotanya dibiarkan tergerai rapih. Ekspresi natural yang tidak dibuat-buat menambah kadar kecantikan seorang Gaya Candana.
Sebuah pemandangan yang memanjakan mata pernah tertangkap oleh indra penglihatan Gelar saat dirinya berbulan…
KARYA KEDUA
PERTUNJUKAN APA?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 133 Episodes
Comments
Arka Chandra
jangan bilang itu Vidio pluss mereka🙈🙈🙈🙈🙈
2021-06-09
0
Denis Pratama
kapn di temukan nya si gaya otor..
2021-06-09
0
Rita ZaiLy Tanjung
adegan panas kah¿
ditunggu kak
2021-06-09
0