Kegelapan di dalam kapal selam organik itu terasa sangat menyesakkan, hanya menyisakan aroma kayu gaharu dan besi berkarat yang bercampur menjadi satu. Kapal itu melaju tenang, membelah arus bawah laut menuju muara sungai yang akan membawa mereka masuk kembali ke jantung Kalimantan. Kirana duduk bersandar pada dinding kapal, memandangi Arya yang masih terlelap dalam igauan yang merisaukan.
"Hendra, katakan padaku," Kirana memecah kesunyian dengan suara yang tajam. "Jika bukan Omega, apa sebenarnya yang sedang mereka coba bangun di Singapura?"
Hendra tertawa kecil, suara tawanya terdengar kering. "Mereka tidak sedang membangun Omega yang baru, Kirana. Mereka sedang mencoba memanggil 'Prototipe Zero'. Versi asli sebelum Nata menambahkan filter kemanusiaan di dalamnya. Versi yang hanya mengenal efisiensi tanpa empati."
Kapal selam itu akhirnya berhenti dengan guncangan lembut. Pintu palka terbuka, menyambut mereka dengan udara hutan Kalimantan yang lembap dan aroma tanah basah yang sangat familiar. Mereka telah sampai di sebuah dermaga rahasia yang tersembunyi di bawah rimbunnya akar pohon meranti raksasa.
Hutan Larangan tampak berbeda kali ini. Pohon-pohon di sini seolah tumbuh lebih liar, dengan sulur-sulur perak yang merambat di antara batang kayu—sebuah anomali yang menunjukkan bahwa residu energi dari ledakan fasilitas Eden Corp tempo hari telah menyatu dengan alam.
Di ujung jalan setapak, berdiri rumah panggung milik Abah Lului. Pria tua itu sudah menunggu di tangga, namun wajahnya tampak jauh lebih lelah.
"Kau membawa badai bersamamu, Kirana," ucap Abah Lului dengan suara berat. "Tapi kau juga membawa satu-satunya cara untuk meredakannya."
Mereka membawa Arya ke dalam kamar rahasia di bagian belakang rumah, sebuah ruangan yang dikelilingi oleh simbol-simbol pelindung dan perangkat komputer tua yang masih menggunakan layar tabung—teknologi analog yang kebal terhadap peretasan jarak jauh Omega.
Abah Lului memeriksa denyut nadi Arya. "Sinyal itu masih ada d…
Garis Takdir Baru
BAB 77: NYANYIAN AKAR PURBA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 81 Episodes
Comments