Lucas segera bangkit, namun gerakannya sangat hati-hati lalu ia meraih ponselnya dan menelepon Johan.
^^^Johan! Kosongkan jadwal rapatku selama tiga hari ke depan.^^^
Tapi Tuan, ada pertemuan dengan investor dari Singapura besok.
^^^Tunda atau batalkan! Hartaku sudah lebih dari cukup untuk tujuh turunan, tapi istriku jauh lebih berharga dari seluruh perusahaan itu, mengerti?^^^
Baik, Tuan. Dimengerti sepenuhnya, selamat atas kabar bahagianya.
Setelah menghubungi Johan, Lucas memanggil Bi Lita dan tak lama Bi Lita masuk kedalam kamar.
"Bi, mulai sekarang panggil koki terbaik untuk menyusun menu khusus ibu hamil dan pastikan seluruh staf di rumah ini tidak ada yang membuat suara bising, istriku sedang hamil dan dia sensitif mendengarnya," perintah Lucas dengan nada yang tidak bisa dibantah.
"Baik, Tuan," jawab Bi Lita, lalu Bi Lita keluar dari kamar utama tersebut.
Malam harinya, Lucas tidak membiarkan Keysa menyentuh lantai sedikit pun. Bahkan saat Keysa ingin ke kamar mandi, Lucas dengan sigap menggendongnya.
"Sayang, aku ini hamil, bukan lumpuh," protes Keysa sambil tertawa kecil, meskipun wajahnya masih terlihat pucat.
"Dokter bilang kamu harus istirahat total, sayang. Aku tidak ingin mengambil risiko sekecil apa pun," jawab Lucas sambil mendudukkan Keysa kembali di ranjang yang kini sudah dipenuhi bantal-bantal empuk ekstra.
Tak lama kemudian, Bi Lita masuk membawa nampan berisi bubur ayam organik, sup hangat dan segelas susu khusus, wajah wanita tua itu tampak berseri-seri.
"Selamat ya, Nyonya. Akhirnya rumah ini akan segera diramaikan suara tangisan bayi, Bibi sudah siapkan semuanya sesuai instruksi Tuan Lucas," ucap Bi Lita sambil meletakkan nampan di meja samping tempat tidur.
Lucas mengambil alih mangkuk bubur itu, ia meniupnya dengan sabar sebelum menyuapkannya ke mulut Keysa. "Ayo, makan yang banyak. Sekarang kamu makan untuk dua orang," ucap Lucas.
Keysa menerima suapan itu dengan patuh. Rasa mualnya masih ada, namun melihat perhatian Lucas yang b…
My Possessive Husband
Morning Sickness
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments