Rintikan hujan membasuh tanah, Evelyn merenung di depan jendela matanya menatap setiap rintikan hujan. Tetiba suara lirih menyapa telinganya,
" 𝘌𝘷𝘦𝘭𝘺𝘯, " spontan ia menoleh ke sumber suara tersebut, matanya mengakses setiap sudut — kamarnya hanya kesepian yang ia dapati ia bangkit dari duduk nya.
" Siapa disana? " Tanya Evelyn dengan suara bergetar ia menggeleng kan kepalanya.
" Mungkin aku lelah " Katanya ia menjatuhkan tubuhnya di kasur tersebut, Evelyn menatap langit-langit kamarnya tepatnya kamar yang di sediakan Wiliam untuknya.
Tokk.. Tokk.. Tokk
" Evelyn boleh kaka masuk? " Suara tersebut diiringi ketukan. Evelyn beranjak dari tempat tidurnya ia membuka pintu kamar tersebut Wiliam berdiri tepat sembari membawa sebuah Buku Usang,
" Masuk ka " Ia mempersilakan agar lelaki tersebut masuk ke dalam kamarnya. William masuk dan duduk di karpet bulu begitupun dirinya ia duduk di karpet bulu,
" Ada yang ingin aku katakan " Kata Wiliam dengan nada serius membuat Evelyn menatapnya. " Apa ka? "
Wiliam. Menaruh buku usang tersebut di tengah-tengah mereka, ia menatap dalam Evelyn " Katanya, kamu mau pergi dan menjadi penyihir lagi apakah benar? " Tanya Wiliam menyelidiki gadis tersebut, ia menganggukkan kepalanya
" Ka, aku ngga mau Martin terluka dan tersiksa karena aku. Aku seorang Penyihir yang bisanya hanya menghacurkan " ucap Evelyn dengan suara sendu
" Kamu salah, penyihir ngga selalu menghancurkan!.. " Tegas Wiliam Evelyn mengangguk-angguk agar lelaki tersebut tidak tersulut emosi.
" Kalau, aku jadi penyihir lagi apakah.. Jalan kehidupan Martin akan seperti semula? " Tanya Evelyn
" Bukan hanya jalan kehidupan, Martin tapi jalan kehidupan kita " Sahut Wiliam membuat kerutan dahi di wajah Evelyn
" Maksudnya apa ka?, bukannya kata guru kalau kita memilih reinkarnasi jadi seorang manusia tidak ada kunci untuk kembali ke dunia sihir " Kata Evelyn penuh keheranan
Wiliam membuka buku usang tersebut, yang dimana kertas yang ada di setiap halaman tersebut sudah menguning te…
- Believe In Magic -
Bab 37 Pulang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 38 Episodes
Comments