Bandara Sultan Hasannudin, Makassar
Di tempat yang berbeda, jauh dari suasana ketegangan yang dirasakan di kediaman Pak Idris, Nayra baru saja turun dari pesawat Batik Air.
Setelah pesawat sempat delay selama dua jam, akhirnya sekitar jam empat sore pesawat Batik Air itu take off. Nayra sudah was-was saat itu, sebab ia takut kalau kepergiannya keburu diketahui atau dilacak Ardana.
Namun, kini rasa lega menggelayuti dadanya, setelah tadi melewati perjalanan udara sekitar dua jam. Ia tiba dengan selamat di kota Makassar, kota para Daeng, kota yang baru pertama kali ia injakan kaki di sana sepanjang hidupnya.
Saat ia sampai, hari sudah malam. Ia tiba di kota Makassar tepat jam 18.00 WIB, atau jam 19.00 WITA.
Nayra keluar dari Bandara Sultan Hasannudin, menuju salah satu kursi tunggu, tepat di emper bandara. Ia sengaja menunggu di sana agar orang yang menjemputnya tidak kesulitan mencarinya.
Nayra segera merogoh HP di saku roknya, lalu menghubungi seseorang.
"Bu Ghina, ini saya Nayra. Saya baru sampai di Bandara. Maaf, tadi pesawat sempat delay selama dua jam. Ini nomer baru saya untuk sementara, nomer lama sudah tidak saya gunakan karena beberapa hal," beritahu Nayra pada seseorang di telpon yang ia sebut dengan Bu Ghina.
"Ya ampun, kamu Nayra? Saya sempat berpikir yang nggak-nggak tadi, karena nomer kamu yang lama tidak aktif. Syukurlah kalau kamu selamat. Oh, ya, kamu tunggu sebentar di sana. Tiga puluh menit lagi supir saya akan datang menjemput kamu," jawab Bu Ghina, sempat terkejut, tapi akhirnya lega.
"Baik Bu Ghina, maaf merepotkan." Nayra membalas dengan emot kedua tangan ditangkup.
Untuk beberapa menit, Nayra masih harus sabar menunggu supir Bu Ghina datang menjemput.
Koper berukuran sedang dan tas jinjing, setia di sampingnya. Sejenak Nayra menatap kedua benda itu. Tidak ada yang istimewa, hanya sedikit pakaian dan benda penting miliknya di dalamnya.
Kesedihan kembali merasuki dadanya. Padahal Nayr…
Biar Luka Itu Kubawa Pergi, Letnan!
Bab 34 Kota Makassar
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 95 Episodes
Comments
Arin
Aku kira beneran Nayra pergi ke Jogja.... kok cepat banget bisa dilacak 😁😁😁😁
Ternyata Jogja cuma untuk mengecoh, dia pergi jauh banget Makasar....
Biar tuh Arda gak bisa cari. Biar dia bersikap dengan gugatan cerai yang dilayangkan oleh Nayra
2026-04-21
4
Deera__
Makassar.. kota yang ingin ku datangi... rindu pada kakakku tercinta nan jauh disna.
2026-08-14
1
Rina
Semoga Nayra selalu sehat selamat dan bahagia 🙏🏻
Buat Ardana semoga cepat sembuh sehat dan pulih ya 🙏🏻
2026-04-21
3