Pagi itu, Mansion Ryker yang biasanya tenang berubah menjadi medan perang dingin. Mama Shinta tidak datang sendirian; ia membawa dua pengacara bertampang kaku dan seorang asisten yang sibuk memotret setiap sudut rumah seolah-olah mereka sudah memilikinya.
Nael duduk di sofa ruang tamu, wajahnya sedingin es. Di sampingnya, Alurra sedang asyik mengunyah keripik pedas dengan gaya bar-bar, sama sekali tidak terintimidasi oleh tumpukan dokumen yang diletakkan Mama Shinta di atas meja kaca.
"Jadi, Nael..." Shinta menyesap teh melati yang sebenarnya tidak ada yang menyuguhkannya, ia mengambil sendiri dari dapur. "Surat wasiat ini asli. Ditandatangani ayahmu sebulan sebelum dia kecelakaan. Isinya jelas: 'Jika Nael Ryker menikahi wanita tanpa latar belakang keluarga yang jelas dan sah secara silsilah konglomerat, maka hak asuh aset beralih ke wali sah, yaitu aku.'"
Nael meraih tabletnya, mengetik dengan gerakan jemari yang tajam: "SURAT ITU PALSU. AYAH SAYA TIDAK PERNAH MENANDATANGANI APA PUN TANPA PENGETAHUAN SAYA. PERGI DARI SINI SEBELUM SAYA MEMANGGIL KEAMANAN."
"Oh, silakan panggil!" Shinta tertawa melengking, suara tawanya membuat telinga Alurra berdenging. "Polisi juga akan tertarik melihat bagaimana seorang bidadari gadungan sepertinya bisa punya paspor Swiss dalam waktu semalam. Kau melakukan pemalsuan dokumen negara, Nael. Itu hukuman penjara, Sayang."
Alurra berhenti mengunyah. Ia menatap lipstik merah menyala Mama Shinta yang tampak seperti noda darah di wajahnya yang penuh bedak tebal.
"Tante Gincu Tua," panggil Alurra dengan nada santai namun mematikan. "Kau tahu tidak? Di tempat asalku, kalau ada orang bicara bohong sambil pakai warna merah di bibir, biasanya bibirnya akan gatal-gatal dan mulutnya tidak bisa berhenti bicara jujur. Itu kutukan 'Bibir Ember'."
Shinta mendengus, ia memperbaiki posisi duduknya yang angkuh. "Bicara apa kau, Gadis Aneh? Kau pikir aku takut dengan bualan takhayulmu? Aku ini wanita berpendidikan, bukan pemuja awan sepertimu!"
Alurra ha…
Bidadari Bar-bar: Pangeran Bisu Ini Milikku!
BAB 37: MANIPULASI GINCU DAN KEJUJURAN YANG MENYAKITKAN
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 51 Episodes
Comments