"Siapa sebenarnya pendekar bertopeng itu?" perdana menteri Dong Zhang mulai penasaran dengan jati diri pangeran bertopeng.
"Aku kalah dari pedang tua itu" Iblis Shiu menahan nyeri ditubuhnya.
"Siapa sebenarnya pendekar bertopeng itu?" pendekar Lau Liu Bhe memperhatikan pangeran bertopeng dari kejauhan.
"Dia bukan orang sembarangan. Kemampuannya jauh diatas rata-rata pendekar-pendekar yang biasa kita jumpai" pendekar Xhan mulai mengakui kehebatan pangeran bertopeng.
Pendekar Xhan pun melompat ke panggung pertandingan kembali. Dan spontan langsung membuat sorak sorai para penonton pun bergemuruh. Sorakan itu mulai dari dukungan dan ada juga cacian. Karena pendekar Xhan cukup terkenal sebagai pendekar bayaran istana. Dan ada yang suka juga ada yang benci padanya.
"Pendekar politik!!"
"Turun....turun...turun....!" teriakan dari sebagian penonton yang juga rakyat tepi barat kota.
"Mau apa lagi anda tuan Xhan?" Iblis Shiu bertanya ketus.
"Aku hanya ingin menjajal sekali lagi kemampuan tuan pendekar bertopeng" Xhan lebih tenang dari sebelumnya.
"Apa kau ingin cari mati konyol pendekar Xhan?" pendekar seruling emas melangkah sejurus ke arah pendekar Xhan.
"Tuan bertopeng memang habet. Tapi aku belum kalah" katanya sambil memasang kuda-kuda dan kipas sakti di tangannya.
"Baiklah tuan Xhan, aku tau anda masih ingin mencoba jurus gelombang kipas sakti itu kan" pangeran bertopeng dengan tenang memasang kuda-kuda.
Di Tribun....
"Ayah hentikan pendekar Xhan, jika tidak ingin terjadi kerusakan" putri Zhang Haire meminta pada perdana menteri Dong Zhang.
"Biarkan saja tuan putri. Aku malah ingin melihat sampai batas mana kesaktian pendekar bertopeng itu"
"More..!!" bentak putri Zhang Haire dengan mata membulat penuh.
Perdana menteri Dong Zhang pun langsung turun ke panggung pertandingan.
"Berhenti!! Cukup...!!"
Semua yang ada di atas panggung pertandingan pun menoleh ke perdana menteri Dong Zhang. Kali ini tatapannya penuh amarah. Perdana menteri Dong Zhang melangkah ke arah Wang We…
Pangeran Bertopeng
Sang Pewaris Kipas 102 part 4
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 36 Episodes
Comments