Pagi itu, suasana mendadak canggung sebab Elvara dan Ayasha tidak kembali ke kamar masing-masing setelah mengambil minum semalam.
"Sore ini bersiaplah!" suara rendah Rayandra terdengar dingin di ruang makan itu.
"Bersiap? Kemana?" tanya Elvara dengan melirik sedikit.
"Ada kunjungan ke Dokter sore ini, dan kamu harus bersiap!" jelasnya.
"Dokter? Siapa yang sakit? Kamu?" tunjuk Elvara dengan rasa penasaran.
Rayandra menarik napas pelan, meletakkan sendok dan garpu yang ia pegang, lalu tatapannya beralih pada Elvara yang menunggu jawaban.
"Apa?" tanya Elvara saat Rayandra tak kunjung bicara.
"Dokter itu untuk kamu," jawaban Rayandra membuat Elvara terkejut.
"Aku? Maksudnya bagaimana?" tanyanya tak paham.
"Kamu rutin melakukan pemeriksaan tahunan itu yang sering kamu katakan padaku dan yang sering kali juga kamu jadikan alasan menganggap aku tak peka," balasanya dengan suara datar.
DEGH!
Bibir Elvara terkatup rapat, dia meringis dan merutuk pelan atas kelakuan Elvara asli yang merepotkan.
"Bahkan kamu juga meminta aku mengingat tentang perawatan tubuh kamu ke salon, dan dokter kulit, apa kamu hanya berpura-pura lupa agar aku mengingat semuanya?" imbuhnya dengan penuh curiga.
"Siapa juga yang minta di ingatkan? Kalau kamu lupa ya sudah, lagipula itu bukan hal penting," Jawabnya acuh.
Rayandra memicing penuh curiga dengan tatapan datar yang nyaris tak percaya atas jawaban yang ia dengar pagi ini.
"Pergilah ke Dokter, aku akan jemput nanti sebab Mahatara tidak mau menerima wanita sakit-sakitan!" balasnya telak.
DEGH!
"APA MAKSUD MU?" teriak Elvara tak Terima sedang Ayasha hanya terkikik pelan.
"Kamu juga, pergilah ke rumah sakit yang sama agar bisa di periksa sama-sama!" Ardhanaya ikut-ikutan dan itu membuat Ayasha mendesis sinis.
Dasar Fomo! Itulah kata yang ingin Ayasha lontarkan tapi kembali ia telan sebab takut Ardhanaya bertanya tentang arti Fomo itu.
Pagi ini nenek Mahira tak turun ke lantai bawah, wanita paruh baya itu sedang is…
Transmigrasi Si Kembar Ke Dalam Novel
BAB 12
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Comments
Dev..
kuharap Ayasha gk ambil keputusan yg salah Krn percaya sama mami.nya..
2026-05-30
0