Sementara itu, di mansion yang megah. Abian sedang sibuk melatih kemampuan menembaknya di ruangan khusus. Suara tembakan bergema beruntun, tajam dan berirama.
DOR!
DOR!
DOR!
Setiap peluru yang melesat tak pernah meleset sedikit pun, semuanya menancap tepat di titik-titik vital pada papan target.
Beep...
Beep...
Beep...
Tiba-tiba ponselnya berdering. Dia menghela nafas saat melihat ada panggilan telepon dari mamanya. Dia segera meletakkan senjatanya, lalu mengangkat telepon itu..
"Ada apa, Ma?"
Bianca langsung mengomeli putranya. "Bian, kamu bilang kamu sengaja kembali ke Indonesia karena akan segera memperkenalkan calon istrimu. Tapi mana? Sampai sekarang kamu belum memperkenalkannya juga. Kamu itu ganteng lho. Sayang banget kalau kegantengannya sampai tidak diwariskan," sambungan Bianca.
Abian hanya menghela nafas. "Aku sangat sibuk, Ma. Belum kepikiran untuk menikah."
"Kalau begitu biar Mama carikan calon istri buat kamu. Mama dan Papamu ingin tahun ini kamu segera menikah."
Bianca merasa sangat khawatir karena sampai kini dia belum pernah melihat putranya memperkenalkan perempuan padanya. Dia takut putranya akan menjadi jomblo abadi.
Abian mulai merasa pusing. Mamanya memang tidak pernah berhenti mendesaknya untuk segera menikah. Jika dia terus menolak, dia yakin mamanya akan mulai menjodohkannya dengan wanita lain.
Dia pun tidak sengaja melihat kartu undangan pernikahan Devina dengan Eliano.
Kartu undangan itu bukan ditujukan padanya. Tapi dia bisa mendapat kartu undangan itu dari salah satu alumni teman SMA.
"Mama tenang saja, sebentar lagi aku pasti akan memperkenalkan calon istri sama Mama." ucapnya sambil memandangi kartu undangan itu penuh arti.
Kemudian, dia mengepalkan tangannya saat melihat foto Eliano di kartu undangan tersebut.
...****************...
Keesokannya harinya, langit tampak cerah, seolah turut merayakan kebahagiaan yang dirasakan oleh Devina.
Di ruang ganti gedung pernikahan, Devina berdiri di depan cermin. Dia terlihat sangat cantik dengan mengenakan gaun berwarna putih.
Hari ini adalah hari yang telah dia impikan sejak lama. Hari di mana dia akan bersatu dengan Eliano.
Semua persiapan telah matang sepenuhnya. Undangan sudah tersebar, dekorasi ruangan telah selesai dipasang, dan katering sudah siap menyajikan hidangan terbaik
"Kamu sangat cantik, putriku," puji Robert kepada putrinya.
Devina hanya tersenyum mendengar pujian dari papanya.
Jihan dan ibunya pun terpaksa harus pura-pura bersikap baik pada Devina jika sedang berada di dekat Robert.
"Papamu benar, kamu sangat terlihat cantik, Devina sayang," ucap Laras dengan nada dibuat selembut mungkin.
Devina menghela nafas. "Jangan berpura-pura bersikap baik padaku. Aku tahu kamu dan putrimu pasti sangat berharap aku segera keluar dari mansion."
"Devina, jaga ucapanmu!" bentak Robert.
Robert merendahkan suaranya. "Sebentar lagi kamu akan segera menikah. Jadi papa mohon, kamu jangan membuat masalah hari ini."
Devina hanya tersenyum getir. Selalu begitu, papanya selalu membela saudara tiri dan ibu tirinya. Ini yang membuat dia ingin segera menikah dengan Eliano, agar dia bisa segera pergi meninggalkan mansion. Dia sangat berharap bisa hidup bahagia dengan pria yang sangat dicintainya itu.
Namun, tiba-tiba seorang pelayan datang kesana dengan perasaan gelisah.
"Tuan, gawat!" serunya dengan nafas ngos-ngosan.
Robert mengerutkan kening. "Ada masalah apa?"
Pelayan tersebut segera melaporkan, "Ada sekelompok orang datang membuat masalah, sekarang dekorasi dan semua persiapan telah dibuat hancur oleh mereka."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 79 Episodes
Comments
jumirah slavina
Abisan : sebentar lagi Ma., ini Aku mau menghancurkan pernikahan'y dulu kemudian akan membawa'y k'depan Mama...
Bian : hheeiii., kamu. mau jadi PeBiNor !!!
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2026-05-11
15
🍒WINA🍒
pasti itu ulah orang suruhan abian ,yg menghancurkan pesta pernikahan devina dan eliano...
bian kayaknya dendam bingit sama devina dan eliano, abian berharap pesta pernikahan itu gagal total🤣🤭abian dan devina secara musuh bebuyutsan😃
devina calon suamimu pria berengsek dan menipu kamu, bekerjasama sama saudara tirinya itu...abian lagi bingung dimana bisa mendapatkan calon istrinya🤣
secara abian tidak pernah dekat sama perempuan, culik aja tuh devina musuh bebuyutanmu bian dikenalin aja sebagai calon istri..mama Bianca dan papa dylan tidak memaksa menjodohkanmu....
pasti sangat seru dan menarik kisah bian dan devina musuh bebuyutan jadi suami istri🤭
secara bian dan devina kayak tom and jerry berdebat terus dan tidak akur musuhan🤣😃
2026-05-11
5
վօօղíҽ̀z࿐༅ɯιƚԋ ʅσʋҽ࿐༅
Wah wah wah beneran berani bikin kisruh di pesta orang ya dirimu Abian 🙌...
Good idea, cerdas itu baru namanya putra papa Dylan...
Lanjutkan Bi obrak-abrik sampai puas 🙊✌...
Selamatkan Devina dari kadal buntung dan antek2nya...
2026-05-11
2