Bab 44

Asisten itu sedikit ragu.

"Tuan, meskipun Tuan adalah ayah kandungnya, selama ini yang membesarkan Tuan Muda Kael adalah Lucien dan Alyysa."

"Aku tahu."

"Dan sepertinya hubungan mereka sangat baik."

Darius langsung mengerutkan kening.

"Hubungan baik tidak berarti mereka orang tua yang baik."

"Tapi..."

"Aku tidak peduli!" potong Darius. "Kalau Kael benar-benar sakit, maka aku akan menggunakan kesempatan ini untuk membuktikan bahwa mereka tidak mampu menjaganya."

Sementara itu di mansion keluarga Fan.

Kael baru saja kembali dari rumah sakit.

Begitu masuk ke kamarnya, ia langsung menjatuhkan tubuhnya ke atas tempat tidur.

"Akhirnya pulang juga."

Alyysa yang duduk di samping ranjang mengusap dahinya.

"Masih pusing?"

"Sedikit."

"Kalau begitu istirahat saja."

Kael mengangguk pelan.

Namun baru beberapa menit berbaring, ia tiba-tiba membuka matanya.

"Mama."

"Ada apa?"

"Kalau aku sakit, apakah Mama akan menangis?"

Pertanyaan itu membuat Alyysa terdiam.."Kenapa bertanya seperti itu?"

"Karena di televisi biasanya orang tua menangis kalau anaknya sakit."

Alyysa langsung mencubit pipi putranya.

"Jangan bicara sembarangan. Kau hanya kelelahan. Tidak akan terjadi apa-apa."

Kael mengusap pipinya yang dicubit.

"Kalau begitu bagus."

Tidak lama kemudian, Lucien masuk ke kamar sambil membawa segelas susu hangat.

"Minum dulu."

Kael langsung cemberut.

"Papa, aku sudah besar."

"Kalau sudah besar, habiskan susunya."

"Tapi rasanya tidak enak."

"Kalau tidak diminum, papa akan menyuruh Dokter Fung menyuntikmu lagi."

Mata Kael langsung membesar.

"Itu ancaman."

"Benar."

Kael akhirnya menerima gelas itu dan meminumnya dengan patuh.

Melihat tingkah putranya, Lucien dan Alyysa tidak bisa menahan senyum.

Namun setelah Kael kembali tertidur, senyuman mereka perlahan menghilang.

Alyysa menatap wajah putranya yang terlihat lebih pucat dibanding biasanya.

"Lucien..."

"Hm?"

"Aku benar-benar tidak tenang."

Lucien menggenggam tangan istrinya.."Aku juga."

"Kau pikir hasilnya akan baik-baik saja?"

Lucien te…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Dini Anggraini

Dini Anggraini

kenapa alyssa dan Lucian fan gak curiga ya kael anak mereka, kael saja yang masih remaja bisa bilang semua yang ada padanya mirip sekali dengan Lucian fan gak ada mirip2 nya dengan Darius. Semoga suatu saat kebenaran terungkap ya kak bahwa ortu kandungnya alyssa dan Lucian fan bukan darius ayahnya kael karena Lucian tes DNA diam2 tanpa sepengetahuan siapapun. Tapi kenapa sekarang apapun yang di lakukan Lucian fan darius selalu tahu apakah Lucian gak kayak dulu lagi bisa punya mata2 yang bisa lihat semua keseharian darius kak. 🙏🙏🥰🥰🥰

2026-06-17

0

💝F&N💝

💝F&N💝

belum tentu, darius. kamu kok terlalu percaya diri banget sih.

kael itu cuma butuh lucius. dan hanya lucius ayah kandungnya kael. aliyysa dan juga lucius sama sama belum menyadarinya.

2026-06-17

0

Maria Mariati

Maria Mariati

belum tentu Darius bisa jadi itu anak Lucien 5 tahun lalu 😁😁😁

2026-06-17

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!