79. Menyusun Surat Kematian

Pensil tumpul itu menari cepat di atas kertas buram, menyalin baris demi baris angka yang berbau busuk.

Sukma tidak berkedip. Matanya yang pedih karena asap lampu teplok terus memindai buku kas hitam itu seperti pemindai laser. Setiap kali jemarinya menemukan angka "setoran" dengan inisial 'KD' dan 'JM', tangan kirinya refleks mencengkeram pinggiran meja kayu jati hingga kukunya memutih.

Reaksi fisik itu bukan karena takut, tapi kemuakan yang meluap. KD untuk Kades Darman, dan JM untuk Jamilah.

"Satu musim tanam, dua ratus puluh juta rupiah." Sukma berbisik, suaranya parau tertelan kesunyian malam.

Sutrisno yang sedari tadi bersandar di pintu gubuk, bergerak mendekat. Bunyi derit lantai bambu yang diinjaknya terasa nyaring di tengah malam yang mati. Pria itu menatap tumpukan kertas hasil salinan Sukma.

"Dua puluh juta itu uang besar di tahun sembilan puluhan ini, Sukma. Itu sudah setara harga untuk bisa beli rumah mewah di Malang." Sutrisno menaruh telapak tangannya di bahu Sukma. Kasar, tapi hangat.

"Ini bukan cuma rumah mewah, Mas. Ini darah petani Sumber Brantas yang diperas sampai kering." Sukma menunjuk satu kolom transaksi tertanggal bulan lalu.

"Lihat ini. Jatah urea subsidi untuk kelompok tani Makmur Jaya tertulis didistribusikan penuh. Padahal aku dengar sendiri kemarin lusa, Pak Kardi terpaksa utang ke rentenir cuma buat beli satu sak pupuk dari pasar gelap."

Pasar gelap yang, secara ironis, barangnya disuplai oleh Joko dari lumbung KUD itu sendiri.

Sukma menyandarkan punggungnya ke sandaran kursi yang keras. Bau jelaga lampu teplok dan aroma apek dari kertas tua memenuhi rongga dadanya.

Di otaknya, skema korupsi ini sudah terpetakan utuh. Jamilah adalah operator lapangan yang ambisius, Joko adalah pengecut yang menjadi jembatan administratif, dan Kades Darman adalah pelindung politiknya.

"Mereka rapi, tapi bodoh karena merasa terlalu berkuasa," gumam Sukma.

"Apa rencana selanjutnya?" Sutrisno bertanya singkat. Pria itu tidak menawarkan solusi militer k…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

gina altira

gina altira

Ini lebih berat dari karya" mu yang lain Thor.

2026-04-16

1

lihat semua
Episodes
1 1. Selesai Sudah
2 2. Masuk ke Dalam Novel Picisan
3 3. Menampar Martabat Semua Orang
4 4. Perlahan Naik Kasta
5 5. Buat cadangan
6 6. Insting Bertahan Hidup
7 7. Perut Kenyang Adalah Kunci
8 8. Ketegasan dan Kewaspadaan
9 9. Mengeluarkan Barang-barang Masa Depannya
10 10. Tontonan gratis sore hari
11 11. Makanan Surga
12 12. Perkara Pentol
13 13. Menanamkan Benih Perlawanan
14 14. Insting Keibuan
15 15. Sebuah Peringatan
16 16. Tape Compo Polytron
17 17. Mulai Hidup Baru
18 18. Kemerdekaan Mutlak
19 19. Sebuah Kemewahan
20 20. Rumah yang Sesungguhnya
21 21. Pantang Meminta-minta
22 22. Sepeda Jengki
23 23. Kepanikan Murni
24 24. Mau Sampai Kapan?
25 25. Masih Lemah
26 26. Kepengecutan Laki-laki
27 27. Potongan Kertas Berharga
28 28. Jangan Digigit Dulu
29 29. Nyonya Ratna
30 30. Satu Tahun Lagi
31 31. Tertampar Realitas
32 32. Hukum Gravitasi yang Beda Jauh
33 33. Dari Ibu Kota
34 34. Kalung Perak Usang
35 35. Monster Tak Berwajah
36 36. Ijin ditolak
37 37. Mencekik Psikologis
38 38. Surat Ini Berbeda
39 39. Bermain Sandi Surat
40 40. Malaikat di Mata Warga
41 41. Mengkalkulasi Ulang
42 42. Skenario Paling Jahanam
43 43. Hantaman Realitas
44 44. Jangkar Kapal Berkarat
45 45. Melebur Total
46 46. Berlomba dengan Waktu
47 47. Menang Gertak
48 48. Insting Murni Seorang Laki-laki
49 49. Aset Terbesarnya
50 50. Gagal Total
51 51. Menyelesaikan Sisa Urusan
52 52. Layak Dibantu
53 53. Sengaja Maju Sendirian
54 54. Berhasil Merobek Pertahanan Sukma
55 55. Transaksi yang Jauh Lebih Menguntungkan
56 56. Keluar dari Rumah
57 57. Menembus Lapisan Realitas
58 58. Ancaman Itu Nyata
59 59. Masih Terlalu Bersih
60 60. Ada Barang Bukti
61 61. Lebih Primitif
62 62. Bermain Dua Lapis
63 63. Mengebiri Kekuatan
64 64. Laki-laki Tua
65 65. Belok
66 66. Memberikan Instruksi
67 67. Ini Waktunya
68 68. Menangkap Anomali Ritmis
69 69. Logistik Terselesaikan
70 70. Political Elevation
71 BARU - Assasin Reborn: Membunuh Demi Bayi Sang Taipan
72 71. Merusak Adrenalin Kemenangannya
73 72. Jalur Pasar Bayangan
74 73. Kamu Siapa Sebenarnya?
75 74. Pola Baru
76 75. Kepercayaan Buta
77 76. Logika Bertahan Hidup
78 77. Ini Perang Administrasi
79 78. Memiliki Amunisi Sungguhan
80 79. Menyusun Surat Kematian
81 80. Memicu Revolusi
82 81. Ini Ujiannya
83 82. Lebih Mahal
84 83. Akurasi Mematikan
85 84. Cara Paling Bersih
86 85. Cuma Pindah Tempat Sementara
87 86. Gagal Total
88 87. Kehabisan Waktu
89 88. Membentuk Pagar Betis
90 89. Oligarki Ibukota
91 90. Invasi Mental
92 91. Deklarasi Perang Absolut
93 92. Penerimaan Diam-diam
94 93. Anak-anak Aku yang Jaga
95 94. Target Utama
96 95. Bermain Petak Umpet
97 96. Membawa Masalah Besar
98 97. Loyalitas Finansial Murni
99 98. Ongkos Buka Pintu
100 99. Menelan Karma Mereka Sendiri
101 100. Korban Sesungguhnya
102 101. Memotong Narasinya Sendiri
103 102. Keberanian Murni
104 103. Hukum Rimba
105 104. Harga Penebusan
106 105. Katarsis
107 106. Resmi Tumbang
108 107. Telegram Kilat
109 108. Aroma Kemerdekaan
110 109. Tidak Terjadi Apa-apa
111 110. Sepenuhnya Menjadi Manusia Biasa
112 111. Ritme Normal
113 112. Hadiah Kemenangan
114 113. Sisa masa lalu
115 114. Anak-anakmu Ada di Sini
116 115. TAMAT: Kehidupan ini tidak lagi fiksi
117 BARU - Kehidupan Kedua: Kali Ini Aku yang Mengatur Permainan
118 BARU — Sistem Istri Ideal untuk Istri Kedua Pemilik Pabrik Kretek
119 BARU: Dokter Hewan Mencuri Hati CEO Agribisnis dengan Sapi Wagyu
120 Baru — Putri Asli yang Tak Pernah Dipilih
121 Baru — Rebirth, Kali Ini Aku Menikahi Adikmu
Episodes

Updated 121 Episodes

1
1. Selesai Sudah
2
2. Masuk ke Dalam Novel Picisan
3
3. Menampar Martabat Semua Orang
4
4. Perlahan Naik Kasta
5
5. Buat cadangan
6
6. Insting Bertahan Hidup
7
7. Perut Kenyang Adalah Kunci
8
8. Ketegasan dan Kewaspadaan
9
9. Mengeluarkan Barang-barang Masa Depannya
10
10. Tontonan gratis sore hari
11
11. Makanan Surga
12
12. Perkara Pentol
13
13. Menanamkan Benih Perlawanan
14
14. Insting Keibuan
15
15. Sebuah Peringatan
16
16. Tape Compo Polytron
17
17. Mulai Hidup Baru
18
18. Kemerdekaan Mutlak
19
19. Sebuah Kemewahan
20
20. Rumah yang Sesungguhnya
21
21. Pantang Meminta-minta
22
22. Sepeda Jengki
23
23. Kepanikan Murni
24
24. Mau Sampai Kapan?
25
25. Masih Lemah
26
26. Kepengecutan Laki-laki
27
27. Potongan Kertas Berharga
28
28. Jangan Digigit Dulu
29
29. Nyonya Ratna
30
30. Satu Tahun Lagi
31
31. Tertampar Realitas
32
32. Hukum Gravitasi yang Beda Jauh
33
33. Dari Ibu Kota
34
34. Kalung Perak Usang
35
35. Monster Tak Berwajah
36
36. Ijin ditolak
37
37. Mencekik Psikologis
38
38. Surat Ini Berbeda
39
39. Bermain Sandi Surat
40
40. Malaikat di Mata Warga
41
41. Mengkalkulasi Ulang
42
42. Skenario Paling Jahanam
43
43. Hantaman Realitas
44
44. Jangkar Kapal Berkarat
45
45. Melebur Total
46
46. Berlomba dengan Waktu
47
47. Menang Gertak
48
48. Insting Murni Seorang Laki-laki
49
49. Aset Terbesarnya
50
50. Gagal Total
51
51. Menyelesaikan Sisa Urusan
52
52. Layak Dibantu
53
53. Sengaja Maju Sendirian
54
54. Berhasil Merobek Pertahanan Sukma
55
55. Transaksi yang Jauh Lebih Menguntungkan
56
56. Keluar dari Rumah
57
57. Menembus Lapisan Realitas
58
58. Ancaman Itu Nyata
59
59. Masih Terlalu Bersih
60
60. Ada Barang Bukti
61
61. Lebih Primitif
62
62. Bermain Dua Lapis
63
63. Mengebiri Kekuatan
64
64. Laki-laki Tua
65
65. Belok
66
66. Memberikan Instruksi
67
67. Ini Waktunya
68
68. Menangkap Anomali Ritmis
69
69. Logistik Terselesaikan
70
70. Political Elevation
71
BARU - Assasin Reborn: Membunuh Demi Bayi Sang Taipan
72
71. Merusak Adrenalin Kemenangannya
73
72. Jalur Pasar Bayangan
74
73. Kamu Siapa Sebenarnya?
75
74. Pola Baru
76
75. Kepercayaan Buta
77
76. Logika Bertahan Hidup
78
77. Ini Perang Administrasi
79
78. Memiliki Amunisi Sungguhan
80
79. Menyusun Surat Kematian
81
80. Memicu Revolusi
82
81. Ini Ujiannya
83
82. Lebih Mahal
84
83. Akurasi Mematikan
85
84. Cara Paling Bersih
86
85. Cuma Pindah Tempat Sementara
87
86. Gagal Total
88
87. Kehabisan Waktu
89
88. Membentuk Pagar Betis
90
89. Oligarki Ibukota
91
90. Invasi Mental
92
91. Deklarasi Perang Absolut
93
92. Penerimaan Diam-diam
94
93. Anak-anak Aku yang Jaga
95
94. Target Utama
96
95. Bermain Petak Umpet
97
96. Membawa Masalah Besar
98
97. Loyalitas Finansial Murni
99
98. Ongkos Buka Pintu
100
99. Menelan Karma Mereka Sendiri
101
100. Korban Sesungguhnya
102
101. Memotong Narasinya Sendiri
103
102. Keberanian Murni
104
103. Hukum Rimba
105
104. Harga Penebusan
106
105. Katarsis
107
106. Resmi Tumbang
108
107. Telegram Kilat
109
108. Aroma Kemerdekaan
110
109. Tidak Terjadi Apa-apa
111
110. Sepenuhnya Menjadi Manusia Biasa
112
111. Ritme Normal
113
112. Hadiah Kemenangan
114
113. Sisa masa lalu
115
114. Anak-anakmu Ada di Sini
116
115. TAMAT: Kehidupan ini tidak lagi fiksi
117
BARU - Kehidupan Kedua: Kali Ini Aku yang Mengatur Permainan
118
BARU — Sistem Istri Ideal untuk Istri Kedua Pemilik Pabrik Kretek
119
BARU: Dokter Hewan Mencuri Hati CEO Agribisnis dengan Sapi Wagyu
120
Baru — Putri Asli yang Tak Pernah Dipilih
121
Baru — Rebirth, Kali Ini Aku Menikahi Adikmu

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!